All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: converse.id
PAKAIAN PRIA | ⁠⁠SEPATU

Review Converse Run Star Trainer, Kaki Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian!

Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit

Rabu, 02 Sep 2026 19:09 WIB

Udah ganti-ganti sneakers tapi tetap aja kaki pegal habis jalan seharian? Bisa jadi bukan soal seberapa sering kamu jalan kaki, tapi soal sol sepatunya yang terlalu tipis buat nahan tekanan lama di permukaan keras. Kalau kamu butuh sneakers dengan bantalan lebih tebal tanpa harus keluar dari gaya retro yang kamu suka, Converse Run Star Trainer layak dilirik.

Converse Run Star Trainer

Converse Run Star Trainer adalah sneakers low-cut yang desainnya terinspirasi sepatu lari era retro, dengan detail logo kontras di bagian samping. Beda dari Chuck Taylor atau Chuck 70 yang solnya flat dan tipis, model ini memakai konstruksi outsole karet yang lebih tebal dan bertekstur, dibuat untuk memberi bantalan ekstra di setiap langkah.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: converse.id

Converse

Converse Run Star Trainer Shoes

Rekomendit Rp1.399.000 di Lainnya

“harga saat kami review”

Upper-nya kombinasi canvas dan suede, dengan insole berbahan textile dan sistem pengikat tali standar lace-up. Produk ini sudah mendapat rating 4,9 dari 5 berdasarkan 242 ulasan, dengan tiga hal yang paling banyak disebut pembeli yaitu kualitas sangat baik, ukuran yang pas, dan kenyamanan saat dipakai.

Keunggulan Converse Run Star Trainer

Sol platform yang meredam tekanan di kaki. Bantalan outsole yang lebih tebal dibanding Chuck series bikin tekanan saat berjalan di permukaan keras seperti aspal atau ubin terasa lebih ringan, cocok untuk kamu yang aktivitas hariannya banyak jalan kaki.

Rating tinggi soal ukuran yang pas. Dari 242 ulasan, kenyamanan ukuran jadi salah satu poin paling banyak disebut, artinya risiko sepatu terasa terlalu sempit atau kebesaran di kaki relatif kecil dibanding sneakers lain di kelas serupa.

Detail retro yang tetap terasa modern. Siluet terinspirasi sepatu lari lawas dipadukan dengan logo kontras bikin sneakers ini terlihat beda dari sneakers kanvas flat kebanyakan, tanpa kehilangan identitas khas Converse.

Material upper yang cukup tahan lama. Kombinasi canvas dan suede pada bagian atas memberi tekstur visual yang menarik sekaligus daya tahan yang cukup baik untuk pemakaian harian rutin.
Fleksibel dipadukan berbagai outfit. Model low-cut dengan warna dasar netral tetap gampang dipadukan dengan celana denim, cargo pants, atau outfit kasual lain, sama seperti sneakers Converse pada umumnya.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Karena solnya lebih tebal dan bertekstur dibanding Chuck series, bobot sepatu ini terasa sedikit lebih berat. Kalau kamu terbiasa dengan sneakers kanvas yang ringan, mungkin butuh waktu adaptasi di awal pemakaian.

Bagian upper suede pada beberapa varian warna butuh perawatan ekstra supaya tidak mudah kotor, terutama kalau sering dipakai di luar ruangan saat musim hujan. Perawatan penyimpanan juga disarankan pakai kotak dengan gel silika agar bentuk sepatu tetap terjaga.

Cocok untuk Siapa?

Sneakers ini paling pas buat kamu yang aktivitas hariannya banyak jalan kaki, entah commuting, kuliah dengan area kampus luas, atau kerja yang mengharuskan mobilitas tinggi di lapangan. Cocok juga untuk kamu yang suka gaya retro tapi butuh kenyamanan lebih dibanding sneakers kanvas flat konvensional.

Kalau kamu sudah punya Chuck Taylor atau Chuck 70 dan mau menambah koleksi dengan karakter berbeda dari sisi kenyamanan sol, Run Star Trainer bisa jadi pelengkap yang pas.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Perbedaan utamanya ada di sol. Chuck Taylor memakai sol flat dan tipis yang lebih ringan tapi minim bantalan, sementara Run Star Trainer memakai sol platform karet yang lebih tebal sehingga terasa lebih empuk saat dipakai jalan dalam waktu lama.

Umumnya iya, karena sol tebal membantu meredam benturan antara kaki dan permukaan jalan. Tapi kenyamanan juga tergantung bentuk insole dan lebar sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki masing-masing orang.

Berdasarkan ulasan pembeli, ukuran yang pas jadi salah satu poin paling banyak disebut positif, artinya sizing produk ini relatif sesuai standar tanpa perlu banyak penyesuaian naik atau turun ukuran.

Meski solnya lebih tebal dari Chuck series, konstruksinya tetap dirancang untuk pemakaian kasual harian, bukan sepatu olahraga performa tinggi. Untuk jalan kaki santai atau aktivitas ringan masih nyaman, tapi bukan pengganti sepatu lari khusus.

Gunakan sikat khusus suede untuk membersihkan debu ringan secara rutin, hindari kontak langsung dengan air dalam waktu lama, dan simpan di tempat kering dengan gel silika saat tidak dipakai.

Deals

Loading ...