All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images/Mutlu Kurtbas
KESEHATAN | GAYA HIDUP SEHAT

Selama Ini Salah Waktu Pakai Obat Kumur? Coba Kumur Sebelum Sikat Gigi

Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit

Minggu, 06 Sep 2026 18:02 WIB

Selama ini kamu mungkin selalu kumur pakai mouthwash setelah sikat gigi, karena rasanya lebih "menyegarkan" di penghujung rutinitas. Padahal urutan itu bisa bikin manfaat pasta gigi dan obat kumur jadi kurang maksimal, bahkan menurut sejumlah dokter gigi, urutan yang lebih tepat justru sebaliknya.

Kenapa Urutan Pakai Obat Kumur Itu Penting

Pasta gigi punya kandungan fluoride jauh lebih tinggi dibanding obat kumur pada umumnya. Kalau kamu langsung berkumur dengan obat kumur setelah sikat gigi, fluoride pekat dari pasta gigi yang seharusnya masih bekerja melindungi gigi malah ikut terbilas sebelum sempat maksimal menyerap.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Getty Images/Mutlu Kurtbas

Pieras Propolinse

Pieras Propolinse - Bundling Whitening Yuzu 600ML Mouthwash Paket Obat Kumur Pemutih Gigi | Obat Sakit Gigi,Pengaharum Mulut,Obat

Rekomendit Rp850.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Di sinilah teknik memakai obat kumur sebelum sikat gigi, atau di waktu terpisah seperti setelah makan, jadi lebih masuk akal. Salah satu produk yang bisa dipakai dengan pendekatan ini adalah Pieras Propolinse Whitening Yuzu, obat kumur asal Jepang dengan kandungan ekstrak propolis dan daun teh yang dikenal karena kemampuannya mengangkat sisa kotoran dan plak dari permukaan gigi.

Cara Pakai Obat Kumur yang Benar Pakai Propolinse Whitening Yuzu

  1. Pilih Waktu Terpisah dari Sikat Gigi Gunakan obat kumur sebelum menyikat gigi, misalnya di pagi hari sebelum rutinitas sikat gigi dimulai, atau di waktu lain seperti setelah makan siang. Hindari langsung berkumur dengan mouthwash begitu selesai sikat gigi malam hari.
  2. Tuang Secukupnya Sesuai Takaran Kemasan Tuang obat kumur ke gelas takar atau langsung ke mulut sesuai anjuran pada kemasan, tanpa perlu diencerkan dengan air terlebih dahulu.
  3. Kumur Selama Sekitar 20 sampai 30 Detik Berkumurlah dengan gerakan merata ke seluruh area mulut, termasuk sela-sela gigi dan bagian belakang, selama sekitar 20 sampai 30 detik supaya kandungan aktifnya sempat bekerja mengikat sisa kotoran dan plak.
  4. Perhatikan Perubahan Warna Air Kumuran Salah satu karakter khas produk ini adalah warna air kumuran yang berubah lebih gelap setelah dikeluarkan, menandakan sisa protein dan plak yang terangkat dari permukaan gigi. Ini bagian dari cara kerja produk, bukan tanda ada yang salah.
  5. Lanjutkan dengan Sikat Gigi Seperti Biasa Setelah berkumur, sikat gigi seperti rutinitas normal memakai pasta gigi berfluoride. Karena plak sudah lebih longgar terangkat sebagian oleh obat kumur, proses menyikat jadi lebih efektif membersihkan sisa yang tertinggal.
  6. Jangan Langsung Bilas Mulut dengan Air Setelah Sikat Gigi Setelah selesai sikat gigi, hindari langsung kumur pakai air dalam jumlah banyak supaya fluoride dari pasta gigi masih sempat bekerja melindungi lapisan gigi lebih lama.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Teknik ini adalah pelengkap kebersihan mulut, bukan pengganti sikat gigi dan flossing rutin. Obat kumur bekerja optimal kalau tetap dipadukan dengan kebiasaan sikat gigi yang benar dan teratur.

Produk dengan kandungan aktif seperti propolis dan ekstrak teh umumnya mengandung sedikit alkohol pada beberapa variannya, jadi kalau kamu punya mulut sensitif, perhatikan reaksi awal saat pertama kali mencoba.

Perubahan warna air kumuran yang gelap bisa terlihat cukup mengejutkan bagi yang baru pertama kali mencoba, tapi ini bagian normal dari cara kerja produk, bukan tanda masalah kesehatan mulut yang serius.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Karena pasta gigi memiliki kandungan fluoride yang jauh lebih tinggi dibanding obat kumur. Kalau langsung dibilas dengan obat kumur setelah sikat gigi, fluoride pekat dari pasta gigi bisa ikut terbilas sebelum sempat bekerja maksimal melindungi gigi.

 

Aman, bahkan menurut sejumlah dokter gigi cara ini justru lebih dianjurkan. Berkumur sebelum sikat gigi membantu melonggarkan plak dan kotoran gigi, sehingga proses menyikat sesudahnya bisa membersihkan sisa yang tertinggal dengan lebih efektif.

 

Perubahan warna ini terjadi karena kandungan aktif dalam produk bereaksi dengan sisa protein, bakteri, dan plak yang menempel di permukaan gigi, lalu mengangkatnya keluar bersama air kumuran. Ini adalah indikator cara kerja produk, bukan tanda kondisi mulut yang buruk.

 

Umumnya sekitar 20 sampai 30 detik, cukup lama untuk kandungan aktifnya bekerja mengikat sisa kotoran di seluruh area mulut, tapi tidak perlu berlebihan karena berkumur terlalu lama juga tidak memberi manfaat tambahan.

 

Tidak. Obat kumur membantu dari sisi kimiawi dengan mengontrol bakteri dan mengangkat sisa kotoran, tapi tidak bekerja secara mekanis seperti flossing yang membersihkan sela-sela gigi secara fisik. Keduanya saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Deals

Loading ...