Ketombe Nggak Kunjung Hilang Meski Rajin Keramas? Mungkin Shampoo Kamu yang Salah
Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit
Kamis, 03 Sep 2026 12:01 WIB
Udah ganti sampo berkali-kali, tetap saja ketombe muncul lagi beberapa hari setelah keramas. Kalau kamu mengalami ini, masalahnya mungkin bukan di frekuensi keramas, tapi formula sampo yang dipakai belum menyasar akar masalah ketombe secara tepat. DSE Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo coba menjawab masalah ini lewat pendekatan yang lebih spesifik ke kondisi kulit kepala.
Tentang DSE Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo
Produk ini masuk dalam rangkaian Dermascalp Expert yang fokus pada perawatan kulit kepala spesifik sesuai masalah yang dihadapi, bukan sampo generik serba bisa. Untuk varian dandruff relief, formulanya dirancang menyasar dua tipe ketombe sekaligus, yaitu ketombe kering akibat kulit kepala kurang lembap dan ketombe basah yang berkaitan dengan produksi sebum berlebih.
Pendekatan ini penting karena banyak orang salah pilih sampo ketombe yang cuma efektif untuk satu tipe saja, sehingga hasilnya terasa kurang maksimal meski sudah dipakai rutin dalam waktu lama.
DSE Dermascalp
DSE Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo 300 ml | Rambut Anti Ketombe | Perawatan Rambut Harian | Hair Care Expert
Rp73.500 di
Shopee
“harga saat kami review”
Keunggulan DSE Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo
Teknologi Biomimetic ScalpTech yang diusung bekerja menyerupai natural moisturizing factors yang secara alami ada di kulit kepala. Pendekatan ini membantu membersihkan serpihan ketombe kering sekaligus menjaga hidrasi kulit kepala, sehingga tidak meninggalkan rasa kering dan ketarik setelah keramas seperti sampo anti ketombe konvensional yang cenderung keras.
Kandungan Piroctone Olamine berperan sebagai anti bakteri dan anti fungal yang membantu mengurangi Malassezia, jenis jamur yang jadi salah satu penyebab utama ketombe. Kandungan ini sekaligus membantu mengurangi produksi sebum berlebih, sehingga efektif untuk membersihkan ketombe basah yang biasanya lebih sulit diatasi dibanding ketombe kering.
Berdasarkan data uji brand terhadap responden, produk ini diklaim mampu mengurangi ketombe hingga 92 persen setelah pemakaian rutin selama 14 hari. Sebagian besar responden pada uji yang sama juga setuju bahwa sebum dan kemerahan di kulit kepala berkurang, serta rambut terasa lebih halus dan lembut setelah periode pemakaian yang sama.
Formulanya juga memperhatikan kondisi rambut secara keseluruhan, jadi manfaatnya menyentuh helai rambut, tidak berhenti di kulit kepala. Banyak sampo anti ketombe konvensional cenderung membuat rambut terasa kering dan kaku setelah dipakai, sementara pendekatan biomimetic pada produk ini dirancang supaya rambut tetap lembut meski formulanya cukup kuat untuk mengatasi ketombe.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Hasil pengurangan ketombe membutuhkan waktu dan konsistensi pemakaian, biasanya baru terlihat signifikan setelah dua minggu pemakaian rutin. Kalau kamu berharap hasil instan dalam sekali dua kali keramas, ekspektasinya perlu disesuaikan.
Untuk kondisi ketombe yang sangat parah dan disertai gejala medis seperti peradangan berat atau psoriasis kulit kepala, sampo perawatan seperti ini sebaiknya jadi pelengkap, bukan pengganti konsultasi dengan dokter kulit untuk penanganan yang lebih tepat.
Kalau kamu sering memakai hijab atau penutup kepala dalam waktu lama, tetap perhatikan sirkulasi udara di kulit kepala sebisa mungkin, karena kondisi lembap dan tertutup dalam waktu lama bisa memperlambat proses pemulihan meski sudah pakai sampo yang tepat.
Cocok untuk Siapa?
Sampo ini paling relevan buat kamu yang sudah coba berbagai sampo anti ketombe tapi hasilnya belum konsisten, terutama kalau kamu tidak yakin apakah ketombemu tergolong tipe kering atau basah. Cocok juga untuk kamu yang sehari-hari memakai hijab dan sering mengalami kulit kepala gatal atau berketombe karena sirkulasi udara yang terbatas.
Kalau kulit kepalamu juga mudah kemerahan atau sensitif selain berketombe, formula yang menjaga hidrasi sekaligus mengatasi jamur penyebab ketombe ini bisa jadi pilihan yang lebih seimbang dibanding sampo anti ketombe yang cenderung keras dan mengeringkan.
Ketombe kering biasanya berupa serpihan halus akibat kulit kepa
Rajin keramas saja tidak cukup kalau formula sampo yang dipakai tidak menyasar penyebab utama ketombe, seperti jamur Malassezia atau ketidakseimbangan hidrasi kulit kepala. Frekuensi keramas yang terlalu sering dengan sampo yang salah bahkan bisa memperburuk kondisi kulit kepala.
Berdasarkan klaim brand, formulanya dirancang untuk pemakaian rutin harian. Namun kalau kulit kepalamu cenderung kering, kamu bisa menyesuaikan frekuensi keramas sesuai kebutuhan sambil tetap konsisten menggunakan sampo ini.
Berdasarkan data uji brand, hasil yang cukup signifikan mulai terlihat setelah pemakaian rutin selama 14 hari. Konsistensi pemakaian jadi faktor penting supaya hasilnya optimal dan tidak kembali muncul.
Formulanya dirancang untuk membersihkan sekaligus menjaga hidrasi kulit kepala, sehingga secara umum relevan untuk kondisi kulit kepala yang tertutup dalam waktu lama. Tetap perhatikan sirkulasi udara sebisa mungkin sebagai langkah pendukung tambahan.