Satu Headset buat PC, Konsol, dan HP? Ini Headset Gaming Wireless Dua Konektivitas
Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit
Selasa, 18 Aug 2026 15:07 WIB
Punya PC buat main game, tapi kadang pindah ke HP pas lagi di luar rumah? Masalah klasik gamer yang punya banyak perangkat adalah harus gonta-ganti headset atau ribet colok dongle setiap pindah device. Headset gaming wireless dengan dua jenis konektivitas sekaligus coba jawab masalah ini.
Tentang Headset Gaming Dual Connectivity
Headset ini mengusung dua jenis koneksi nirkabel dalam satu perangkat, yaitu koneksi wireless berlatensi rendah untuk gaming dan Bluetooth untuk perangkat sehari-hari seperti HP. Kombinasi ini jadi solusi buat kamu yang sering pindah dari PC ke ponsel tanpa perlu bawa headset terpisah untuk masing-masing perangkat.
Desainnya dibuat ringan dengan bobot sekitar 165 gram, jauh lebih ringan dibanding kebanyakan headset gaming yang biasanya terasa berat di kepala setelah dipakai lama. Mikrofonnya juga sudah terintegrasi langsung di earcup tanpa boom arm yang menonjol, jadi tampilannya lebih ringkas dipakai di luar sesi gaming.
Keunggulan Headset Gaming Dual Connectivity
Dua koneksi dalam satu headset. Kamu bisa pakai koneksi wireless berlatensi rendah untuk main game di PC atau konsol, lalu langsung switch ke Bluetooth untuk dengar musik atau telepon lewat HP tanpa perlu lepas pasang dongle berulang kali.
Bobot ringan untuk sesi panjang. Dengan berat sekitar 165 gram, headset ini terasa jauh lebih ringan dibanding headset gaming pada umumnya, sehingga tidak bikin leher atau kepala pegal meski dipakai berjam-jam.
Mikrofon ganda tanpa boom arm. Dua mikrofon beamforming yang tertanam di earcup membantu menangkap suara dengan jelas dan meredam noise latar belakang, tanpa perlu boom mic yang biasanya bikin headset terlihat lebih besar dan kurang praktis dibawa keluar rumah.
Dukungan audio surround. Driver 40mm-nya kompatibel dengan beberapa format audio spasial, sehingga arah suara dalam game bisa terasa lebih detail, membantu kamu mendengar langkah kaki musuh atau efek suara arah tembakan lebih presisi.
Baterai tahan lama. Daya tahan baterai hingga 18 jam cukup untuk pemakaian seharian tanpa perlu bolak-balik dicas, cocok untuk sesi gaming maraton maupun dipakai kerja sambil dengar musik.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Karena tidak punya boom mic yang bisa diarahkan langsung ke mulut, kualitas suara mikrofon di situasi bising bisa sedikit kurang optimal dibanding headset dengan boom arm dedicated, meski dual beamforming mic membantu mengurangi noise.
Kedua jenis koneksi tidak selalu bisa aktif bersamaan tergantung device yang dipakai, jadi kamu tetap perlu switch manual saat berpindah dari mode gaming ke mode Bluetooth.
Desainnya yang ringan dan minim aksesori berarti fitur seperti kontrol volume fisik di earcup cenderung lebih simpel dibanding headset gaming kelas atas dengan banyak tombol kustomisasi.
Cocok untuk Siapa?
Headset ini paling pas untuk kamu yang punya lebih dari satu perangkat gaming, misalnya kombinasi PC dan konsol, atau yang sering main game santai di HP saat commuting sambil tetap ingin kualitas audio yang layak.
Cocok juga buat kamu yang mengutamakan kenyamanan pakai lama, karena bobotnya yang ringan cocok untuk sesi kerja atau gaming yang berjam-jam tanpa jeda.
Keuntungan utamanya adalah fleksibilitas berpindah perangkat tanpa perlu headset terpisah. Koneksi wireless berlatensi rendah cocok untuk gaming yang butuh respons cepat, sementara Bluetooth lebih praktis untuk perangkat sehari-hari seperti HP yang umumnya tidak mendukung dongle khusus.
Cukup jelas untuk sebagian besar kebutuhan voice chat sehari-hari, terutama berkat dukungan dual beamforming microphone yang membantu mengurangi noise latar belakang. Namun untuk lingkungan yang sangat bising, headset dengan boom mic dedicated masih unggul dalam menangkap suara lebih fokus.
Baterainya bisa bertahan hingga 18 jam pemakaian, cukup untuk sesi gaming panjang maupun dipakai bekerja seharian sebelum perlu dicas ulang.
Kompatibel. Headset ini mendukung berbagai perangkat termasuk PC, Mac, konsol seperti PlayStation dan Nintendo Switch, serta perangkat mobile lewat koneksi Bluetooth.
Tidak selalu. Bobot yang ringan lebih berkaitan dengan material dan desain earcup, sementara kualitas suara ditentukan oleh driver dan teknologi audio yang digunakan. Headset ini tetap mengandalkan driver 40mm dengan dukungan format audio spasial meski bobotnya ringan.
Cari Produk Yang Lain?
Bose QuietComfort Ultra Headphones Gen 2 diklaim ANC Terbaik di 2026, Apakah Benar?
Bingung Pilih Headphone Premium? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Audiofil dan Traveler
HAKII Resmi Hadir di Blibli, Ada Promo Cashback hingga Rp 250 Ribu
Dengar Musik Lebih Puas Tanpa Gangguan! Pilihan Headphone Wireless Stylish dan Nyaman untuk Daily Activity!
2 Headphone Bluetooth Murah dengan Bass Nendang, Suara Jernih Nyaman Dipakai!