All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Malaka Books Official Store
HOBI DAN MAINAN | ⁠⁠BUKU

Susah Ambil Keputusan Besar? Buku Ini Ajarin Kerangka Berpikir yang Bisa Dipraktikkan

Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit

Jumat, 24 Jul 2026 17:23 WIB

Pernah nggak sih, di posisi bingung menentukan pilihan hidup dan ujung-ujungnya cuma mengandalkan perasaan tanpa pertimbangan yang jelas? Banyak orang menganggap itu wajar, padahal masalahnya sering bukan di pilihannya, tapi di cara berpikir sebelum sampai ke pilihan itu.

Buku Makanya, Mikir! coba menjawab persoalan ini lewat kumpulan kerangka berpikir yang disusun Abigail Limuria dan Cania Citta, dua nama yang cukup dikenal lewat konten edukasi seputar penalaran dan pengambilan keputusan.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Malaka Books Official Store

Malaka Books

Buku Makanya, Mikir! oleh Abigail & Cania Edisi Terbaru (Official Store)

Rekomendit Rp138.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Tentang Buku Makanya, Mikir!

Makanya, Mikir! ditulis oleh Abigail Limuria, co-founder What Is Up, Indonesia?, bersama Cania Citta, co-founder Malaka Project dan Velma. Buku setebal 295 halaman ini digarap sejak akhir 2023 dan resmi rilis pada Januari 2025 di bawah penerbit Pear Press. Isinya berupa kumpulan kerangka berpikir beserta studi kasus yang sudah diterapkan langsung oleh kedua penulis dalam kehidupan personal mereka. Bahasanya ditulis ringan dan mengalir seperti percakapan, bukan gaya akademis yang berat, sehingga tetap mudah diikuti meski membahas topik seputar cara berpikir dan pengambilan keputusan.

Keunggulan Buku Makanya, Mikir!

1. Kerangka Berpikir yang Bisa Langsung Dipraktikkan Buku ini tidak berhenti di teori. Setiap kerangka berpikir dilengkapi studi kasus nyata, dan beberapa bagian dilengkapi halaman kosong yang bisa langsung diisi pembaca untuk mempraktikkan konsepnya, bukan sekadar dibaca lewat.

2. Membedakan Realita dan Preferensi Salah satu konsep utama yang ditawarkan adalah kerangka berpikir dua arah untuk membedakan ranah realitas dan ranah preferensi. Konsep ini membantu pembaca melihat bahwa kualitas keputusan tidak selalu soal benar atau salah, melainkan soal kejernihan berpikir dalam menimbang situasi.

3. Cakupan Topik yang Luas dan Aplikatif Kerangka berpikir dalam buku ini bisa dipakai untuk berbagai konteks, mulai dari menentukan tujuan hidup, menyusun argumen, mengatur prioritas, mengambil keputusan karier dan hubungan, sampai menimbang risiko dan memilah pertemanan.

4. Membahas Kecerdasan Sosial Secara Terpisah Selain fokus ke cara berpikir personal, buku ini juga menyediakan bab khusus soal kecerdasan sosial, termasuk konsep 7 Rings of Relationships untuk menentukan batasan dalam berinteraksi dengan orang lain.

5. Ditulis oleh Figur yang Konsisten di Bidangnya Abigail dan Cania dikenal aktif dalam edukasi literasi berpikir kritis lewat berbagai platform, sehingga isi buku ini bukan sekadar teori satu arah, melainkan hasil pengalaman keduanya menyampaikan konten edukasi soal penalaran dan argumentasi ke publik.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Karena membahas kerangka berpikir yang cukup beragam dalam satu buku, sebagian pembaca mungkin perlu membaca ulang beberapa bab untuk benar-benar memahami penerapannya di situasi personal masing-masing. Buku ini juga lebih cocok dibaca secara aktif dengan mengisi bagian latihan yang tersedia, bukan dibaca sekilas seperti novel, jadi butuh waktu dan fokus lebih untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Buku ini menonjolkan pendekatan praktis lewat kerangka berpikir yang disertai studi kasus nyata dan halaman latihan interaktif, bukan hanya kumpulan motivasi atau kutipan inspiratif tanpa alat bantu penerapan konkret.

Buku ini cocok untuk siapa saja yang sering merasa kesulitan mengambil keputusan, baik soal karier, hubungan, maupun pilihan hidup lain, terutama untuk pembaca usia muda yang sedang berada di fase banyak menentukan arah hidup.

Tidak. Fokus utama buku ini adalah kerangka berpikir dan pengambilan keputusan secara umum, bukan panduan finansial atau investasi spesifik.

Konsep ini mengajak pembaca membedakan antara ranah realitas, yaitu fakta yang bisa diverifikasi, dengan ranah preferensi, yaitu pilihan personal yang sifatnya subjektif. Membedakan keduanya membantu pembaca mengurangi perdebatan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Deals

Loading ...