All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Lightspeed Official Shop
OLAHRAGA | AKSESORIS OLAHRAGA

Baru Mau Coba Badminton? Kenali Kode Berat Raket Sebelum Kamu Beli

Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit

Senin, 24 Aug 2026 11:03 WIB

Baru mau mulai main badminton, tapi begitu buka marketplace malah bingung lihat kode-kode aneh kayak 5U, 4U, atau G3 di deskripsi raket. Padahal kode itu penting banget buat menentukan apakah raketnya bakal nyaman di tanganmu atau justru bikin cepat pegal. Sebelum buru-buru checkout, ada baiknya kenalan dulu sama arti kode-kode ini.

Kenapa Kode Berat Raket Penting Buat Pemula?

Raket badminton diklasifikasikan pakai kode huruf U, mulai dari 6U yang paling ringan sampai 1U yang paling berat. Semakin kecil angkanya, semakin berat raketnya. Untuk pemula, raket kelas 5U atau 4U biasanya jadi rekomendasi paling umum karena bobotnya yang ringan bikin tangan tidak cepat lelah sekaligus lebih mudah dikendalikan saat belajar teknik dasar.
Selain berat, dua hal lain yang perlu diperhatikan adalah fleksibilitas shaft dan kelengkapan paket penjualan. Shaft yang lebih fleksibel membantu menghasilkan tenaga pukulan meski ayunan belum sekuat pemain berpengalaman. Sementara kelengkapan seperti senar dan cover yang sudah termasuk dalam paket bikin kamu tidak perlu keluar biaya tambahan sebelum bisa langsung main.

label-number
1
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Cocok, karena keduanya masuk kelas 5U yang ramah untuk berbagai level, mulai dari pemula sampai pemain yang mulai terbiasa main rutin. Perbedaan karakter shaft dan struktur frame di antara keduanya lebih ke soal preferensi feel saat memukul, bukan soal cocok atau tidaknya untuk level tertentu.

Yonex

(FREE GRIP) Yonex Badminton Racket GR 303 Termasuk Senar Plus Cover

Store Rp270.000 di Shopee

“harga saat kami review”

1. Yonex GR 303

Yonex GR 303 memakai frame aluminium yang dipadukan shaft steel, dengan desain kepala isometric yang memperluas sweet spot saat memukul shuttlecock. Balance-nya tergolong even, jadi bobot antara kepala dan gagang terasa seimbang, cocok buat pemula yang belum punya gaya main spesifik.

Raket ini sudah dilengkapi teknologi T-anchor di bagian sambungan T-joint yang membantu mengontrol torsi saat impact, sehingga pukulan terasa lebih stabil meski tenaga pukulanmu belum konsisten. Raket ini datang sudah terpasang senar lengkap dengan cover, jadi begitu sampai di tangan, kamu bisa langsung coba main.

 

label-number
2
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Hundred Indonesia Official Store

Hundred

Raket Badminton Hundred Aura Lite HBRX-5U391 Bundle Cover + String + Grip

Store Rp370.000 di Shopee

“harga saat kami review”

2. Hundred Aura Lite

Hundred Aura Lite masuk kelas 5U dengan bobot sekitar 79 gram, salah satu yang paling ringan di antara ketiga pilihan ini. Frame-nya full graphite, material yang umumnya lebih ringan dan lentur dibanding kombinasi aluminium-steel.

Shaft fleksibel setebal 7,0 milimeter pada raket ini membantu menghasilkan efek whip saat memukul, jadi pukulan tetap terasa bertenaga meski ayunanmu belum maksimal. Paket penjualannya termasuk senar, cover, dan grip tambahan, jadi kamu tinggal pasang dan langsung siap dipakai latihan.

 

label-number
3
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Astec Official Shop

Astec

Astec Storm Z7000 Badminton Racket - Black

Store Rp679.200 di Shopee

“harga saat kami review”

3. Astec Storm Z7000

Astec Storm Z7000 juga masuk kelas 5U dengan bobot 79 gram, memakai frame dan shaft dari material graphite kelas atas dengan struktur 2-piece dan T-joint eksternal yang menambah kekuatan sambungan raket.

Meski diposisikan untuk pemula, raket ini didesain juga cukup diandalkan untuk pemain yang mulai serius berlatih, jadi bisa jadi opsi kalau kamu berencana upgrade level permainan tanpa harus ganti raket dalam waktu dekat. Sama seperti dua pilihan lain, raket ini juga tersedia dalam paket lengkap dengan senar terpasang.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli

Raket yang terlalu berat buat tangan pemula bisa bikin cepat pegal dan mengganggu proses belajar teknik dasar, jadi jangan tergoda pilih raket berat cuma karena ingin pukulan langsung kencang. Kekuatan pukulan bisa dilatih seiring waktu, sementara kenyamanan tangan penting sejak awal belajar.

Perhatikan juga ukuran grip di gagang raket. Grip yang terlalu besar atau kecil untuk ukuran tanganmu bisa mengganggu kontrol, meski sebagian besar raket entry level memakai ukuran grip standar yang cukup universal.

Kalau kamu berencana main rutin dan mulai serius, pertimbangkan raket dengan material full graphite dibanding kombinasi aluminium-steel, karena graphite umumnya lebih ringan dan punya respons ayunan yang lebih baik dalam jangka panjang.

 

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kode U menunjukkan kelas berat raket, semakin kecil angkanya semakin berat raketnya. Raket 5U dan 6U termasuk paling ringan dan biasa direkomendasikan untuk pemula, sementara 3U dan 2U lebih berat dan cocok untuk pemain dengan tenaga pukulan lebih kuat.

Tidak selalu harus yang paling ringan, tapi raket kelas 5U atau 4U umumnya jadi titik awal yang aman karena lebih mudah dikontrol dan tidak membuat tangan cepat lelah selama proses belajar teknik dasar.

Sangat menguntungkan, karena kamu tidak perlu keluar biaya tambahan untuk pasang senar terpisah sebelum bisa main. Paket bundle seperti ini juga membantu pemula yang belum familiar dengan proses pemilihan senar dan tarikan yang sesuai.

Frame aluminium umumnya lebih terjangkau dan cukup tahan lama, tapi bobotnya sedikit lebih berat dibanding graphite. Frame graphite lebih ringan dan punya respons ayunan yang lebih baik, sehingga lebih disukai untuk pemain yang mulai serius berlatih.

Cocok, karena keduanya masuk kelas 5U yang ramah untuk berbagai level, mulai dari pemula sampai pemain yang mulai terbiasa main rutin. Perbedaan karakter shaft dan struktur frame di antara keduanya lebih ke soal preferensi feel saat memukul, bukan soal cocok atau tidaknya untuk level tertentu.

Deals

Loading ...