All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti
TRAVEL DAN LEISURE | AKOMODASI

Sunset di Lombok Nggak Cuma di Pantai, Coba Resort Tebing Ala Santorini di Sini

Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit

Rabu, 19 Aug 2026 08:04 WIB

Feed media sosial kamu belakangan penuh foto orang liburan ke Santorini, tapi tiket pesawat ke Yunani jelas bukan rencana dadakan. Untungnya, ada versi yang jauh lebih dekat, sebuah resort di tebing Malimbu, Lombok Utara, yang sengaja dibangun dengan gaya Mediterania putih-biru dan menghadap langsung ke laut.

Tentang Royal Avila Boutique Resort

Royal Avila Boutique Resort berdiri di atas tebing kawasan Malimbu, sekitar 15 menit berkendara dari Pantai Senggigi. Lokasinya membuat hampir semua sudut properti, mulai dari kolam renang sampai balkon kamar, punya pemandangan laut lepas dan bukit di kejauhan. Resort bintang lima ini punya 54 kamar bergaya suite, dibuka sejak 2021 dan direnovasi ulang pada 2022.
Konsep bangunannya mengadopsi estetika Mediterania yang identik dengan Santorini, lengkap dengan dinding putih dan lekukan arsitektur yang bikin hampir setiap sudut resort layak difoto. Ulasan tamu secara konsisten menyebut suasana golden hour di sini sebagai salah satu daya tarik utama, bukan sekadar pemandangan biasa.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti

Royal Avila Boutique Resort/Tripcom

Royal Avila Boutique Resort/Tripcom

Rekomendit Rp2.829.290 di Lainnya

“harga saat kami review”

Keunggulan Royal Avila Boutique Resort

Sunset langsung dari kolam dan balkon kamar. Karena posisinya di tebing menghadap barat, kamu bisa menyaksikan matahari terbenam dari infinity pool, beach club, atau balkon kamar tanpa perlu pindah lokasi. Tamu berulang kali menyebut momen ini sebagai bagian paling berkesan dari menginap di sini.

Arsitektur yang jadi latar foto dengan sendirinya. Kamu tidak perlu susah mencari angle. Lekukan dinding putih, lengkungan pintu, dan kombinasi warna biru laut membuat hampir semua area resort sudah estetik dari sononya, cocok untuk kamu yang suka konten visual rapi tanpa banyak edit.

Beach club dengan suasana yang hidup di sore hari. Amavi's Beach Club di dalam resort kerap mengadakan sesi musik santai saat matahari mulai turun, memberi nuansa berbeda dari resort pantai biasa yang cenderung sepi selepas jam makan siang.

Kamar dengan detail yang memanjakan. Setiap kamar dilengkapi seprai katun Mesir dan televisi LED, dengan sebagian tipe kamar punya bathtub terbuka menghadap laut. Beberapa tamu bahkan menyebut mereka jadi lebih lama duduk di kamar daripada keluar jalan-jalan.
Servis personal yang diingat tamu. Beberapa ulasan menyebut staf mengingat nama dan nomor kamar tamu meski baru menginap beberapa hari, sesuatu yang jarang ditemui di resort dengan skala serupa.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Lokasinya cukup jauh dari pusat kota dan bandara, sekitar satu jam perjalanan darat. Kalau kamu berencana banyak keluar masuk resort untuk eksplorasi kota, jarak ini perlu masuk perhitungan.
Sarapan disajikan à la carte, bukan buffet, dan beberapa tamu menyebut pilihan menunya masih terbatas. Kalau kamu tipe yang suka variasi banyak saat sarapan, siapkan ekspektasi yang realistis.
Karena posisinya di kawasan tebing yang belum terlalu ramai, area sekitar resort relatif sepi selain resort itu sendiri. Transportasi online masih bisa diandalkan, tapi jangan berharap banyak tempat makan atau toko dalam jarak jalan kaki.

Cocok untuk Siapa?

Resort ini paling pas untuk kamu yang liburan demi konten visual dan momen sunset yang benar-benar niat, bukan sekadar numpang lewat. Cocok juga untuk kamu yang mau staycation tenang dengan pemandangan sebagai fokus utama, tanpa perlu banyak aktivitas di luar resort.

Kalau kamu sedang merencanakan momen spesial, mulai dari lamaran sampai perayaan ulang tahun pasangan, suasana golden hour di sini juga sering dipakai tamu untuk momen semacam itu.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Posisi di ketinggian memberi sudut pandang lebih luas ke arah cakrawala tanpa terhalang bangunan atau pepohonan di sekitar pantai. Ini yang membuat resort di tebing sering jadi favorit untuk berburu momen golden hour.

 

Cocok. Suasana tenang, pemandangan laut dari hampir setiap sudut, dan momen sunset yang konsisten jadi alasan utama beberapa tamu memilih resort ini untuk momen spesial berdua.

 

Sekitar satu jam perjalanan darat dari bandara. Resort menyediakan layanan antar jemput bandara dengan biaya tambahan, jadi sebaiknya konfirmasi jadwal lebih dulu ke pihak resort.

 

Ada. Resort punya kolam renang, spa dengan layanan pijat, akses ke area pantai pribadi, dan beach club yang kadang mengadakan sesi musik santai di sore hari.

 

Biaya sarapan dikenakan terpisah dan dibayar langsung di properti, mengikuti kebijakan masing-masing tipe kamar. Sebaiknya cek detail ini saat melakukan reservasi.

Deals

Loading ...