All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: shopee
PAKAIAN WANITA | ⁠⁠SEPATU

Mau Beli Sepatu Gym Wanita Pertama? Baca Review Nike Flex Train Ini Dulu Sebelum Checkout!

Muhammad Keenan Pasha Amri - Rekomendit

Jumat, 29 May 2026 15:14 WIB

Punya sepatu gym yang beneran nyaman itu susah. Terlalu rigid buat HIIT, terlalu tipis buat angkat beban, atau terlalu berat buat lari ringan keliling kompleks. Nike klaim Nike Flex Train bisa jadi jawaban dari semua itu: satu sepatu buat banyak jenis latihan. Tapi beneran works atau hype doang?

Apa Itu Nike Flex Train?

Nike Flex Train adalah sepatu training wanita yang dirancang untuk fleksibilitas lintas workout. Bukan sepatu lari murni, bukan juga sepatu lifting khusus. Posisinya di tengah: all-around training shoe untuk perempuan yang aktivitasnya beragam.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: shopee

Nike

Nike Women's Flex Train Workout Shoes - Black [HV9981-007]

Rekomendit Rp925.780 di Shopee

“harga saat kami review”

Fitur Utama Nike Flex Train

1. Flexible Outsole dengan Built-in Cutouts Outsole karet Nike Flex Train punya potongan built-in dan slits di bagian forefoot yang bikin sol lebih lentur dari biasanya. Ini yang bikin kaki lebih bebas bergerak saat squat, lunge, atau gerakan lateral, bukan cuma saat lari lurus ke depan.

2. Full-Length Foam Midsole Bantalan busa penuh dari tumit sampai ujung kaki. Untuk sesi cardio atau HIIT yang panjang, ini yang bikin kaki engga cepat pegal meski latihan 45 sampai 60 menit.

3. Mesh Upper Breathable Material mesh di bagian upper bikin sirkulasi udara lebih lancar. Kaki nggak gampang gerah atau lembab, especially kalau kamu tipe yang gampang keringetan di gym.

4. Elastic Band di Bagian Tumit Ada elastic band di sekitar tumit yang menambah support. Kaki nggak mudah slip ke belakang meski gerakan cepat dan eksplosif.

5. Mesh Collar di Pergelangan Kaki Bagian collar berbahan mesh yang lembut biar nggak lecet atau sakit di bagian ankle, meski dipakai tanpa kaos kaki tebal.

Cocok untuk Workout Apa Saja?

Berdasarkan desain teknisnya, Nike Flex Train paling optimal untuk:

  • HIIT dan cardio: fleksibilitas dan cushioning bikin transisi gerakan lebih smoot
  • Functional training: squat, deadlift ringan, lunge, burpee
  • Lari ringan: treadmill atau jogging santai, bukan long run atau trail
  • Gym harian: dari warm-up sampai cool down tanpa ganti sepatu

Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Sebelum checkout, perhatikan ini:

  • Varian warna hitam (HV9981-007) adalah colorway yang paling versatile dan gampang di-mix outfit
  • Ukuran cenderung true to size, tapi untuk kaki lebar disarankan coba dulu atau baca review sizing di marketplace

Fitur Utama Nike Flex Train


1. Flexible Outsole dengan Built-in Cutouts Outsole karet Nike Flex Train punya potongan built-in dan slits di bagian forefoot yang bikin sol lebih lentur dari biasanya. Ini yang bikin kaki lebih bebas bergerak saat squat, lunge, atau gerakan lateral, bukan cuma saat lari lurus ke depan.

2. Full-Length Foam Midsole Bantalan busa penuh dari tumit sampai ujung kaki. Untuk sesi cardio atau HIIT yang panjang, ini yang bikin kaki engga cepat pegal meski latihan 45 sampai 60 menit.

3. Mesh Upper Breathable Material mesh di bagian upper bikin sirkulasi udara lebih lancar. Kaki nggak gampang gerah atau lembab, especially kalau kamu tipe yang gampang keringetan di gym.

4. Elastic Band di Bagian Tumit Ada elastic band di sekitar tumit yang menambah support. Kaki nggak mudah slip ke belakang meski gerakan cepat dan eksplosif.

5. Mesh Collar di Pergelangan Kaki Bagian collar berbahan mesh yang lembut biar nggak lecet atau sakit di bagian ankle, meski dipakai tanpa kaos kaki tebal.

Cocok untuk Workout Apa Saja?

Berdasarkan desain teknisnya, Nike Flex Train paling optimal untuk:

  • HIIT dan cardio: fleksibilitas dan cushioning bikin transisi gerakan lebih smooth
  • Functional training: squat, deadlift ringan, lunge, burpee
  • Lari ringan: treadmill atau jogging santai, bukan long run atau trail
  • Gym harian: dari warm-up sampai cool down tanpa ganti sepatu
  • Catatan: Untuk powerlifting berat atau lari jarak jauh, disarankan sepatu yang lebih spesifik.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Untuk functional training dan beban ringan-sedang, bisa. Cushioning foam midsole-nya membantu stabilitas. Tapi untuk powerlifting berat, sepatu dengan platform lebih flat dan rigid seperti Nike Metcon lebih ideal karena stabilitas yang lebih solid saat beban maksimal.

Material mesh memang lebih porous dibanding bahan sintetis solid, jadi potensi kotor lebih tinggi. Untuk perawatan, cukup lap dengan kain lembab dan sabun mild. Jangan direndam atau dicuci mesin karena bisa merusak struktur foam midsole.

Keduanya punya segmen berbeda. Nike Free Metcon 6 lebih didesain untuk cross-training intensitas tinggi dengan stabilitas lateral lebih kuat. Nike Flex Train lebih ke all-around daily training dengan fleksibilitas yang lebih natural. Kalau kamu cari sepatu serba bisa tanpa fokus ke satu jenis latihan, Flex Train lebih cocok. Kalau rutin HIIT atau CrossFit, Metcon lebih worth it.

Bisa. Outsole fleksibel dan cushioning-nya mendukung gerakan pivot dan lateral yang sering muncul di Zumba atau aerobik. Tapi pastikan ruangan latihan memiliki lantai yang sesuai karena grip outsole lebih optimal di indoor gym floor.

Nike Flex Train tersedia dalam berbagai ukuran wanita standar. Tapi ketersediaan per ukuran di marketplace bisa bervariasi per seller.