Mau Beli Laptop Baru? Baca Ini Dulu Sebelum Pilih RAM dan Storage
Syahdakummillah Chairunnisah - Rekomendit
Selasa, 13 Oct 2026 16:04 WIB
Daftar belanja Harbolnas biasanya sudah mulai disusun dari sekarang, dan laptop sering jadi item paling mahal di dalamnya. Masalahnya, banyak orang fokus ke merek dan warna, lalu baru sadar beberapa bulan kemudian kalau RAM-nya mepet atau storage-nya cepat penuh. Harbolnas 2026 dijadwalkan 10 sampai 16 Desember. Sebelum checkout, cek 6 hal ini supaya konfigurasi laptopmu pas dengan cara kamu bekerja.
MacBook Air M5 dan Pilihan Konfigurasinya
Kami memakai MacBook Air M5 13 inci sebagai contoh karena Apple menjual laptop ini dalam beberapa konfigurasi. Menurut halaman spesifikasi resmi Apple, model dasarnya membawa memori terpadu 16GB dan SSD 512GB. Kamu bisa menaikkan memori ke 24GB atau 32GB, dan storage ke 1TB, 2TB, atau 4TB. Prinsip di artikel ini juga berlaku untuk laptop lain. Kalau kamu sedang membandingkan beberapa merek, pakai daftar yang sama.
Apple
Apple Macbook Air (13 Inci, M5, 2026) 10C CPU, 10C GPU, 16GB RAM
Rp31.200.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Cara Pilih RAM dan Storage Laptop: 6 Hal yang Perlu Dicek
1. Cek apakah RAM bisa ditambah nanti. Di laptop tipis modern, termasuk Mac dengan chip Apple, memori biasanya menyatu dengan chip atau papan utama. Artinya kamu tidak bisa menambah RAM setelah membeli. Anggap kapasitas yang kamu pilih hari ini sebagai kapasitas untuk seluruh umur laptop.
2. Petakan aplikasi yang kamu pakai setiap hari. Tulis aplikasi yang biasa terbuka bersamaan, misalnya browser dengan banyak tab, aplikasi meeting, spreadsheet, dan aplikasi chat. Untuk kerja kantor dan kuliah seperti ini, 16GB memberi ruang yang lega. Kalau kamu rutin mengedit video, mengolah foto dalam jumlah besar, atau menjalankan beberapa aplikasi berat sekaligus, pertimbangkan 24GB atau 32GB.
3. Hitung storage dari kebiasaanmu menyimpan file. Lihat kapasitas terpakai di laptop lamamu, lalu tambahkan ruang untuk pertumbuhan dua sampai tiga tahun ke depan. Kalau kamu menyimpan banyak file di cloud, 512GB biasanya cukup. Kalau kamu menyimpan arsip video, file desain, atau game di laptop, naik ke 1TB lebih aman.
4. Hitung biaya penyimpanan tambahan. Storage internal Mac tidak bisa diganti setelah pembelian. Alternatifnya adalah SSD eksternal atau langganan cloud. Bandingkan biaya keduanya dengan selisih harga konfigurasi storage yang lebih besar, lalu pilih yang paling masuk akal untuk alur kerjamu.
5. Cocokkan dengan kebutuhan monitor dan aksesori. Apple menyebut MacBook Air M5 mendukung hingga dua monitor eksternal. Kalau kamu berencana kerja dengan dua layar tambahan dan banyak jendela terbuka, RAM yang lebih besar membantu perpindahan antaraplikasi tetap lancar.
6. Pikirkan berapa lama laptop akan kamu pakai. Kalau kamu tipe yang memakai laptop lima tahun atau lebih, alokasikan budget ke RAM dan storage. Kebutuhan aplikasi cenderung naik dari tahun ke tahun, dan dua komponen ini tidak bisa diubah di kemudian hari.
Cocok untuk Siapa?
- Mahasiswa dan pekerja kantoran yang ingin laptop tipis untuk dipakai bertahun-tahun
- Kreator konten pemula yang mulai mengedit video dan butuh gambaran konfigurasi
- Pembeli Harbolnas yang ingin menyusun prioritas sebelum promo dimulai
Untuk browsing, dokumen, spreadsheet, meeting online, dan edit foto ringan, 16GB memberi ruang yang lega. Pertimbangkan 24GB atau lebih kalau kamu rutin mengedit video atau menjalankan beberapa aplikasi berat sekaligus.
Tidak. Memori pada Mac dengan chip Apple menyatu dengan chip, jadi kapasitasnya harus kamu tentukan saat membeli.
Tergantung kebiasaanmu. Kalau sebagian besar file tersimpan di cloud, 512GB biasanya cukup untuk beberapa tahun. Kalau kamu menyimpan video atau file desain berukuran besar di laptop, 1TB lebih aman.