All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: HOKA ID Official Store
PAKAIAN WANITA | ⁠⁠SEPATU

Drop Sepatu Lari 8 mm atau 5 mm, Apa Pengaruhnya ke Lari Harian?

Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit

Selasa, 20 Oct 2026 04:07 WIB

Kamu membandingkan dua sepatu lari dan hampir semua angkanya terlihat mirip. Lalu ada satu baris yang bikin bingung: drop 5 mm di sepatu lama, 8 mm di sepatu baru. Selisih 3 mm itu ikut menentukan cara beban tersebar ke betis, lutut, dan pinggul saat kamu berlari.

Pengguna Hoka Clifton yang ingin upgrade akan menemui angka ini. Clifton 10 menaikkan drop dari 5 mm menjadi 8 mm dibanding Clifton 9. Sebelum pindah sepatu, pahami dulu arti drop dan cara menyesuaikan diri dengan angka barunya.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: HOKA ID Official Store

Hoka

Hoka Clifton 10 Women's - Blush / Rose Latte

Rekomendit Rp1.399.500 di Shopee

“harga saat kami review”

Apa Itu Drop Sepatu Lari?

Drop, atau heel to toe drop, adalah selisih tinggi bantalan di tumit dan di bagian depan sepatu. Satuannya milimeter. Kalau bantalan tumit setinggi 38 mm dan bagian depan 30 mm, drop sepatu itu 8 mm.

Dengan angka 8 mm, Clifton 10 berada di batas bawah kelompok drop tinggi. Clifton 9 dengan drop 5 mm masuk kelompok menengah.

Pengaruh Drop Sepatu Lari ke Tubuhmu

Menurut RunRepeat, drop rendah memberi beban lebih besar ke pergelangan kaki dan tendon Achilles. Drop tinggi menggeser sebagian beban itu ke lutut dan pinggul.

Drop juga berkaitan dengan cara kakimu mendarat. Drop rendah cenderung mendorong pendaratan di bagian tengah atau depan kaki, sementara drop tinggi memberi ruang untuk pendaratan dengan tumit.

Soal cedera, RunRepeat merangkum studi Malisoux dan rekan (2016) yang mengikuti 553 pelari selama enam bulan. Hasilnya, besar drop pada sepatu lari bercushion standar tidak mengubah risiko cedera secara keseluruhan. Kenyamanan dan masa adaptasi tetap jadi faktor yang perlu kamu perhatikan.

Cara Memilih Drop Sepatu Lari

  1. Jadikan sepatu lamamu patokan. Kalau sepatu lamamu nyaman dan bebas keluhan, pilih drop yang tidak jauh berbeda.
  2. Perhatikan keluhan di tubuhmu. RunRepeat menyebut drop lebih tinggi bisa membantu sebagian pelari dengan keluhan Achilles atau betis, sementara drop lebih rendah bisa dipertimbangkan oleh sebagian pelari dengan nyeri lutut tertentu. Kalau keluhanmu berulang, konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis sebelum mengganti sepatu.
  3. Hitung selisihnya. RunRepeat menyarankan masa adaptasi kalau selisih drop sepatu lama dan baru mencapai 4 mm atau lebih, terutama saat pindah ke drop yang lebih rendah.

Contoh Sepatu: Hoka Clifton 10 Women's

Hoka Clifton 10 adalah sepatu lari harian bercushion maksimal dengan kategori netral. Midsole-nya memakai busa EVA cetak kompresi (CMEVA), dengan bentuk sol melengkung khas Hoka bernama Metarocker. Versi wanita warna Blush Rose Latte ini memakai upper rajut jacquard.

Menurut data Fleet Feet, stack versi wanita berubah dari 37/32 mm di Clifton 9 menjadi 38/30 mm di Clifton 10, dengan bobot sekitar 227 gram untuk ukuran sampel. Hoka menempatkan karet Durabrasion yang tahan aus di area yang paling sering bergesekan.

Penguji Fleet Feet menilai Clifton 10 cocok untuk latihan lari harian, jalan kaki seharian, dan dipakai saat bepergian.

Tips Adaptasi Saat Pindah ke Drop Berbeda

  1. Dari Clifton 9 ke Clifton 10: selisihnya 3 mm, masih di bawah ambang 4 mm. Penguji Fleet Feet bahkan baru sadar ada perubahan drop setelah membaca spesifikasi. Tetap mulai dari lari santai di minggu pertama.
  2. Dari sepatu drop rendah ke drop 8 mm: kalau selisihnya 4 mm atau lebih, beri masa adaptasi secara bertahap.
  3. Gantian dengan sepatu lama: pakai sepatu baru untuk lari pendek dulu, lalu tambah jaraknya sedikit demi sedikit.
  4. Dengarkan betis, Achilles, dan lutut: kalau nyeri bertahan setelah beberapa hari, kurangi volume lari dan periksakan ke tenaga kesehatan.
  5. Hal yang Perlu Dipertimbangkan
  6. Penguji Fleet Feet menyebut Clifton cenderung sedikit besar, dan sebagian dari mereka memilih turun setengah ukuran. Coba langsung sebelum membeli kalau memungkinkan.

Bantalan tebal membuat Clifton 10 mengutamakan kenyamanan. Untuk sesi tempo atau lomba yang mengejar waktu, kamu mungkin butuh sepatu kedua yang lebih responsif.

Fleet Feet mencatat varian lebar wide dan extra wide. Cek apakah ukuran dan lebar yang kamu butuhkan tersedia di penjual resmi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Drop adalah selisih tinggi bantalan antara tumit dan bagian depan sepatu, dalam milimeter. Sepatu dengan tumit 38 mm dan bagian depan 30 mm punya drop 8 mm.

 

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua pelari. Mulailah dari drop sepatu yang selama ini nyaman, dan beri masa adaptasi kalau selisihnya 4 mm atau lebih.

 

Menurut RunRepeat, drop tinggi menggeser sebagian beban ke lutut dan pinggul, sementara drop rendah membebani pergelangan kaki dan Achilles. Studi Malisoux dan rekan (2016) tidak menemukan perbedaan risiko cedera secara keseluruhan antar-drop pada sepatu cushion standar.

Drop Clifton 10 adalah 8 mm, naik dari 5 mm di Clifton 9.

 

Penguji Fleet Feet menilai Clifton 10 cocok untuk pejalan kaki yang ingin nyaman seharian, selain untuk latihan lari harian.

Deals

Loading ...