Helm Half Face Terasa Longgar atau Sempit? Ini Cara Ukur dan Pilih Ukuran yang Pas
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 27 Sep 2026 18:03 WIB
Kamu baru beli helm baru, lalu terasa longgar dan bergoyang saat melaju. Atau sebaliknya, pelipis terasa ditekan setelah dua puluh menit. Ukuran yang salah bikin helm tidak nyaman, dan yang lebih penting, tidak melindungi dengan baik.
Kabar baiknya, ukuran yang pas bisa kamu tentukan sendiri dengan beberapa langkah sederhana. Contoh di artikel ini adalah Honda Luxury Helmet, helm half face yang tersedia dalam ukuran M, L, dan XL.
Tentang Honda Luxury Helmet
Honda Luxury Helmet adalah helm half face dengan cangkang plastik ABS high impact. Helm ini memiliki sistem double visor, yaitu visor utama ditambah kaca tambahan yang elastis, anti gores, dan anti UV. Busa bagian dalamnya bisa dilepas dan dicuci, dan helm dilengkapi sistem pengaman anti maling serta sertifikasi SNI.
Helm ini tersedia dalam ukuran M, L, dan XL dengan beberapa pilihan warna. Karena hanya ada tiga ukuran, ketepatan memilih menjadi lebih penting.
6 Cara Ukur dan Memilih Ukuran Helm yang Pas
- Ukur lingkar kepala. Lingkarkan meteran kain di sekeliling kepala, sekitar satu sampai dua jari di atas alis dan melewati bagian paling menonjol di belakang kepala. Catat angkanya dalam sentimeter.
- Cocokkan dengan size chart resmi. Ukuran M, L, dan XL berbeda antar brand dan model. Cek tabel ukuran dari Honda atau dealer sebelum memutuskan, dan jangan mengandalkan ukuran helm merek lain.
- Coba dengan rambut dan kondisi sehari-hari. Kenakan helm dengan model rambut atau hijab yang biasa kamu pakai. Ketebalan rambut dan penutup kepala memengaruhi kepasan.
- Lakukan tes goyang. Pasang helm dan kencangkan tali dagu. Goyangkan kepala ke kiri dan kanan, lalu ke atas dan bawah. Helm yang pas ikut menggerakkan kulit dahi dan tidak berputar sendiri di kepala.
- Cek tekanan. Helm harus terasa snug di pipi dan dahi, tetapi tidak menimbulkan titik tekan yang menyakitkan. Kalau ada titik nyeri dalam beberapa menit, ukurannya terlalu kecil.
- Periksa tali dagu dan jarak visor. Tali dagu harus muat satu sampai dua jari di bawah dagu. Kalau visor terlalu dekat dengan mata atau hidung, ukuran atau model tidak cocok.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
- Busa helm cenderung memadat setelah beberapa pekan pemakaian. Helm yang di awal terasa sangat ketat akan sedikit longgar, jadi jangan memilih ukuran yang lebih besar hanya karena terasa kencang di hari pertama.
- Helm half face memberi perlindungan yang berbeda dari helm full face karena bagian dagu terbuka. Pilih sesuai kebutuhan perjalanan, dan pakai selalu dengan tali terkunci.
- Tiga pilihan ukuran berarti kepala yang berada di antara ukuran bisa terasa kurang pas. Kalau kamu ragu, coba langsung di toko sebelum membeli.
- Cek label SNI pada helm yang kamu terima, dan rawat busa serta visor supaya tetap bersih dan jernih. Ganti helm yang pernah terbentur keras, meski tampak utuh.
Lingkarkan meteran kain di sekeliling kepala, sekitar satu sampai dua jari di atas alis dan melewati bagian belakang kepala yang paling menonjol. Cocokkan angkanya dengan tabel ukuran dari brand.
Tidak. Tiap brand punya standar sendiri, jadi selalu cek tabel ukuran resmi produk yang akan kamu beli.
Helm terasa snug di pipi dan dahi, tidak berputar saat kepala digoyang, dan tali dagu terpasang muat satu sampai dua jari.
Visor tambahan membantu mengurangi silau di siang hari dan tetap bisa dibuka saat kondisi lebih redup.
Spesifikasi produk menyebut helm ini bersertifikat SNI. Cek label SNI pada helm yang kamu terima.