3 Sepatu Lari yang Bisa Jadi Referensi Ala Dr.Tirta
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 20 Sep 2026 21:09 WIB
Kamu sudah rutin lari 3-4 kali seminggu, jarak tempuh mulai bertambah, dan sekarang sedang bersiap mengikuti lomba 10K atau half marathon? Selain latihan, pemilihan sepatu juga perlu diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan saat berlari.
dr Tirta, yang dikenal sebagai dokter sekaligus pelari maraton, beberapa kali membahas pentingnya memilih sepatu yang sesuai untuk aktivitas lari. Menurutnya, sepatu lari tidak hanya perlu terasa empuk, tetapi juga perlu memberikan respons atau pantulan yang dapat membantu kaki saat berlari.
Dari berbagai karakter sepatu tersebut, ada beberapa model yang bisa dijadikan referensi buat kamu yang sedang mencari sepatu untuk latihan cepat maupun race day.
Apa yang Membedakan Sepatu Racing dari Sepatu Lari Harian?
Sepatu lari harian umumnya dibuat untuk menemani latihan rutin sehingga mengutamakan kenyamanan, perlindungan, dan daya tahan. Sementara itu, sepatu racing lebih berfokus pada bobot ringan dan responsivitas untuk membantu pelari mempertahankan performa selama lomba.
Karena memiliki tujuan berbeda, sepatu racing tidak selalu menjadi pilihan yang paling sesuai untuk semua sesi latihan. Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan jarak, intensitas, serta pengalaman berlari masing-masing.
New Balance
NEW BALANCE Sepatu Lari Wanita FUELCELL SUPERCOMP ELITE V5 WRCELLR5 ORI
Rp1.800.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Kriteria Sepatu Lari yang Perlu Diperhatikan
1. Carbon Plate atau Pelat Penopang
Sejumlah sepatu racing menggunakan carbon plate di bagian midsole. Komponen ini dirancang untuk membantu proses transisi langkah dan pengembalian energi saat berlari. Namun, keberadaan carbon plate bukan satu-satunya penentu apakah sebuah sepatu cocok untuk digunakan.
2. Bobot Ringan
Bobot sepatu menjadi salah satu pertimbangan penting untuk race day. Sepatu yang lebih ringan dapat terasa lebih praktis ketika digunakan untuk menempuh jarak panjang, meski tingkat kenyamanan dan kecocokan dengan kaki tetap perlu menjadi pertimbangan utama.
HOKA
HOKA ONE ONE Sepatu Lari Wanita U ROCKET X 2 1127927LCS ORI
Rp2.000.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
3. Midsole dengan Respons Tinggi
Selain pelat, jenis foam pada midsole turut menentukan karakter sebuah sepatu. Material dengan respons tinggi dapat memberikan sensasi pantulan ketika kaki melakukan tolakan, sehingga karakter lari terasa berbeda dibanding sepatu dengan foam yang lebih lembut dan konvensional.
4. Upper yang Menyesuaikan Bentuk Kaki
Bagian upper perlu memberikan fit yang pas tanpa membuat kaki terasa terlalu tertekan. Material yang ringan dan breathable juga dapat membantu menjaga kenyamanan, terutama ketika sepatu digunakan dalam durasi lama.
5. Drop yang Sesuai dengan Gaya Lari
Drop merupakan perbedaan ketinggian antara bagian tumit dan depan kaki. Setiap pelari bisa memiliki preferensi berbeda terhadap drop, sehingga sebaiknya pilih berdasarkan kenyamanan dan karakter langkah, bukan sekadar mengikuti spesifikasi sepatu yang sedang populer.
ASICS Official Shop
Asics Women Novablast 5 Wide-1012B766.103
Rp2.100.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Sepatu racing sebaiknya tidak langsung digunakan untuk seluruh sesi latihan. Material yang dibuat ringan dan responsif memiliki karakter berbeda dari daily trainer, sehingga pengguna perlu membiasakan kaki terlebih dahulu.
Untuk sepatu dengan carbon plate, sebaiknya lakukan adaptasi secara bertahap. Cobalah dalam sesi latihan dengan jarak atau intensitas yang tidak terlalu tinggi sebelum membawanya ke hari perlombaan.
Fit juga tidak kalah penting. Sepatu dengan teknologi yang lebih canggih tetap bisa terasa tidak nyaman jika ukuran atau bentuknya tidak sesuai dengan kaki. Karena itu, selalu perhatikan panduan ukuran dan, jika memungkinkan, coba terlebih dahulu sebelum membeli.
Cocok untuk Siapa?
Referensi ini bisa membantu pelari yang sudah rutin berlatih dan mulai mempersiapkan diri untuk lomba 10K, half marathon, maupun jarak yang lebih jauh.
Buat kamu yang sedang mempertimbangkan upgrade sepatu, memahami karakter setiap model juga bisa membantu menentukan apakah kamu benar-benar membutuhkan racing shoe atau justru masih lebih cocok menggunakan daily trainer.
Sepatu racing umumnya mengutamakan bobot ringan dan responsivitas untuk mendukung performa saat lomba. Sementara itu, sepatu lari harian lebih ditujukan untuk kenyamanan, perlindungan, dan penggunaan rutin.
Belum tentu. Karakter carbon plate dapat terasa berbeda bagi setiap pelari dan biasanya membutuhkan masa adaptasi. Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan pengalaman, kebutuhan latihan, serta kenyamanan masing-masing.
Tidak selalu. Sepatu racing juga dapat digunakan untuk sesi latihan tertentu, seperti tempo run atau interval. Namun, penggunaannya biasanya tidak perlu setiap hari agar karakter dan daya tahan sepatu tetap terjaga.
Tidak. Bobot merupakan salah satu faktor, tetapi kenyamanan, fit, respons foam, geometri sepatu, dan kecocokan dengan gaya lari juga berpengaruh terhadap pengalaman berlari.
Artikel ini menempatkan ketiga model sebagai referensi berdasarkan karakter dan pembahasan seputar sepatu lari, bukan sebagai klaim bahwa seluruhnya merupakan sepatu yang rutin digunakan dr Tirta.
Cari Produk Yang Lain?
Brooks Ghost 16 Layak Dibeli? Ini Alasan Banyak Pelari Suka
Mau Beli Sepatu Lari? Ini 3 Rekomendasi yang Lagi Diskon
Sepatu Lari Nineten Aurorun Stride, Cocok Buat Pemula hingga Harian
Cari Sepatu buat Daily Run hingga Long Run? Nike Structure 25 Layak Dicoba
Celana Olahraga Wanita Ini Nyaman Banget Dipakai Gym, Yoga, Bahkan Lari!