Suka Main Smash Keras? Kenali Fitur Raket Yonex Astrox 100 ZZ
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 11 Oct 2026 16:05 WIB
Dalam permainan badminton, raket yang tepat bisa membantu pemain mengoptimalkan teknik dan gaya bermainnya. Bagi pemain yang mengandalkan smash dan serangan dari belakang lapangan, raket dengan karakter ofensif bisa menjadi salah satu pilihan.
Salah satu model yang bisa dipertimbangkan adalah Yonex Astrox 100 ZZ JPN 4U G5. Raket ini dirancang dengan keseimbangan berat ke arah kepala dan shaft extra stiff yang ditujukan untuk pemain dengan teknik serta kecepatan ayunan yang memadai.
Yonex Official Shop
Yonex Badminton Frame Astrox 100 ZZ JPN (4UG5 )
Rp5.100.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Lantas, apa saja fitur yang ditawarkan raket ini dan siapa yang cocok menggunakannya? Berikut ulasannya sebelum kamu memutuskan untuk membeli.
Mengenal Yonex Astrox 100 ZZ
Yonex Astrox 100 ZZ merupakan raket badminton seri Astrox yang berfokus pada permainan menyerang. Model ini dibuat di Jepang dan menggunakan kombinasi material grafit, Namd, tungsten, Black Micro Core, serta Nanometric pada bagian frame. Sementara itu, shaft-nya menggunakan high modulus graphite dan Namd.
Salah satu ciri utamanya adalah karakter head heavy, yaitu distribusi bobot yang lebih terasa di bagian kepala raket. Karakter ini dapat membantu pemain menghasilkan momentum saat melakukan smash, terutama ketika dipadukan dengan teknik dan kecepatan ayunan yang baik.
Varian yang dibahas dalam artikel ini adalah ukuran 4U dengan grip G5. Berdasarkan spesifikasi Yonex, bobot rata-rata raket 4U berada di kisaran 83 gram. Kombinasi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pemain yang menginginkan raket relatif ringan dengan karakter permainan ofensif.
5 Fitur Yonex Astrox 100 ZZ untuk Permainan Menyerang
1. Karakter Head Heavy untuk Mendukung Smash
Yonex Astrox 100 ZZ menggunakan keseimbangan head heavy, sehingga bobot pada bagian kepala raket lebih terasa dibandingkan raket dengan keseimbangan netral atau head light.
Karakter ini dapat membantu menghasilkan momentum ketika melakukan smash dan pukulan dari area belakang lapangan. Namun, tenaga pukulan tidak hanya ditentukan oleh raket. Teknik, kekuatan, posisi tubuh, serta kecepatan ayunan tetap berperan penting.
Bagi pemain yang terbiasa menyerang dan mengandalkan pukulan keras, karakter ini bisa menjadi salah satu pertimbangan saat memilih raket.
2. Shaft Extra Stiff untuk Pemain dengan Ayunan Cepat
Salah satu ciri khas Astrox 100 ZZ adalah shaft dengan tingkat kelenturan extra stiff atau sangat kaku. Shaft seperti ini tidak mudah melentur saat menerima beban pukulan, sehingga membutuhkan timing dan kecepatan ayunan yang baik agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Bagi pemain berpengalaman, karakter tersebut dapat memberikan respons yang terasa lebih langsung ketika melakukan pukulan. Sebaliknya, pemain yang belum memiliki teknik konsisten mungkin merasa lebih sulit menghasilkan tenaga jika belum terbiasa menggunakan shaft kaku.
Karena itu, pertimbangkan kemampuan dan kenyamanan bermain sebelum memilih raket dengan karakter extra stiff.
3. Material Namd pada Frame dan Shaft
Yonex menggunakan teknologi material Namd pada Astrox 100 ZZ, baik pada frame maupun shaft. Material ini dikembangkan untuk mendukung karakteristik lentur dan pemulihan shaft ketika menerima beban saat ayunan.
