Masuk Dunia IEM Audiofil? 3 Earphone Wired Ini Layak Jadi Pilihan Pertamamu
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Rabu, 24 Jun 2026 20:06 WIB
Udah mulai bosan dengan TWS dan penasaran gimana rasanya pakai IEM wired yang beneran? Atau mungkin sudah punya IEM murah di bawah Rp200 ribu dan mau naik level? Di segmen berikutnya, ada tiga pilihan yang masing-masing punya karakter suara berbeda, jadi pilihan yang tepat bergantung pada selera dengarmu.
TANGZU Yu Xuan Ji adalah kolaborasi antara TANGZU Audio dari Guangdong dengan Dethonray, brand boutique audio yang dikenal dengan pendekatan minimalis dan high-fidelity. IEM ini mengandalkan single 10mm TPLX Topology Dynamic Driver yang merupakan proprietary driver milik TANGZU.
Karakter suaranya condong ke arah bright dan treble-forward, dengan detail yang cukup baik untuk harganya. Reviewer dari komunitas audio Indonesia mencatat ada dip di rentang frekuensi menengah-tinggi sebelum naik kembali di area treble, yang membuat beberapa pendengar merasakannya sedikit tidak biasa di beberapa jenis musik. Nilai jual terbesarnya mungkin justru ada di desain fisik: Yu Xuan Ji adalah salah satu IEM dengan tampilan paling estetis di segmennya, dengan detail artisanal yang membuatnya terasa seperti benda koleksi.
Karakter suara: Treble-forward, bright, cocok untuk pendengar yang suka detail dan kejelasan di frekuensi tinggi. Cocok untuk genre: Instrumental, acoustic, musik yang butuh kejelasan treble.
Kiwi Ears Belle mengambil pendekatan yang berbeda: bukannya menonjolkan karakter ekstrem, Belle didesain sebagai IEM yang menyenangkan untuk didengarkan dalam waktu panjang. Driver DLC (Diamond-like Carbon) 10mm-nya menghasilkan suara dengan tonalitas mild V-shape yang seimbang antara bass, mids, dan treble.
Komunitas audio menyebutnya sebagai "all-rounder" yang cocok untuk sesi mendengarkan panjang tanpa kelelahan. Timbre-nya terdengar natural, tidak ada colorasi yang berlebihan, dan secara keseluruhan terasa smooth. Shellnya lebih kecil dari banyak kompetitor di harga yang sama, yang berarti fitment dan kenyamanan di telinga bisa lebih baik untuk mayoritas pengguna. Mudah digerakkan dari phone atau dongle tanpa DAC/amp khusus.
Karakter suara: Smooth, musical, all-rounder, tidak fatiguing. Cocok untuk genre: Semua genre, terutama vocal, pop, jazz, dan casual listening panjang.
KZ x HBB PR2 adalah kolaborasi antara KZ (Knowledge Zenith) dengan HBB (Hawaiian Bad Boy) dari YouTube channel "Bad Guy Good Audio Reviews". Yang membuat PR2 berbeda dari dua IEM sebelumnya adalah teknologi driver-nya: ini adalah planar magnetic IEM, bukan dynamic driver.
Driver planar 13.2mm-nya menggunakan diaphragm nano-scale silver-plated dengan array magnet N52 rubidium 7+7. Secara teknis, planar driver memiliki respons transien yang sangat cepat, terutama di frekuensi mid dan high, yang menghasilkan detail dan kecepatan yang berbeda dari dynamic driver. Bass PR2 dalam dan cepat, mids clean, namun treble bisa terasa sedikit bright untuk pendengar yang sensitif terhadap high frequency. Bobotnya sekitar 9 gram, lebih berat dari resin IEM biasa karena faceplate metal. Untuk hasil optimal, perlu DAC/dongle berkualitas karena sensitivitasnya 94±3dB.
Karakter suara: V-shape energik, bass kuat dan cepat, treble detail. Cocok untuk genre: Electronic, metal, hip-hop, musik dengan bass dominan.
Dynamic driver bekerja seperti speaker miniatur: coil bergerak dalam medan magnet menggerakkan diaphragm. Planar magnetic menggunakan diaphragm tipis dengan conductor tercetak yang bergerak dalam medan magnet rata, menghasilkan respons transien lebih cepat dan detail lebih tinggi terutama di mid-high frequency. Planar cenderung membutuhkan daya lebih besar untuk digerakkan optimal.
Untuk dynamic driver seperti Belle dan Yu Xuan Ji, phone biasa sudah cukup. Untuk planar seperti PR2 dengan sensitivitas 94dB, dongle DAC/amp sederhana akan meningkatkan performa secara signifikan, meski dari phone juga sudah bisa berbunyi.
Kiwi Ears Belle adalah rekomendasi paling aman untuk pemula karena karakternya yang smooth dan all-rounder. Tidak ada frekuensi yang terlalu menonjol atau terlalu tenggelam, sehingga lebih mudah dinikmati oleh berbagai jenis pendengar dengan selera yang belum terdefinisi.
Sangat relevan untuk yang memprioritaskan kualitas suara. IEM wired di rentang harga yang sama dengan TWS premium hampir selalu mengungguli dalam hal detail, staging, dan dinamika suara karena tidak ada kompresi audio via Bluetooth dan tidak ada trade-off untuk baterai atau konektivitas nirkabel.
V-shape berarti bass dan treble lebih ditonjolkan sementara midrange sedikit lebih mundur. Hasilnya adalah suara yang terdengar lebih "seru" dan impactful untuk banyak genre musik populer, tapi vokal bisa terasa sedikit lebih jauh dibanding IEM dengan tuning yang lebih flat atau vocal-forward.
Cari Produk Yang Lain?
TWS dengan Fitur Penerjemah Real-Time, Solusi Praktis Ngobrol Lintas Bahasa
Earphone Kabel yang Bagus Itu Nggak Harus Mahal, Ini Buktinya!
Soundcore Liberty 5 ANC, TWS yang Bikin Aktivitas Harian Kamu Lebih Fokus dan Bebas Gangguan
ACMIC Elite, Earphone Kabel dengan Mic yang Cocok untuk Musik dan Gaming
TWS Favorit untuk Musik, Gaming, dan Daily Activity yang Nyaman Dipakai Seharian!