All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images
HOBI DAN MAINAN | ⁠OTOMOTIF

Baru Pakai Motor Kopling? Ini 7 Tips Berkendara yang Perlu Diketahui

Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit

Jumat, 23 Oct 2026 03:08 WIB

Baru beralih dari motor matic ke motor kopling? Kamu perlu membiasakan diri mengatur gas, menarik dan melepas kopling, serta memindahkan gigi secara bersamaan. Kalau koordinasinya belum pas, motor bisa tersentak saat mulai berjalan atau terasa kurang halus ketika berpindah gigi.

Selain teknik berkendara, motor kopling juga membutuhkan perawatan pada beberapa komponen yang berbeda dari skuter matik, termasuk rantai sebagai penggerak roda belakang. Memahami cara kerja dan perawatannya bisa membantu kamu berkendara dengan lebih nyaman.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Getty Images

Surya Putra Motor

Yamaha Surya Putra Motor Bandung dan Purwakarta - XSR 155 retro

Rekomendit Rp43.100.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Tentang Yamaha XSR155

Yamaha XSR155 bisa menjadi contoh motor manual untuk mengenali karakter motor kopling. Motor naked bergaya retro ini memakai mesin 155 cc injeksi berpendingin cairan dengan teknologi VVA. Yamaha mencatat tenaga 14,2 kW pada 10.000 rpm dan torsi 14,7 Nm pada 8.500 rpm.

Ada beberapa fitur yang menarik untuk diketahui, yaitu transmisi manual 6 percepatan dengan slipper clutch, suspensi depan upside down, dan ban berpola dual purpose berukuran 110/70 di depan serta 140/70 di belakang. Motor ini juga menggunakan rantai sebagai penggerak roda belakang, sehingga perawatannya berbeda dari motor matic.

7 Tips Mengendarai Motor Kopling

  1. Kuasai titik gigitan kopling. Saat mulai berjalan, lepaskan tuas kopling secara perlahan sambil menambahkan gas secukupnya. Kenali titik ketika tenaga mesin mulai tersalur ke roda agar motor tidak tersentak atau mati mendadak.
  2. Atur gas secara bertahap. Hindari membuka gas terlalu besar ketika kopling belum dilepas sepenuhnya. Perubahan tenaga yang mendadak bisa membuat motor bergerak tidak stabil, terutama saat mulai berjalan atau melewati permukaan licin.
  3. Pilih gigi sesuai kecepatan. Gunakan gigi yang sesuai dengan kecepatan dan kondisi jalan. Hindari memaksakan gigi tinggi pada kecepatan rendah karena mesin bisa terasa berat, atau menggunakan gigi rendah dengan putaran mesin terlalu tinggi.
  4. Turun gigi satu per satu. XSR155 dilengkapi slipper clutch yang membantu meredam hentakan engine brake saat kamu turun gigi. Meski begitu, turunkan gigi secara bertahap dan sesuaikan kecepatan terlebih dahulu agar motor tetap stabil.
  5. Gunakan rem depan dan belakang secara bertahap. Biasakan mengerem lebih awal dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Gunakan kedua rem secara terkontrol, hindari pengereman mendadak, dan kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.
  6. Sesuaikan cara berkendara dengan permukaan jalan. Marka jalan bercat, pelat besi, tutup gorong-gorong, dan permukaan berpasir bisa mengurangi cengkeraman ban, terutama saat basah. Ketika melewatinya, jaga motor tetap tegak dan hindari perubahan gas, pengereman, atau arah secara mendadak.
  7. Bersihkan dan lumasi rantai secara berkala. Debu, pasir, air, dan kotoran dapat mengurangi pelumasan serta mempercepat keausan rantai. Bersihkan rantai sesuai petunjuk pabrikan, keringkan bila basah, lalu gunakan pelumas khusus rantai. Periksa juga kekenduran rantai sesuai panduan di buku manual.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

  • Cek fitur pengereman versi Indonesia. Tanyakan kepada dealer resmi apakah unit yang kamu incar sudah dilengkapi ABS.
  • Ruang penyimpanan terbatas. Motor naked tidak memiliki bagasi seperti skuter. Siapkan tas atau box tambahan jika perlu membawa banyak barang.
  • Ikuti buku manual. Tekanan angin, jarak main rantai, dan jenis pelumas harus disesuaikan dengan panduan resmi Yamaha.
  • Lakukan servis berkala. Pemeriksaan rutin membantu menjaga kondisi kopling, rantai, rem, dan komponen lainnya.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Slipper clutch membantu mengurangi hentakan pada roda belakang ketika engine brake terlalu kuat saat turun gigi. Fitur ini membantu perpindahan gigi terasa lebih halus, tetapi pengendara tetap perlu menyesuaikan kecepatan dan teknik

 

Tidak ada satu pilihan gigi yang berlaku untuk semua kondisi. Sesuaikan gigi dengan kecepatan, kondisi jalan, dan putaran mesin agar tenaga tersalur dengan halus.

 

Interval pelumasan mengikuti rekomendasi di buku manual dan kondisi penggunaan. Rantai perlu diperiksa serta dibersihkan lebih cepat jika terkena banyak air atau kotoran.

Motor kopling membutuhkan koordinasi antara kopling, gas, dan perpindahan gigi. Setelah terbiasa, pengendara bisa mengatur pilihan gigi sesuai kebutuhan. Latihan di area aman membantu membangun koordinasi tersebut.

Kurangi kecepatan lebih awal, gunakan rem depan dan belakang secara bertahap, serta hindari pengereman mendadak. Sesuaikan teknik dengan kondisi jalan dan jaga motor tetap stabil.

Deals

Loading ...