Makin Berkeringat Saat Yoga, Matras Ini Malah Makin Nempel Kuat
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 23 Aug 2026 10:04 WIB
Kamu pasti pernah ngerasain ini: baru setengah jalan sesi yoga, telapak tangan mulai basah, terus tiba-tiba pose plank atau downward dog jadi horor karena matras berasa licin. Bukan salah teknik, tapi salah matras.
Kebanyakan matras yoga justru kehilangan grip begitu permukaannya kena keringat. Nah, SVRG Shuroo Sweat Mat didesain buat menjawab masalah spesifik ini, bukan sekadar matras anti licin biasa.
The Republic Of Svarga
SVRG Yoga Mat - Matras Yoga Shuroo Sweat Mat 6mm - 8mm
Rp873.900 di
Shopee
“harga saat kami review”
Tentang SVRG Shuroo Sweat Mat
SVRG Shuroo Sweat Mat adalah matras yoga berbahan TPE (Thermoplastic Elastomer) ramah lingkungan buatan brand lokal The Republic of Svarga. Yang membedakan lini Shuroo dari matras yoga kebanyakan adalah pendekatan materialnya, dirancang khusus supaya permukaan justru makin mencengkeram begitu kena keringat, bukan makin licin seperti banyak matras berbahan PVC atau karet biasa.
Pendiri brand ini merancang formula matrasnya lewat proses trial and error di berbagai pabrik, dengan fokus utama pada grip yang tetap stabil meski permukaan lembap. Material TPE yang dipakai juga bersifat closed cell, artinya keringat tidak meresap ke dalam pori matras sehingga permukaan tetap bisa dibersihkan dan tidak lembap berkepanjangan setelah dipakai.
Keunggulan SVRG Shuroo Sweat Mat
- Grip yang justru menguat saat basah. Ini fitur utama yang membedakan Shuroo Sweat dari matras yoga pada umumnya. Buat kamu yang sering latihan intens sampai berkeringat deras, seperti power yoga atau vinyasa flow, matras ini dirancang supaya pose menantang seperti plank atau warrior tetap stabil meski tangan dan kaki basah.
- Material TPE ramah lingkungan dan bebas racun. Berbeda dari matras PVC konvensional, TPE lebih ramah lingkungan, bebas lateks, dan tidak mengandung logam berat. Cocok buat kamu yang mulai selektif soal bahan yang bersentuhan langsung dengan kulit selama latihan.
- Permukaan closed cell yang higienis. Struktur closed cell membuat keringat dan kotoran tidak meresap ke dalam material, sehingga matras lebih mudah dibersihkan dan tidak menyimpan bau meski dipakai rutin.
- Dua sisi bisa dipakai. Matras ini bisa dipakai dari kedua sisinya, jadi lebih awet karena permukaan yang aus bisa digantikan dengan sisi satunya.
- Paket lengkap untuk pemula. Satu paket pembelian sudah termasuk yoga strap, yoga mat carrier untuk memudahkan dibawa, dan exercise dice sebagai variasi latihan tambahan, jadi kamu tidak perlu beli aksesori terpisah kalau baru mulai membangun rutinitas yoga.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Ketebalan 6mm dan 8mm pada matras ini tergolong menengah, jadi kalau kamu punya sensitivitas tinggi di lutut atau tulang ekor, mungkin perlu waktu adaptasi dibanding matras yang jauh lebih tebal.
Material TPE, meski ramah lingkungan, umumnya sedikit lebih ringan dibanding matras karet alami sehingga grip terhadap lantai (bukan terhadap tubuh) bisa terasa berbeda di lantai yang sangat licin. Pastikan pakai di permukaan lantai yang stabil.
Karena fokus utamanya pada performa saat basah, tekstur permukaannya mungkin terasa berbeda dari matras suede atau rubber yang lebih familiar buat sebagian yogi. Ada baiknya sesuaikan dulu dengan gaya latihan kamu.
Cocok untuk Siapa?
Matras ini paling relevan buat kamu yang latihannya bikin banyak keringat, entah karena gaya yoga yang dinamis seperti power yoga dan vinyasa, atau karena memang gampang berkeringat meski baru pemanasan.
Cocok juga buat kamu yang baru mulai rutin yoga dan butuh paket lengkap tanpa ribet beli aksesori satu-satu, atau buat yang sudah mulai peduli soal material yang bersentuhan langsung dengan kulit selama latihan.
Sebagian besar matras berbahan PVC atau karet standar kehilangan daya cengkeram begitu permukaannya lembap, karena tekstur permukaannya memang dirancang untuk kondisi kering. Ini yang bikin pose yang butuh tumpuan kuat, seperti plank atau downward dog, jadi terasa goyah saat tubuh mulai berkeringat.
TPE cenderung lebih ringan, ramah lingkungan, dan bebas racun dibanding PVC. Dibanding karet alami, TPE juga lebih mudah dibersihkan karena strukturnya closed cell. Namun soal grip absolut di lantai licin, karet alami kadang masih unggul, jadi pilihannya tergantung prioritas kamu antara kepraktisan atau grip maksimal.
Cocok. Fitur utama matras ini memang dirancang untuk kondisi latihan dengan keringat berlebih, termasuk hot yoga, sehingga performa grip tetap terjaga meski suhu ruangan tinggi dan tubuh berkeringat banyak.
Untuk pemula yang masih menyesuaikan sendi dengan tekanan di lantai, ketebalan 8mm biasanya lebih nyaman karena bantalannya lebih terasa. Kalau kamu lebih mengutamakan stabilitas dan kontrol pose dibanding empuknya bantalan, 6mm bisa jadi pilihan yang lebih firm.
Karena strukturnya closed cell, matras TPE cukup dilap dengan kain lembap dan sedikit sabun ringan setelah dipakai, lalu dikeringkan di tempat teduh. Hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari karena bisa membuat material lebih cepat getas.