All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images/iStockphoto/monzenmachi
KESEHATAN | KEBERSIHAN & SANITASI

Piring Kelihatan Bersih Belum Tentu Higienis, Ini Cara Pilih Sabun Cuci Piring yang Tepat

Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit

Rabu, 09 Sep 2026 22:01 WIB

Banyak orang menilai piring sudah "bersih" begitu tidak ada noda lemak yang kelihatan dan aromanya wangi. Padahal kelihatan bersih dan benar-benar higienis itu dua hal yang berbeda. Sisa bakteri dari lemak dan sisa makanan bisa saja masih menempel meski secara kasat mata piring sudah kinclong, apalagi kalau caranya asal-asalan.

Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan supaya alat makan di rumah bukan sekadar kelihatan bersih, tapi juga benar-benar higienis dipakai lagi.

label-number
1
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Wings Official Shop

Wings Official Shop

Ekonomi Power Liquid Sabun Cuci Piring Nanas & Jeruk Nipis Pouch 1550gr

Store Rp16.600 di Shopee

“harga saat kami review”

1. Cek Kandungan yang Punya Klaim Antibakteri

Tidak semua sabun cuci piring punya fungsi yang sama persis. Beberapa formula memang dirancang khusus untuk membantu mengangkat lemak dan bakteri yang menempel di alat makan, sementara yang lain lebih fokus ke aroma dan daya angkat lemak saja.

Sunlight Jeruk Nipis, misalnya, mengusung formula dengan ekstrak jeruk nipis asli yang menurut klaim resminya membantu mengangkat lemak sekaligus membantu menghilangkan bakteri pada peralatan makan dan spons cuci piring. Mama Lemon Jeruk Nipis juga punya formula serupa dengan bahan aktif yang diklaim efektif mengangkat lemak dan bau amis di peralatan makan dan masak, termasuk yang berbahan plastik.

label-number
2
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Unilever Indonesia Official Shop

Unilever Indonesia

[FORMULA BARU] Sunlight Sabun Cuci Piring Jeruk Nipis 610gr | Busanya Tumpeh-Tumpeh!

Store Rp10.900 di Shopee

“harga saat kami review”

2. Perhatikan Cara Kamu Membilas, Bukan Sekadar Sabunnya

Sabun secanggih apapun tidak akan maksimal kalau proses bilasnya terburu-buru. Sisa sabun yang masih menempel justru bisa jadi tempat menempelnya kotoran dan bakteri baru kalau piring tidak benar-benar dibilas sampai bersih.

Bilas alat makan di bawah air mengalir, bukan sekadar dicelup sebentar ke baskom berisi air yang sama untuk semua piring. Kalau ada banyak piring kotor, ganti air bilasan secara berkala supaya air bekas bilasan piring lain tidak ikut mencemari piring yang baru dibilas.

label-number
3
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Wings Official Shop

Wings Official Shop

Mama Lemon Sabun Cuci Piring Jeruk Nipis Pouch 610 gr

Store Rp9.900 di Shopee

“harga saat kami review”

4. Sesuaikan Volume Sabun dengan Kebutuhan Cuci Harian

Untuk rumah tangga yang masak setiap hari, kemasan isi ulang dengan volume besar seperti Ekonomi Power Nanas Jeruk Nipis bisa jadi pilihan yang lebih efisien, apalagi kalau formulanya diklaim tidak perlu banyak tuangan untuk sekali cuci. Klaim resminya menyebut satu tetes produk ini setara dengan beberapa tetes cairan pencuci biasa, sehingga volume besar tidak berarti boros pemakaian.

Kalau rumah tanggamu jarang masak dan cuci piring dalam jumlah kecil, kemasan lebih kecil justru lebih praktis supaya sabun tidak mengendap terlalu lama sebelum habis dipakai.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Klaim antibakteri pada sabun cuci piring umumnya berlaku untuk kondisi pemakaian normal sesuai petunjuk di kemasan, bukan jaminan mutlak bebas kuman 100 persen. Kebersihan alat makan tetap dipengaruhi banyak faktor lain, termasuk kualitas air bilasan dan cara penyimpanan piring setelah dicuci.

Untuk alat makan bayi atau peralatan yang butuh standar kebersihan lebih tinggi, sebagian orang tetap menambahkan langkah sterilisasi terpisah, bukan sekadar mengandalkan sabun cuci piring biasa.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Klaim antibakteri pada sabun cuci piring umumnya mengacu pada pengujian terhadap jenis bakteri tertentu dalam kondisi pemakaian sesuai petunjuk, bukan jaminan membunuh seluruh jenis mikroorganisme. Tetap penting membilas hingga bersih dan mengeringkan alat makan dengan benar agar hasilnya optimal.

 

Belum tentu. Sisa lemak mikroskopis dan bakteri bisa saja masih menempel meski secara kasat mata piring sudah bersih dan tidak berbau. Kebersihan visual dan higienitas sebenarnya adalah dua hal berbeda yang dipengaruhi oleh cara mencuci, kualitas sabun, dan proses pembilasan.

 

Tidak ada aturan baku yang berlaku untuk semua orang, tapi umumnya spons sebaiknya diganti secara rutin dan dikeringkan setelah pemakaian karena kondisi lembap membuatnya jadi tempat berkembang biak bakteri yang cepat.

 

Ekstrak jeruk nipis umumnya digunakan sebagai bahan tambahan untuk aroma dan sifat pembersih alami, dan beberapa produk mengklaim tambahan manfaat membantu mengurangi bakteri. Namun tingkat higienitas akhir tetap bergantung pada keseluruhan formula, cara pakai, dan proses pembilasan, bukan sekadar dari satu bahan tambahan saja.

Deals

Loading ...