WFH Seharian Bikin Kurang Gerak? Coba Jalan Pakai Walking Pad Ini
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Rabu, 02 Sep 2026 15:03 WIB
Kerja dari rumah memang enak karena bebas atur waktu, tapi efek sampingnya sering luput diperhatikan, yaitu duduk berjam-jam tanpa gerak sama sekali dari pagi sampai sore. Kalau kamu ngerasa badan makin kaku dan pegal gara-gara gaya hidup WFH yang minim gerak ini, jalan santai sambil tetap kerja di meja bisa jadi solusi praktis.
Kenapa Gaya Hidup WFH Butuh Solusi Gerak Ringan
Duduk terlalu lama tanpa jeda gerak dikaitkan dengan berbagai keluhan fisik, mulai dari pegal punggung, kaku leher, sampai penurunan sirkulasi darah di kaki. Masalahnya, banyak pekerja WFH sulit menyisihkan waktu khusus buat olahraga karena jadwal kerja yang padat dari pagi sampai sore.
MY-HI Official Store
MY-HI Treadmill electric low watt M11 BB 260kg Treadmill Portable listrik lipat Walking Pad Running
Rp2.800.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Walking pad hadir sebagai jalan tengah, alat olahraga ringkas yang bisa dipakai jalan santai sambil kamu tetap kerja di depan laptop. Bedanya dari treadmill konvensional, walking pad dirancang lebih ringkas, hemat listrik, dan fokus ke intensitas jalan kaki, bukan lari kencang.
Tentang Walking Pad Ini
Unit ini berupa treadmill lipat portable dengan kapasitas beban hingga 260kg, jauh di atas walking pad rumahan pada umumnya. Desainnya tetap ringkas saat dilipat, hanya memakan ruang sekitar 0,2 meter persegi, jadi gampang diselipkan di bawah meja kerja atau disimpan di sudut ruangan setelah dipakai.
Kecepatannya bisa diatur dari 1 sampai 16 km per jam, mencakup kebutuhan jalan santai sambil kerja sampai lari ringan kalau kamu mau sesi olahraga lebih intens di luar jam kerja. Selain fungsi jalan dan lari, unit ini juga dilengkapi 4 mode getaran yang bisa dipakai sebagai pijat ringan setelah duduk lama.
Cara Pakai Walking Pad Sambil Kerja WFH
- Mulai dengan kecepatan paling rendah dulu, sekitar 1-2 km/jam, supaya kamu bisa tetap fokus mengetik atau ikut meeting tanpa terganggu ritme jalan.
- Posisikan laptop di meja berdiri atau meja dengan tinggi yang sesuai supaya postur tetap nyaman saat berjalan, hindari menunduk terlalu lama karena bisa bikin leher pegal.
- Gunakan untuk aktivitas yang tidak butuh banyak gerakan tangan presisi, seperti mendengarkan meeting, membaca dokumen, atau menjawab pesan singkat. Untuk kerja yang butuh ketikan cepat atau presisi tinggi, sebaiknya berhenti dulu dari walking pad.
- Selingi waktu jalan dengan istirahat duduk setiap 20-30 menit, supaya tubuh tidak kelelahan dan tetap bisa fokus kerja dengan optimal.
- Manfaatkan waktu istirahat kerja atau jeda antar meeting untuk naikkan kecepatan sedikit, sekitar 3-4 km/jam, sebagai variasi intensitas gerak tanpa mengganggu jadwal kerja.
- Pakai fitur konektivitas Bluetooth untuk memutar musik atau podcast santai selama jalan, biar sesi kerja sambil gerak terasa lebih menyenangkan.
- Setelah selesai kerja, manfaatkan mode getaran untuk meredakan pegal di kaki atau punggung bawah akibat duduk atau berdiri lama sepanjang hari.
Keunggulan Walking Pad Ini untuk Kebutuhan WFH
- Desain lipat yang gampang diselipkan di bawah meja. Saat tidak dipakai, unit ini bisa dilipat dan hanya memakan ruang sekitar 0,2 meter persegi, jadi cocok untuk home office berukuran terbatas tanpa perlu ruang khusus untuk alat olahraga.
