Duduk Lama Bikin Pundak Pegal? Coba Kursi Kerja Ini
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 27 Sep 2026 01:04 WIB
Jam tiga sore, pundak sudah naik mendekati telinga dan leher terasa kaku. Kamu belum lembur, laptop baru menyala setengah hari, tapi bahu sudah minta istirahat. Sering kali biang keroknya ada di kursi, terutama posisi sandaran tangan dan sandaran kepala.
Tentang OXIHOM FM7217
OXIHOM FM7217 adalah kursi kerja bersandaran mesh dengan tempat duduk foam molded berkepadatan baik. Headrest-nya bisa diatur posisi dan kemiringannya, armrest-nya bisa disesuaikan tingginya, dan gaslift kelas 4 mengatur tinggi dudukan. Produk ini tercatat terjual ribuan unit di marketplace, jadi sudah banyak yang mencobanya untuk kerja maupun main game.
Oxihom Official Shop
OXIHOM FM7217 Kursi Mesh Kursi Gaming Kursi Kantor dengan Foot Rest Nyaman Ergonomis Stylish untuk Produktivitas Kerja dan
Rp2.200.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Kursi ini tersedia dalam varian warna hitam dan abu, masing-masing dengan pilihan paket footrest atau tanpa footrest. Pilihan itu penting kalau kamu punya kebiasaan duduk dengan kaki menggantung atau selonjor.
Kenapa Pundak Gampang Pegal Saat Duduk Lama
Panduan ergonomi kantor dari OSHA menyebut sandaran tangan yang terlalu tinggi membuat bahu terus terangkat, dan posisi itu memicu ketegangan otot leher dan bahu. Sandaran yang terlalu rendah membuat kamu miring untuk menumpu satu lengan, sehingga leher, bahu, dan punggung ikut lelah. Sandaran yang terlalu lebar menarik lengan menjauh dari badan dan menimbulkan efek serupa.
Mayo Clinic menyarankan lengan bertumpu ringan di sandaran, siku dekat badan, dan bahu rileks. Artinya, satu kursi dengan armrest yang bisa disetel sudah jadi modal awal. Tinggal kamu mengatur ulang posisinya.
Satu catatan penting: pundak pegal punya banyak penyebab, dan postur hanya salah satunya. Kalau nyeri menetap, menjalar ke lengan, atau mengganggu tidur, periksakan ke dokter.
Keunggulan OXIHOM FM7217 untuk Bahu yang Sering Tegang
- Armrest yang tingginya bisa diatur. Kamu bisa mencari tinggi sandaran yang membuat siku menekuk nyaman dan bahu turun, tanpa perlu mengganjal apa pun.
- Headrest yang posisi dan kemiringannya bisa diatur. Saat bersandar untuk membaca atau menerima telepon, kepala punya tumpuan sehingga otot leher tidak bekerja sendirian.
- Sandaran mesh yang breathable. Bahan jaring memberi sirkulasi udara, cocok untuk ruangan yang gerah.
- Gaslift kelas 4 untuk atur tinggi dudukan. Tinggi dudukan jadi titik awal semua setelan lain, dari posisi siku sampai posisi kaki.
- Varian dengan footrest. Mayo Clinic menyarankan footrest kalau kaki tidak menapak lantai, supaya paha tetap sejajar lantai. Varian FR pada kursi ini menjawab kebutuhan itu.
5 Cara Setel Kursi Kerja Supaya Pundak Tidak Tegang
- Atur tinggi dudukan lebih dulu. Naikkan atau turunkan dudukan sampai telapak kaki menapak lantai dan paha kira-kira sejajar lantai. Kalau meja terlalu tinggi sehingga kaki tidak sampai, pakai footrest supaya posisi duduk tetap stabil.
- Setel armrest sampai bahu turun sendiri. Naikkan bahu, lalu jatuhkan. Posisi bahu setelah dijatuhkan itulah titik netralmu. Sesuaikan armrest supaya siku menekuk sekitar 90 sampai 120 derajat, sesuai panduan OSHA, dan lengan atas menggantung dekat badan. Kalau kamu harus mengangkat bahu untuk mencapai sandaran, armrest masih terlalu tinggi.
- Rapatkan kursi ke meja. Duduk terlalu jauh membuat lengan terulur ke depan dan bahu ikut maju. Geser kursi sampai siku dekat badan saat mengetik. Turunkan armrest kalau ia menghalangi kamu merapat ke tepi meja, lalu naikkan lagi saat rapat atau telepon.
- Pakai headrest saat bersandar untuk membaca atau berpikir. Atur kemiringan headrest supaya menopang leher ketika kamu bersandar untuk membaca layar atau berpikir. Saat mengetik tegak, kepala tetap sejajar badan dan tidak menunduk.
- Cek posisi keyboard dan layar. Mayo Clinic menyarankan keyboard tepat di depan badan dengan pergelangan dan lengan bawah sejajar, serta layar sekitar sepanjang lengan dari wajah dan tepat di depan. Kursi yang sudah pas akan sia-sia kalau laptop terlalu rendah dan memaksa leher menunduk seharian.
Setelan terbaik pun tidak menggantikan gerak. Berdirilah sebentar, putar bahu, dan luruskan punggung secara berkala.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
- Spesifikasi yang tercantum hanya menyebut armrest bisa diatur tingginya. Kalau kamu butuh armrest yang bisa digeser ke samping atau ke depan, cek detail modelnya sebelum membeli.
- Pengaturan kedalaman dudukan dan lumbar yang bisa disetel tidak tercantum dalam spesifikasi. Kalau punggung bawah sensitif, coba duduk langsung atau tanyakan ke penjual.
- Footrest hanya ada di varian tertentu. Pastikan kamu memilih varian FR kalau butuh penyangga kaki.
- Pembeli yang baru pindah dari kursi biasa ke kursi ergonomis menyebut butuh masa adaptasi. Beri waktu beberapa hari sambil menyetel ulang armrest dan headrest.
Penyebab umumnya posisi bahu yang terangkat atau maju dalam waktu lama, misalnya karena armrest terlalu tinggi, meja terlalu tinggi, atau layar terlalu rendah. Otot leher dan bahu bekerja terus tanpa jeda. Kalau nyeri menetap, konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Tingginya harus membuat siku menekuk sekitar 90 sampai 120 derajat dengan bahu rileks, tidak terangkat. Armrest yang terlalu tinggi menaikkan bahu, sedangkan yang terlalu rendah membuat kamu miring menumpu lengan.
Sandaran mesh, dudukan foam, dan armrest serta headrest yang bisa diatur memberi banyak ruang untuk menyesuaikan posisi. Kenyamanan tetap bergantung pada tubuh dan cara kamu menyetelnya, jadi luangkan waktu untuk mencoba beberapa hari.
Tidak wajib. Kursi tersedia dengan dan tanpa footrest. Varian dengan footrest berguna kalau kakimu tidak menapak lantai atau kamu suka selonjor.
Kursi yang bisa disetel membantu menjaga posisi tubuh yang lebih netral, namun tidak menggantikan pengobatan. Nyeri yang berlangsung lama atau menjalar perlu diperiksa dokter.