Tas Kulit Sintetis Gampang Kusam? Ini Cara Rawat Biar Awet Dipakai Lama
Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit
Jumat, 04 Sep 2026 02:03 WIB
Baru beberapa bulan dipakai, tas kulit sintetis kesayangan mulai kelihatan kusam dan permukaannya jadi kasar. Masalah ini sebenarnya bukan soal kualitas material yang jelek, tapi lebih sering karena cara penyimpanan dan perawatan yang kurang tepat sejak awal.
Kenali Dulu Karakter Material Faux Leather
Faux leather atau kulit sintetis punya permukaan yang halus dan mengilap alami, seperti pada Lene Bag dari Stand Oil yang materialnya berupa campuran faux leather dan polyester. Material ini ringan dan bebas dari unsur hewani, tapi punya kelemahan tertentu, yaitu lebih sensitif terhadap panas berlebih dan kelembapan dibanding kulit asli.
Desain tas ini menonjolkan central buckle strap yang menghasilkan siluet draped natural, jadi bentuknya terlihat sedikit mengalir dan tidak kaku. Detailnya juga cukup fungsional, mulai dari top handle dengan holder untuk pegangan yang lebih stabil, sampai tali crossbody yang bisa disesuaikan panjangnya.
Cara Merawat Tas Faux Leather Biar Awet
1. Hindari Menjemur Langsung di Bawah Matahari Material faux leather rentan berubah warna atau retak kalau terlalu sering terkena panas langsung. Kalau tas basah kena hujan atau tumpahan cairan, keringkan di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik, bukan dijemur di luar rumah.
2. Jangan Dicuci dengan Mesin atau Direndam Material sintetis seperti ini tidak dirancang untuk dicuci basah. Kalau ada noda ringan di permukaan, cukup lap dengan kain lembap dan kain kering bersih, jangan gunakan sikat atau deterjen yang bisa merusak lapisan luar.
3. Simpan dengan Bentuk yang Terjaga Isi bagian dalam tas dengan kertas atau kain lembut saat disimpan supaya bentuknya tidak kempes atau berubah bentuk. Central buckle strap yang jadi ciri khas desain draped ini juga lebih awet kalau tas disimpan dalam kondisi berdiri, bukan ditumpuk dengan barang berat di atasnya.
4. Manfaatkan Kantong Dalam Sesuai Fungsinya Tas ini punya dua kantong dalam terbuka dan satu kantong resleting. Simpan barang kecil yang sering dipakai seperti kunci atau kartu di kantong resleting supaya nggak gampang jatuh, sementara kantong terbuka lebih cocok untuk barang yang perlu diambil cepat seperti ponsel.
5. Rotasi Pemakaian Supaya Tidak Cepat Aus Kalau tas ini jadi andalan harian, sesekali bergantian dengan tas lain supaya bagian strap dan handle tidak cepat aus karena tekanan berulang di titik yang sama setiap hari.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Faux leather memang lebih terjangkau dan ramah untuk kamu yang menghindari material hewani, tapi daya tahannya terhadap gesekan dan cuaca ekstrem umumnya di bawah kulit asli. Kalau kamu sering beraktivitas outdoor dengan intensitas tinggi, tetap perlakukan tas ini dengan lebih hati-hati.
Ukurannya yang cukup lega (39x25x12 cm) membuat tas ini nyaman untuk membawa banyak barang, tapi juga berarti beratnya bertambah kalau diisi penuh, jadi perhatikan juga kenyamanan bahu saat dipakai seharian.
Cocok untuk Siapa?
Tas bahu berbahan faux leather seperti ini cocok untuk kamu yang butuh tas serbaguna dengan siluet draped yang terlihat effortless, tanpa harus berinvestasi di tas kulit asli yang harganya jauh lebih tinggi. Cocok juga untuk kamu yang menghindari produk berbahan hewani tapi tetap ingin tampilan yang terlihat premium.
Kulit asli butuh perawatan khusus seperti conditioner kulit secara berkala, sementara faux leather lebih simpel dirawat tapi lebih rentan retak kalau terkena panas berlebih dalam jangka panjang. Keduanya sama-sama tidak boleh direndam air.
Tidak disarankan dicuci basah atau direndam. Cukup lap permukaannya dengan kain lembap lalu keringkan dengan kain kering, dan hindari sikat atau bahan kimia keras yang bisa merusak lapisan luar material.
Isi bagian dalam tas dengan kertas atau kain lembut, lalu simpan dalam posisi berdiri di tempat kering dengan sirkulasi udara baik. Hindari menumpuk barang berat di atas tas saat disimpan.
Bisa. Dengan tali crossbody yang bisa disesuaikan dan dua kantong dalam terbuka plus satu kantong resleting, tas ini cukup fungsional untuk menyimpan barang penting harian seperti dompet, ponsel, dan kunci.
Warna terang memang cenderung lebih mudah menunjukkan noda dibanding warna gelap seperti black atau brown. Perawatan rutin dengan lap kain lembap membantu menjaga tampilannya tetap bersih lebih lama.
Cari Produk Yang Lain?
Satu Tas untuk Banyak Outfit? Ini Cara Memilih Warnanya
Bawa Laptop ke Kantor? Ini Cara Memilih Tote Bag yang Tepat
5 Cara Padu Padan Tas Warna Indigo Biar Outfit Harian Tidak Monoton
Tas Kulit Sapi Lokal untuk Kerja dan Weekend, Layakkah Jadi Tas Andalan
Tas Kulit Sapi Asli dari Brand Singapura, Layak Jadi Tas Kerja Harian?