Liga Padel Indonesia Mulai Agustus, Ini Starter Kit Biar Kamu Siap Coba
srz - Rekomendit
Kamis, 13 Aug 2026 02:12 WIB
Liga padel profesional pertama di Indonesia baru saja resmi digelar bulan ini, dan nggak sedikit orang yang jadi penasaran pengen coba langsung olahraga yang selama ini cuma ditonton lewat video atau cerita teman. Masalahnya, banyak yang bingung mulai dari mana soal perlengkapan, padahal padel sebenarnya nggak butuh banyak barang buat mulai belajar. Berikut starter kit yang bisa jadi titik awal kamu.
Starter Kit Padel Pilihan Tim Rekomendit
1. HEAD Padel Racket Evo Extreme 2025
Raket jadi item paling penting buat pemula, dan HEAD Evo Extreme 2025 dirancang khusus untuk fase belajar awal. Bentuknya teardrop oversized dengan bobot ringan di angka 350 gram, jadi nggak berat saat harus gerak cepat merespons bola yang sering terjadi di lapangan padel yang ukurannya lebih kecil dari tenis.
Hitting surface fiberglass yang dipadukan core Soft Foam bikin sweet spot terasa lega dan kontak bola lebih empuk, sementara serat Innegra membantu meredam getaran biar tangan nggak gampang kaget. Kombinasi ini pas buat pemula yang belum konsisten memukul tepat di titik tengah raket.
Sesi latihan padel biasanya berlangsung satu sampai dua jam nonstop di bawah cuaca yang kadang terik, jadi hidrasi jadi hal yang gampang terlewat kalau nggak disiapkan dari awal. Tumbler Sidagar Dongli 620ml pakai material stainless steel dua lapis, SUS316 di bagian dalam dan SUS304 di bagian luar, yang membantu menjaga suhu minuman lebih lama.
Fitur tali selempang bikin tumbler ini gampang dibawa tanpa harus digenggam terus selama main, sementara sistem tutup cepat memudahkan buka-tutup di sela pertandingan tanpa ribet.
Tiga item paling dasar adalah raket, sepatu khusus olahraga lapangan (bukan sepatu lari biasa), dan perlengkapan hidrasi. Raket memengaruhi kenyamanan serta risiko cedera, sementara hidrasi penting karena sesi padel biasanya berlangsung cukup lama dan menguras tenaga.
Cocok. Meski bentuknya teardrop yang biasanya diasosiasikan dengan power, bobotnya yang ringan dan balance yang dijaga rendah membuat raket ini tetap mudah dikendalikan untuk fase belajar awal.
Padel dimainkan di lapangan yang lebih kecil dari tenis dengan intensitas gerak yang tinggi dan durasi sesi yang bisa mencapai satu sampai dua jam. Tanpa hidrasi yang cukup, performa bisa menurun drastis di tengah permainan, apalagi kalau main di siang hari dengan cuaca panas.
Bervariasi tergantung frekuensi latihan, tapi umumnya pemula sudah bisa memahami gerakan dasar seperti servis dan pukulan dinding dalam beberapa sesi awal, apalagi kalau perlengkapan yang dipakai sudah mendukung kenyamanan gerak sejak hari pertama.