Dapur Rawan Bau Gas? Ini Fitur Keamanan yang Wajib Ada di Kompor Tanam
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Minggu, 02 Aug 2026 11:05 WIB
Pernah kepikiran apa yang terjadi kalau api di kompor tiba-tiba padam saat kamu sedang masak sambil ke ruangan lain? Gas yang terus mengalir tanpa api bisa jadi risiko serius di dapur. Makanya, sebelum pasang kompor tanam baru, penting banget cek dulu fitur keamanannya, jangan cuma terpaku pada desain atau jumlah tungku.
Kenapa Fitur Keamanan Kompor Tanam Nggak Boleh Diremehkan
Kompor tanam terpasang permanen di meja dapur, berbeda dengan kompor portable yang bisa langsung dimatikan sumber gasnya dengan cepat. Karena instalasinya lebih permanen, fitur keamanan jadi lapisan perlindungan penting kalau terjadi kondisi tak terduga seperti api padam mendadak karena angin atau tumpahan cairan.
Salah satu kompor tanam yang punya fitur ini adalah Electrolux EGT9239CK, kompor gas 3 tungku dengan permukaan kaca tempered dan sejumlah fitur keamanan yang layak jadi pertimbangan.
Mengenal Safety Flame Device
Fitur utama yang perlu dicek saat pilih kompor tanam adalah safety flame device atau perangkat pengaman api. Fungsinya, sensor akan mendeteksi jika api padam secara tiba-tiba, lalu otomatis menghentikan aliran gas ke tungku tersebut.
Tanpa fitur ini, gas bisa terus mengalir meski api sudah mati, dan berpotensi menumpuk di area dapur tanpa disadari. Fitur ini jadi salah satu standar keamanan yang wajib ada di kompor tanam modern, terutama untuk dapur tertutup dengan sirkulasi udara terbatas.
Material Permukaan yang Tahan Panas dan Mudah Dibersihkan
Selain fitur pengaman api, material permukaan kompor juga berpengaruh ke keamanan jangka panjang. Permukaan kaca tempered dirancang tahan terhadap perubahan suhu ekstrem dan benturan ringan, sehingga risiko retak akibat panas mendadak lebih rendah dibanding material biasa.
Permukaan jenis ini juga lebih mudah dibersihkan dari tumpahan minyak atau makanan, yang secara tidak langsung membantu menjaga kebersihan area sekitar tungku dari residu yang berpotensi menyulut api kecil.
Burner dan Penyangga Panci yang Kokoh
Konstruksi burner dari bahan yang tahan panas tinggi memengaruhi stabilitas api saat memasak. Penyangga panci dari besi cor membantu menjaga posisi panci atau wajan tetap stabil, mengurangi risiko peralatan masak bergeser atau terguling saat proses memasak berlangsung.
Teknologi pembakaran yang efisien juga membantu api menyala lebih merata, sehingga proses memasak tidak perlu waktu lama dengan bukaan gas maksimal terus-menerus.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Instalasi
Instalasi kompor tanam idealnya dilakukan oleh teknisi berpengalaman, bukan dikerjakan sendiri tanpa panduan yang jelas. Beberapa hal yang perlu dipastikan sebelum instalasi:
- Ukuran lubang tanam di meja dapur harus sesuai dengan dimensi kompor
- Sambungan selang gas harus terpasang rapat tanpa kebocoran, bisa dicek dengan air sabun di sambungan
- Area sekitar kompor harus punya sirkulasi udara yang cukup
- Jarak aman dari bahan mudah terbakar seperti tirai atau kertas dinding perlu diperhatikan
Fitur ini mendeteksi jika api pada tungku padam secara tiba-tiba, lalu otomatis menghentikan aliran gas ke tungku tersebut untuk mencegah gas terus mengalir tanpa terbakar.
Kaca tempered dirancang tahan terhadap perubahan suhu ekstrem dan lebih kuat dibanding kaca biasa, namun tetap disarankan menghindari benturan keras langsung ke permukaannya.
Cara sederhana adalah mengoleskan campuran air sabun ke sambungan selang gas, lalu perhatikan apakah muncul gelembung. Munculnya gelembung menandakan ada kebocoran yang perlu segera diperbaiki oleh teknisi.