Butuh Jaket Tebal Untuk Liburan ke Dataran Tinggi? Ini Pilihannya
Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit
Jumat, 02 Oct 2026 19:08 WIB
Liburan akhir tahun menghitung bulan, di banyak wilayah Indonesia, musim hujan diperkirakan mulai masuk menjelang akhir tahun. Kalau tujuanmu dataran tinggi, kawasan gunung, atau luar negeri yang sedang musim dingin, jaket tipis di lemari jelas tidak cukup.
Masalahnya, jaket tebal punya dua tipe, puffer atau jaket gunung. Keduanya sama-sama hangat, tapi cara kerjanya beda. Salah pilih, kamu bisa kedinginan di puncak atau malah kepanasan di bandara. Panduan ini membantumu memilih berdasarkan kebutuhan, lalu membandingkan tiga jaket yang layak dipertimbangkan.
Puffer vs Jaket Gunung, Bedanya Apa?
Jaket puffer menjebak udara hangat di dalam kantong-kantong isian (bisa dakron sintetis atau bulu angsa/bebek). Hasilnya hangat, ringan, dan mudah dilipat. Kelemahannya, lapisan luarnya tidak selalu tahan hujan deras, dan beberapa model terasa panas saat kamu banyak bergerak.
Jaket gunung biasanya mengutamakan lapisan luar yang menahan angin dan percikan air. Kehangatannya sering datang dari kombinasi lapisan luar plus lapisan dalam seperti fleece atau jaket tipis tambahan. Cocok untuk cuaca berangin, berkabut, dan gerimis.
Aturan praktisnya sederhana:
- Dingin kering dan banyak berdiam (kota, bandara, malam hari): puffer.
- Berangin, lembap, atau mungkin hujan (gunung, dataran tinggi, perjalanan outdoor): jaket gunung.
- Tidak yakin: pilih yang punya lapisan luar anti angin, lalu atur kehangatan dengan layering.
Cek Ini Sebelum Membeli Jaket Tebal
- Jenis isian. Dakron sintetis lebih tahan lembap dan mudah dirawat. Bulu angsa atau bebek lebih hangat per berat, tapi kehangatannya turun kalau basah.
- Lapisan luar. Cari klaim windproof atau water resistant. Ingat, water resistant bukan waterproof. Untuk hujan deras, kamu tetap butuh jas hujan.
- Ukuran dan ruang layering. Jaket tebal sebaiknya muat di atas kaos dan sweater tipis. Cek size chart penjual dan bandingkan dengan lebar bahumu. Label S/M/L saja tidak cukup.
- Tudung dan manset. Tudung melindungi leher dan kepala dari angin. Manset elastis menahan hawa dingin masuk dari lengan.
- Bobot dan kemampuan dilipat. Kalau kamu bawa backpack, jaket yang bisa dipadatkan menghemat banyak ruang.
Tiga Jaket yang Bisa Jadi Pilihan
1. Mahameru Jaket Pria Wanita Gunung J01-H-001
Tentang produk. Jaket bergaya outdoor yang dipasarkan untuk pria dan wanita. Menurut deskripsi penjual, jaket ini ditujukan untuk kegiatan gunung, jadi karakternya lebih ke perlindungan dari angin dan cuaca ketimbang gaya fashion semata.
Keunggulan
-
Potongan unisex, mudah dipakai bergantian oleh pasangan atau teman.
-
Konsep jaket gunung cocok untuk cuaca berangin dan berkabut.
-
Mudah dipadukan dengan layering di dalam, misalnya kaos lengan panjang dan fleece tipis.
Hal yang perlu dipertimbangkan
-
Detail bahan dan tingkat ketahanan air perlu dicek langsung di deskripsi penjual (this need verification).
-
Kalau kamu butuh kehangatan ekstra tanpa layering, jaket jenis ini mungkin terasa kurang tebal dibanding puffer.
Maison Harven
Harven - Alpine Puffer Winter Jacket Unisex Windproof
Rp214.300 di
Shopee
“harga saat kami review”
2. Harven Alpine Puffer Winter Jacket Unisex Windproof
Tentang produk. Puffer unisex yang diklaim windproof dan dirancang untuk cuaca dingin. Dari namanya, ia mengincar pengguna yang butuh kehangatan tinggi untuk perjalanan musim dingin atau suhu rendah.
Keunggulan
-
Struktur puffer menjebak udara hangat, cocok untuk dingin kering.
-
Klaim windproof membantu mengurangi hawa dingin dari angin.
-
Potongan unisex memudahkan berbagi ukuran.
Hal yang perlu dipertimbangkan
-
Tabel ukuran antar listing yang beredar tidak seragam. Cek size chart penjual dan ukur bahumu sebelum checkout (this need verification).
-
Puffer tebal bisa terasa panas kalau kamu banyak bergerak atau berada di ruangan hangat.
Cocok untuk: kamu yang berencana ke tempat bersuhu sangat rendah atau butuh jaket hangat untuk malam di dataran tinggi.
3. Growl Thermora Jaket Pria Puffer Musim Dingin
Tentang produk. Puffer pria dengan konsep musim dingin. Dari namanya, "Thermora" menekankan fungsi penahan panas tubuh.
Keunggulan
-
Konsep puffer cocok untuk dingin kering dan perjalanan bersuhu rendah.
-
Potongan pria, nyaman untuk yang mencari fit lebih tegas.
-
Mudah dipadukan dengan kaos atau sweater di dalam.
Hal yang perlu dipertimbangkan
-
Spesifikasi isian dan lapisan luar perlu dicek ke penjual (this need verification).
-
Potongan khusus pria, jadi pembeli wanita perlu mengecek ukuran dengan lebih teliti.
Cocok untuk: pria yang butuh jaket tebal untuk liburan musim dingin atau cuaca dataran tinggi yang menusuk.
Sebaiknya jangan mengandalkannya. Banyak puffer hanya tahan percikan air. Untuk hujan deras, tambahkan jas hujan di atasnya.
Pilih ukuran yang muat di atas kaos dan sweater tipis. Ukur lebar bahu dan panjang lengan, lalu cocokkan dengan size chart penjual.
Tidak. Windproof menahan angin, waterproof menahan air. Keduanya fungsi berbeda, dan banyak jaket hanya punya salah satunya.
Perlu kalau tujuanmu dataran tinggi atau gunung, terutama saat malam dan pagi. Di dataran rendah, jaket tipis windproof biasanya cukup.
Ikuti label perawatan. Umumnya cuci lembut, hindari pemerasan keras, lalu keringkan sampai benar-benar kering agar isian tidak menggumpal.
Cari Produk Yang Lain?
3 Jaket Casual untuk Daily Outfit
Balik Beraktivitas Pasca Liburan? 2 Barang Ini Bikin Harian Lebih Praktis
Bosan Bomber Polos? Jaket Vintage Army Ini Bawa Vibe Motoran Klasik
Adidas CTT Jacket, Worth It untuk Gaya Archive Sporty Sehari-hari?
Bingung Pilih Antara Kemeja atau Jaket? Shacket Ini Bisa Jadi Jawabannya