Mau Coba Jalan Kaki saat Slow Trip di Jogja? Ini Pilihan Hotel yang Pas
Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit
Jumat, 04 Sep 2026 21:03 WIB
Salah satu penyesalan paling umum wisatawan di Jogja bukan soal tempat wisata yang terlewat, tapi soal hotel yang ternyata nggak cocok sama gaya trip yang dijalani. Yang maunya jalan kaki santai ke Malioboro malah dapat hotel yang jauh dari pusat kota, sementara yang bawa anak kecil malah dapat hotel tanpa fasilitas bermain sama sekali.
Sebelum buka aplikasi booking, ada baiknya kenali dulu gaya trip kamu. Berikut cara menentukannya.
Kenali Dulu Prioritas Utama Tripmu
Sebelum mikirin nama hotel, tanya ke diri sendiri satu hal: apa yang paling sering kamu lakukan sepanjang hari selama di Jogja? Kalau jawabannya jalan kaki keluar masuk toko, nongkrong di angkringan, dan susur budaya sampai malam, kamu butuh hotel yang lokasinya benar-benar di tengah kawasan itu. Kalau jawabannya lebih ke istirahat panjang, kolam renang, dan aktivitas yang bikin anak-anak betah, kamu butuh hotel dengan fasilitas yang mendukung ritme lebih santai.
Dua tipe kebutuhan ini butuh pendekatan lokasi yang berbeda, dan sering kali orang baru sadar salah pilih setelah check-in.
Tipe 1: Susur Jalan Kaki di Pusat Kota
Kalau prioritasmu adalah akses jalan kaki ke Malioboro, Titik Nol Kilometer, dan Kraton tanpa perlu naik kendaraan tiap kali mau keluar hotel, cari penginapan yang alamatnya memang di kawasan Malioboro, bukan sekadar "dekat" yang ternyata masih butuh 10-15 menit naik kendaraan.
FortunaSuites Malioboro Yogyakarta jadi salah satu contoh hotel yang posisinya ada di kawasan ini, jadi begitu keluar lobby, kamu langsung berada di tengah aktivitas jalan Malioboro.
FortunaSuites Malioboro Yogyakarta
FortunaSuites Malioboro Yogyakarta
Rp859.530 di
Lainnya
“harga saat kami review”
Gaya trip seperti ini cocok buat solo traveler, pasangan, atau kelompok kecil yang itinerary hariannya padat dan lebih mengutamakan efisiensi waktu ketimbang fasilitas hotel yang lengkap. Kamu bisa keluar masuk hotel berkali-kali dalam sehari tanpa mikir soal transportasi, dan malam hari tetap gampang balik untuk istirahat sebelum lanjut eksplorasi besoknya.
Tipe 2: Slow Trip Sekeluarga dengan Anak
Kalau tripmu justru sebaliknya, yaitu ritme lebih santai dengan anak-anak yang butuh ruang gerak dan aktivitas selain jalan-jalan di keramaian, hotel dengan fasilitas keluarga di kawasan yang lebih tenang biasanya jadi pilihan lebih nyaman. Eastparc Hotel Yogyakarta, misalnya, berada di kawasan Depok Sleman yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Malioboro, dengan konsep hotel bertema taman yang menyediakan area bermain anak dan kolam renang keluarga.
Jarak yang sedikit lebih jauh dari pusat kota sebenarnya jadi keuntungan tersendiri buat tipe trip ini. Suasananya lebih tenang, anak-anak punya ruang buat main tanpa harus keluar hotel, dan orang tua tetap bisa mampir ke Malioboro sesekali naik kendaraan tanpa harus menginap persis di tengah keramaiannya.
Cara Menyesuaikan Pilihan dengan Kebutuhanmu
-
Cek seberapa sering kamu akan keluar masuk hotel dalam sehari. Kalau lebih dari tiga kali, prioritaskan lokasi yang jalan kaki ke pusat wisata.
-
Hitung siapa saja yang ikut trip. Rombongan dengan anak kecil biasanya lebih diuntungkan oleh hotel dengan fasilitas bermain dan kolam renang dibanding lokasi yang super sentral.
-
Perhatikan rencana transportasi selama di Jogja. Kalau kamu sudah sewa mobil atau motor, jarak dari pusat kota jadi kurang krusial dibanding kalau kamu mengandalkan jalan kaki dan transportasi umum.
-
Sesuaikan dengan ritme trip secara keseluruhan. Trip padat dengan banyak destinasi per hari lebih cocok dengan hotel sentral, sementara trip santai dengan sedikit destinasi lebih cocok dengan hotel yang fasilitasnya bisa jadi tujuan tersendiri.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Hotel yang benar-benar di tengah kawasan wisata seperti Malioboro biasanya punya suasana lebih ramai dan bising, terutama di akhir pekan atau musim liburan. Kalau kamu butuh istirahat yang benar-benar tenang, ini perlu jadi pertimbangan.
Sebaliknya, hotel dengan fasilitas keluarga yang lebih jauh dari pusat kota butuh biaya transportasi tambahan kalau kamu tetap mau eksplorasi Malioboro atau kawasan Kraton secara rutin selama trip.
Hotel yang benar-benar beralamat di kawasan Malioboro membuat kamu bisa keluar lobby dan langsung berada di tengah kawasan wisata tanpa kendaraan. Banyak hotel lain yang mengklaim "dekat Malioboro" padahal berjarak beberapa kilometer dan tetap butuh naik kendaraan buat sampai ke sana.
Tidak selalu, tapi umumnya hotel dengan lahan luas untuk taman, kolam renang, dan area bermain anak memang lebih sering berada di kawasan pinggiran kota yang punya lahan lebih lega dibanding hotel di tengah kawasan wisata yang padat bangunan.
Jarak dari kawasan Jalan Laksda Adisucipto ke Malioboro sekitar 6 kilometer, atau sekitar 15-20 menit berkendara tergantung kondisi lalu lintas. Jarak ini masih tergolong dekat untuk perjalanan pulang pergi kalau kamu menginap di kawasan tersebut.
Bisa, tapi perlu diperhatikan bahwa kawasan Malioboro cenderung ramai dan minim ruang terbuka untuk anak bermain. Kalau anak-anak butuh ruang gerak lebih di dalam hotel, penginapan dengan fasilitas taman atau kolam renang biasanya memberi pengalaman yang lebih nyaman dibanding hotel yang fokus ke lokasi sentral.
Kawasan ini hampir selalu ramai, tapi puncak keramaian biasanya terjadi saat libur Lebaran, libur sekolah pertengahan tahun, dan libur akhir tahun. Untuk pengalaman yang lebih tenang, pertimbangkan menginap di luar periode-periode tersebut.
Cari Produk Yang Lain?
Ke Pontianak buat Kerja atau Susur Kuliner? Ini Pilihan Hotel yang Pas Sesuai Kebutuhanmu
Rencana Liburan ke Tokyo? Ini Pilihan Hotel Dekat Sensoji Asakusa dan Ueno Park
Sering Bolak-Balik Jakarta-Medan? Ini Tips Biar Tiket Pesawatmu Nggak Boros
Sebelum Terbang ke Makassar, Cek Dulu 5 Tips Dapat Tiket yang Lebih Hemat
Pengen Liburan di Pantai Batam? Ini Resort Pilihan yang Suguhkan Suasana Seru