All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: (Getty Images/Scott Barbour)
OLAHRAGA | AKSESORIS OLAHRAGA

Weekend Mau Main Badminton? Ini 5 Latihan yang Bisa Dicoba Berdua

Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit

Senin, 05 Oct 2026 17:02 WIB

Weekend bisa jadi waktu yang pas untuk mulai rutin olahraga. Kalau kamu punya teman yang juga ingin belajar badminton, nggak perlu langsung bermain pertandingan. Mulai dengan beberapa latihan sederhana supaya kalian bisa membiasakan diri dengan raket, shuttlecock, dan gerakan dasar.
Berikut lima latihan badminton berdua yang bisa dicoba pemula dalam satu sesi.

Tentang Yonex GR 303 Paket Dua Raket

Kalau ingin latihan bersama teman, punya dua raket tentu lebih praktis karena kalian bisa langsung bermain tanpa harus bergantian. Salah satu pilihan entry-level yang tersedia dalam paket dua raket adalah Yonex GR 303.
Raket ini menggunakan frame aluminium dan shaft baja dengan bentuk kepala isometric serta balance yang even. Listing yang dibahas menawarkan dua raket dengan cover, meski isi paket tetap perlu dicek kembali sebelum checkout.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: (Getty Images/Scott Barbour)

Yonex

[BUY 1 GET 1] Yonex Badminton Racquet GR 303 Free Cover

Rekomendit Rp510.000 di Shopee

“harga saat kami review”

5 Latihan Badminton Berdua untuk Weekend

1. Pemanasan dan Shadow Swing
Sebelum mulai memukul shuttlecock, luangkan sekitar lima menit untuk pemanasan. Putar bahu, gerakkan pergelangan tangan, dan lakukan peregangan ringan pada kaki.
Setelah itu, coba shadow swing dengan mengayunkan raket tanpa shuttlecock. Fokus pada gerakan forehand dan backhand secara perlahan. Latihan ini membantu membiasakan tangan dengan raket sebelum masuk ke rally.
2. Rally Pendek dari Jarak Dekat
Mulai dengan berdiri tidak terlalu jauh satu sama lain. Kirim shuttlecock secara perlahan dan usahakan tetap melayang di antara kalian.
Jangan mengejar pukulan keras dulu. Fokus utamanya adalah menjaga shuttlecock agar tidak jatuh. Kalau sudah mulai konsisten, perlahan tambah jarak dan tenaga pukulan.
3. Latihan Clear Forehand
Setelah terbiasa melakukan rally pendek, lanjutkan dengan latihan clear. Berdirilah di area belakang lapangan dan bergantian mengirim shuttlecock tinggi ke area belakang lawan.
Latihan ini membantu membiasakan pukulan forehand sekaligus mengatur tenaga. Tidak perlu mengejar pukulan sejauh pemain profesional. Untuk pemula, menjaga shuttlecock tetap masuk ke area lawan sudah menjadi target yang cukup.
4. Latihan Servis Pendek
Servis juga bisa dilatih berdua tanpa harus langsung bermain pertandingan. Berdiri di area servis masing-masing dan lakukan servis pendek secara bergantian.
Coba lakukan sepuluh kali servis dan hitung berapa yang berhasil masuk ke area servis lawan. Setelah itu, ulangi dan lihat apakah jumlah servis yang masuk bertambah.
5. Rally Target 10 Pukulan
Sebagai latihan terakhir, gabungkan pukulan yang sudah dipelajari dengan membuat target rally. Tantang temanmu untuk mempertahankan sepuluh pukulan berturut-turut tanpa shuttlecock jatuh.
Kalau sudah berhasil sepuluh kali, naikkan target menjadi 15 atau 20 pukulan. Kalian juga bisa membuat variasi dengan hanya menggunakan forehand atau mengombinasikan clear dan drop shot.

Kenapa Latihan Berdua Bisa Lebih Seru?

Latihan bersama teman membuat sesi badminton terasa lebih seperti aktivitas santai daripada olahraga yang monoton. Kalian bisa saling memberi umpan, menghitung hasil latihan, sekaligus melihat perkembangan pukulan masing-masing.
Karena dilakukan berdua, latihan juga tidak membutuhkan banyak peralatan. Dua raket dan beberapa shuttlecock sudah cukup untuk memulai latihan dasar.

Tips Supaya Latihan Badminton Lebih Nyaman

Jangan langsung mengejar pukulan keras saat baru mulai. Utamakan teknik dan kontrol supaya tubuh terbiasa dengan gerakan badminton.
Gunakan sepatu yang nyaman dan memiliki grip yang baik agar lebih aman saat bergerak di lapangan. Beri waktu istirahat di antara setiap latihan, terutama kalau sudah mulai merasa lelah.
Kalau shuttlecock sering jatuh, tidak masalah. Justru dari situ kamu bisa mengetahui bagian mana yang masih perlu dilatih.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Raket

Kalau kamu baru mulai badminton, raket entry-level bisa digunakan untuk mengenal permainan terlebih dahulu. Namun, spesifikasi setiap varian dan listing bisa berbeda, sehingga sebaiknya cek kembali informasi pada halaman produk sebelum checkout.
Untuk Yonex GR 303, periksa kembali isi paket, kondisi senar, cover, serta detail spesifikasi yang tercantum pada listing yang tersedia. Paket dua raket juga perlu dipastikan masih tersedia karena isi atau promo penjualan dapat berubah.

Cocok untuk Siapa?

Latihan ini cocok untuk kamu yang baru ingin mencoba badminton bersama teman, pasangan, atau saudara. Pemula juga bisa menggunakannya sebagai sesi latihan ringan sebelum mulai bermain pertandingan.
Paket dua raket seperti Yonex GR 303 bisa menjadi pilihan praktis kalau kamu dan temanmu belum memiliki raket masing-masing.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Kamu bisa memulai dengan sekitar 30–45 menit, termasuk pemanasan dan waktu istirahat. Durasi bisa ditambah secara bertahap sesuai kondisi tubuh.

 

Mulai dari shadow swing, rally jarak dekat, clear forehand, servis pendek, lalu lanjutkan dengan rally menggunakan target jumlah pukulan.

 

Kalau latihan dilakukan berdua, dua raket tentu lebih praktis karena masing-masing bisa langsung berlatih. Dengan satu raket, kalian harus bergantian.

 

Raket ini merupakan model entry-level dengan frame aluminium dan shaft baja, sehingga dapat digunakan untuk latihan dasar. Kebutuhan pemain bisa berbeda setelah mulai lebih rutin bermain.

 

Selain raket dan shuttlecock, siapkan sepatu olahraga yang nyaman, pakaian yang memungkinkan tubuh bergerak bebas, serta air minum agar tetap terhidrasi.

Deals

Loading ...