All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Dr Martens Official Store
PAKAIAN PRIA | ⁠⁠SEPATU

Sepatu Dr. Martens Masih Terasa Kaku? Ini Cara Break-In agar Lebih Nyaman

Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit

Rabu, 23 Sep 2026 07:05 WIB

Baru beli sepatu kulit Dr. Martens, eh malah nggak berani dipakai lama-lama karena tumit lecet dan bagian depan kaki kerasa keseset terus. Tenang, ini bukan berarti kamu salah pilih ukuran. Sepatu kulit smooth leather seperti Core 1461 memang terkenal butuh proses break-in sebelum benar-benar nyaman dipakai seharian.
Berikut cara membiasakan sepatu kulit ini ke bentuk kakimu tanpa merusak materialnya.

Kenapa Sepatu Kulit Dr. Martens Terasa Kaku di Awal

Upper Core 1461 dibuat dari smooth leather yang diproses supaya awet dan tahan lama, konsekuensinya materialnya memang lebih kaku dibanding kulit yang sudah dilunakkan sejak awal. Konstruksi welt yang menyatukan upper dengan sol AirWair juga menambah kekokohan di bagian tumit dan sisi sepatu, area yang paling sering bikin lecet kalau belum lentur.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Dr Martens Official Store

Dr. Martens

Dr. Martens Core 1461 Unisex Shoes - Black Smooth

Rekomendit Rp3.200.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Proses break-in ini sebenarnya bagian dari karakter sepatu kulit berkualitas. Semakin sering dipakai, kulitnya akan membentuk lekukan mengikuti bentuk kaki kamu, dan justru di titik itulah sepatu terasa paling nyaman.

Cara Break-In Sepatu Kulit Dr. Martens yang Benar

1. Pakai Kaus Kaki Tebal di Awal Kaus kaki tipis bikin gesekan langsung antara kulit sepatu dan kulit kaki jadi lebih terasa. Pakai kaus kaki tebal, terutama di area tumit dan mata kaki, supaya bantalan tambahan ini mengurangi risiko lecet sekaligus membantu meregangkan bagian kulit yang masih kaku.
2. Mulai dari Pemakaian Singkat, Bukan Seharian Penuh Jangan langsung pakai sepatu ini untuk aktivitas seharian di hari pertama. Coba pakai di rumah selama satu sampai dua jam, lalu tingkatkan durasinya secara bertahap setiap beberapa hari. Cara ini membiarkan kulit menyesuaikan bentuk kaki secara alami tanpa memaksa.
3. Gunakan Pelembap Kulit di Titik yang Terasa Paling Keras Oleskan sedikit conditioner atau pelembap khusus kulit di bagian yang terasa paling kaku, biasanya area tekukan depan dan lipatan tumit. Pelembap membantu serat kulit lebih lentur sehingga proses penyesuaian ke bentuk kaki berjalan lebih cepat.
4. Manfaatkan Panas Ringan untuk Melunakkan Titik Kaku Kenakan sepatu sambil berjalan santai di rumah, panas alami dari kaki akan membantu melunakkan kulit secara bertahap. Hindari sumber panas langsung seperti hair dryer terlalu dekat karena bisa merusak permukaan kulit, cukup andalkan panas tubuh dari pemakaian rutin.
5. Tempelkan Heel Pad di Area yang Rawan Lecet Kalau bagian tumit masih terasa menggesek meski sudah pakai kaus kaki tebal, tambahkan heel pad atau plester khusus di titik yang paling sering lecet. Ini jadi lapisan pelindung tambahan selama proses break-in berlangsung.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan


Proses break-in sepatu kulit smooth leather biasanya butuh waktu beberapa minggu tergantung frekuensi pemakaian, jadi jangan berekspektasi sepatu langsung nyaman dalam sekali pakai. Kesabaran di tahap awal ini yang menentukan seberapa nyaman sepatu ini nantinya dalam pemakaian jangka panjang.
Hindari cara instan seperti merendam sepatu kulit di air atau memaksakan ukuran yang sebenarnya terlalu kecil, karena bisa merusak bentuk dan tekstur kulitnya secara permanen. Kalau lecet yang muncul cukup parah, beri jeda sehari dua hari sebelum memakainya lagi supaya kulit di kaki sempat pulih.
Simpan sepatu di tempat kering dan hindari kena hujan deras selama proses break-in, karena kulit yang masih dalam tahap penyesuaian lebih rentan berubah bentuk kalau terkena air dalam jumlah banyak.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Tergantung frekuensi pemakaian, tapi umumnya butuh dua sampai empat minggu pemakaian rutin sebelum sepatu terasa benar-benar nyaman. Semakin sering dipakai secara bertahap, semakin cepat kulit menyesuaikan bentuk kaki.

Wajar, terutama di area tumit dan mata kaki karena konstruksi kulitnya masih kaku. Selama lecetnya tidak parah dan kamu sudah pakai kaus kaki tebal, ini bagian normal dari proses break-in sepatu kulit berkualitas.

Sebaiknya dihindari atau digunakan dengan sangat hati-hati dari jarak jauh, karena panas berlebih bisa merusak permukaan dan warna kulit. Panas alami dari pemakaian rutin jauh lebih aman untuk melunakkan kulit secara bertahap.

Bisa, desainnya memang dibuat unisex dengan siluet low-top klasik yang cocok dipadukan berbagai gaya, baik untuk pria maupun wanita.

Smooth leather punya permukaan lebih rata dan mengkilap setelah proses polishing, sementara nubuck bertekstur lebih lembut menyerupai suede. Smooth leather umumnya lebih kaku di awal tapi lebih tahan air dan mudah dibersihkan dibanding nubuck.

Deals

Loading ...