Eyeshadow Palette Buat Eksplor Warna atau Buat Pemula? Ini Bedanya
Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit
Jumat, 04 Sep 2026 01:05 WIB
Beli eyeshadow palette sering kali bukan soal warnanya cantik atau nggak, tapi soal berapa banyak warna yang benar-benar bakal kamu pakai. Palette besar dengan belasan warna kadang cuma dipakai dua atau tiga shade-nya saja, sementara palette kecil kadang terasa terlalu terbatas buat yang suka eksplorasi. Biar nggak salah pilih, kenali dulu dua karakter palette berikut ini.
Kenali Dulu Kebutuhanmu Sebelum Pilih Palette
Palette eyeshadow pada dasarnya terbagi jadi dua kategori besar. Pertama, palette dengan banyak shade yang dirancang untuk eksplorasi berbagai tampilan mata, dari natural sampai dramatis. Kedua, palette compact dengan jumlah warna terbatas tapi sudah dikurasi supaya semuanya benar-benar terpakai tanpa ribet mikir kombinasi.
Pilihan Eyeshadow Palette Berdasarkan Kebutuhan
1. CLIO Pro Eye Palette Air
Palette asal Korea ini membawa 12 shade dalam satu kemasan, kombinasi tekstur matte, shimmer, dan glitter yang bisa dipakai untuk tampilan mata harian sampai lebih dramatis. Formulanya diklaim low fallout, artinya minim serpihan yang jatuh ke bawah mata saat aplikasi, dan cukup blendable meski dipakai tanpa banyak teknik.
Setiap varian warna dirancang berdasarkan skin tone tertentu, ada yang cocok untuk warm tone dan ada yang lebih pas untuk cool tone seperti nuansa mauve dan lavender netral. Palette ini juga sudah dilengkapi kuas dual-ended, jadi kamu nggak perlu beli brush terpisah untuk mulai eksplorasi.
2. Eyeshadow Palette Lokal
Palette lokal ini hadir dengan jumlah shade yang lebih ringkas, dikurasi dalam satu color story yang saling melengkapi. Kombinasi warna matte dan metalik dalam satu tema membuat setiap shade lebih mudah dipakai tanpa perlu banyak trial and error mencari kombinasi yang pas.
Teksturnya cukup pigmented dan mudah dibaurkan, bahkan bisa diaplikasikan langsung pakai jari untuk hasil yang lebih cepat. Karena jumlah warnanya lebih sedikit, palette ini jadi pilihan yang praktis untuk kamu yang belum terlalu familiar dengan teknik layering eyeshadow.
Perbandingan Kedua Palette
|
Aspek |
CLIO Pro Eye Palette Air |
Eyeshadow Palette Lokal |
|
Jumlah Shade |
12 warna |
Ringkas, dikurasi dalam satu color story |
|
Tekstur |
Matte, shimmer, glitter |
Matte dan metalik |
|
Formula |
Low fallout, blendable |
Pigmented, mudah dibaurkan dengan jari |
|
Aplikator Tambahan |
Dual-ended brush disertakan |
Bisa diaplikasikan langsung dengan jari |
|
Cocok Untuk |
Kamu yang suka eksplor banyak tampilan mata |
Kamu yang baru mulai belajar eyeshadow |
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Palette dengan banyak shade seperti CLIO Pro Eye Palette Air butuh waktu lebih lama untuk benar-benar dieksplorasi semua warnanya. Kalau kamu tipe yang jarang bereksperimen, sebagian shade mungkin jarang terpakai dan cuma jadi pajangan di pouch makeup.
Sebaliknya, palette dengan jumlah warna terbatas kurang cocok kalau kamu ingin tampilan yang benar-benar berbeda setiap hari, karena pilihan kombinasinya sudah dibatasi sejak awal oleh curated color story.
Warna yang tampil di foto marketplace kadang sedikit berbeda dari warna asli tergantung pencahayaan saat pemotretan, jadi ada baiknya cek juga review dengan swatch di kulit sebelum memutuskan.
Cocok untuk Siapa?
CLIO Pro Eye Palette Air paling pas buat kamu yang suka eksplorasi makeup dan ingin satu palette yang bisa menghasilkan banyak tampilan berbeda, dari natural sampai lebih intens untuk acara khusus. Eyeshadow palette lokal lebih cocok buat kamu yang baru belajar makeup mata dan butuh kombinasi warna yang sudah pasti matching tanpa perlu banyak trial and error.
Eyeshadow high pigmented menghasilkan warna yang lebih solid dan pekat dalam sedikit aplikasi, sementara eyeshadow dengan pigmentasi rendah biasanya butuh layering berulang untuk mendapatkan intensitas warna yang sama.
Bisa dipakai pemula, tapi karena jumlah shade-nya banyak, kamu mungkin butuh waktu lebih untuk belajar kombinasi warna yang pas. Kalau baru mulai belajar, mulai dari 2-3 shade dulu sebelum eksplor semua warna dalam palette.
Tidak selalu. Palette dengan warna terbatas justru bisa lebih worth it kalau semua shade-nya benar-benar terpakai, dibanding palette besar yang banyak shade-nya jarang disentuh.
Gunakan brush blending dengan gerakan memutar kecil di area lipatan kelopak mata, mulai dari warna paling terang di dekat sudut dalam mata, lalu bertahap ke warna lebih gelap di bagian luar.
Umumnya eyeshadow dalam bentuk pressed powder bisa bertahan sekitar dua sampai tiga tahun setelah dibuka, asal disimpan di tempat kering dan tertutup rapat setelah pemakaian.