Kombinasi material tersebut dirancang untuk membantu menghasilkan respons pukulan yang sesuai dengan kebutuhan permainan menyerang. Meski begitu, hasil yang dirasakan setiap pemain dapat berbeda bergantung pada teknik, jenis senar, dan tegangan senar yang digunakan.
4. Rotational Generator System untuk Distribusi Bobot
Astrox 100 ZZ juga dilengkapi Rotational Generator System, teknologi distribusi bobot yang digunakan pada seri Astrox. Sistem ini dirancang untuk membantu mengatur distribusi massa pada bagian pegangan, sambungan, dan kepala raket.
Tujuannya adalah mendukung transisi gerakan saat pemain melakukan rangkaian pukulan. Dalam pertandingan, karakter tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pemain yang sering berpindah dari satu pukulan menyerang ke pukulan berikutnya.
Namun, kenyamanan saat melakukan smash, drive, atau bertahan tetap perlu dinilai berdasarkan gaya bermain masing-masing.
5. Isometric Head dan Ukuran 4U G5
Kepala raket Astrox 100 ZZ menggunakan desain Isometric. Menurut Yonex, bentuk ini dirancang untuk memperluas area sweet spot dibandingkan bentuk kepala raket konvensional.
Sementara itu, ukuran 4U memiliki bobot rata-rata sekitar 83 gram dan grip G5 menunjukkan ukuran pegangan. Kombinasi ini bisa menjadi pilihan bagi pemain yang menginginkan raket relatif ringan, tetapi tetap memiliki karakter head heavy.
Sebelum membeli, pastikan ukuran grip terasa nyaman saat digenggam. Pegangan yang sesuai dapat membantu pemain mempertahankan kontrol dan kenyamanan selama pertandingan.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Meski memiliki sejumlah fitur untuk mendukung permainan ofensif, Yonex Astrox 100 ZZ tidak otomatis cocok untuk semua pemain.
Pertama, shaft extra stiff membutuhkan ayunan yang cukup cepat dan teknik yang konsisten. Jika kamu masih pemula atau sering kesulitan menghasilkan tenaga, raket dengan shaft medium atau lebih fleksibel bisa terasa lebih mudah digunakan.
Kedua, karakter head heavy dapat terasa lebih menuntut ketika melakukan pertahanan cepat atau permainan drive dalam reli panjang. Karena itu, pertimbangkan apakah gaya bermainmu lebih banyak mengandalkan serangan atau membutuhkan kelincahan untuk bertahan.
Ketiga, perhatikan tegangan senar. Untuk varian 4U, Yonex merekomendasikan rentang tegangan 20-28 lbs. Pilihan tegangan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan, kenyamanan, jenis senar, dan rekomendasi pabrikan. Jangan melebihi batas yang ditentukan.
Terakhir, karena produk yang dibahas merupakan raket kelas atas dengan harga pada listing Rp5.100.000, periksa reputasi penjual, keaslian produk, garansi, dan kelengkapan paket sebelum melakukan transaksi.
Raket ini dirancang untuk permainan ofensif dengan karakter head heavy dan shaft extra stiff. Keduanya dapat mendukung pemain yang mengandalkan smash, tetapi hasil pukulan tetap bergantung pada teknik dan kecepatan ayunan.
Umumnya, karakter extra stiff lebih menantang bagi pemula karena membutuhkan timing dan teknik yang konsisten. Pemain yang baru belajar dapat mempertimbangkan raket dengan shaft lebih fleksibel.
Kode 4U menunjukkan kategori bobot dengan rata-rata sekitar 83 gram, sedangkan G5 menunjukkan ukuran grip atau pegangan raket.
Yonex merekomendasikan tegangan 20–28 lbs untuk varian 4U. Pilih tegangan berdasarkan kemampuan dan kenyamanan bermain, serta jangan melewati batas yang ditentukan pabrikan.
Harga pada listing produk yang menjadi acuan artikel ini adalah Rp5.100.000. Harga dapat berubah mengikuti penjual, ketersediaan stok, dan paket pembelian.