- Kapasitas beban besar untuk pemakaian jangka panjang. Kapasitas hingga 260kg membuat unit ini lebih fleksibel dipakai bergantian oleh anggota keluarga lain di luar jam kerja kamu, tanpa risiko cepat rusak akibat pemakaian rutin harian.
- Rentang kecepatan luas dari jalan santai sampai lari ringan. Kamu bisa mulai dari kecepatan sangat rendah saat kerja, lalu naikkan kecepatan di luar jam kerja untuk sesi olahraga yang lebih intens, semua dalam satu unit yang sama.
- Empat mode getaran untuk pemulihan setelah duduk lama. Fitur tambahan ini membantu meredakan pegal di area kaki dan punggung bawah, kondisi yang umum dialami pekerja WFH akibat postur duduk atau berdiri statis dalam waktu lama.
- Konektivitas Bluetooth untuk hiburan selama kerja. Kamu bisa menyambungkan ke smartphone untuk memutar musik atau podcast, jadi sesi jalan sambil kerja terasa lebih santai, tidak sekadar rutinitas yang membosankan.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Jalan sambil kerja tidak cocok untuk semua jenis pekerjaan. Tugas yang butuh ketikan cepat, presisi tinggi, atau fokus visual detail sebaiknya dikerjakan sambil duduk biasa, bukan sambil berjalan di walking pad.
Sebagai unit low watt untuk rumahan, treadmill ini lebih cocok untuk jalan santai sampai lari ringan, bukan pengganti treadmill komersial untuk latihan intensitas tinggi berjam-jam setiap hari.
Pastikan permukaan lantai tempat walking pad diletakkan rata dan stabil, terutama kalau dipakai di ruang kerja sempit yang juga jadi jalur lalu lalang anggota rumah lain.
Cocok untuk Siapa?
Walking pad ini cocok untuk pekerja WFH yang duduk berjam-jam di depan laptop dan butuh cara praktis menambah aktivitas fisik tanpa harus menyisihkan waktu khusus untuk olahraga. Cocok juga untuk kamu yang tinggal di rumah atau apartemen dengan ruang kerja terbatas, karena desain lipatnya hemat tempat saat tidak dipakai.
Buat rumah tangga dengan anggota keluarga berbeda kebutuhan, unit dengan kapasitas beban besar ini juga bisa dipakai bergantian di luar jam kerja kamu, dari jalan santai sampai sesi lari ringan.
Aman selama kecepatan diatur rendah dan kamu tetap fokus menjaga keseimbangan. Untuk meeting yang butuh kamera menyala, sebaiknya posisikan laptop dengan sudut yang stabil dan hindari kecepatan terlalu tinggi supaya gerakan tubuh tidak terlalu terlihat mengganggu di layar.
Kecepatan sekitar 1-3 km per jam umumnya paling nyaman dipakai sambil kerja, karena cukup untuk menambah aktivitas fisik tanpa mengganggu konsentrasi mengetik atau berbicara. Kecepatan lebih tinggi lebih cocok dipakai saat kamu memang fokus olahraga di luar jam kerja.
Walking pad umumnya lebih ringkas, lebih hemat daya listrik, dan dirancang untuk kecepatan jalan sampai jalan cepat, cocok dipakai sambil kerja di meja. Treadmill konvensional biasanya lebih besar, boros daya, dan punya fitur latihan lebih variatif untuk kebutuhan lari intensif, kurang praktis kalau mau dipakai sambil multitasking kerja.
Ya, kapasitas beban besar tidak selalu berarti boros listrik. Konsumsi daya lebih dipengaruhi oleh spesifikasi motor dan kategori low watt produk, bukan semata kapasitas beban maksimalnya, jadi unit dengan kapasitas besar tetap bisa masuk kategori hemat listrik untuk pemakaian rumahan.