All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: GAMER ID OFFICIAL
ELEKTRONIK & GADGET | GADGET

Sanggup Multitasking Berat, MacBook Air M5 Buktikan Performa Laptop Tipis

Syahdakummillah Chairunnisah - Rekomendit

Jumat, 18 Sep 2026 05:08 WIB

Kerja multitasking berat, buka puluhan tab browser, sambil render beberapa file desain sekaligus, tapi laptop yang kamu pakai mulai lemot dan gampang panas. Kalau situasi ini mulai sering kamu alami, mungkin saatnya lirik MacBook Air generasi terbaru yang mengusung chip M5.

MacBook Air 13 M5

MacBook Air 13 inci dengan chip M5 ini adalah generasi terbaru laptop tipis andalan Apple, hadir dengan performa CPU dan GPU yang naik signifikan dibanding generasi sebelumnya. Chip M5 membawa CPU 10-core dengan performa multithreaded lebih cepat, serta GPU hingga 10-core yang masing-masing dilengkapi Neural Accelerator baru untuk mendukung beban kerja AI. Laptop ini tersedia dalam konfigurasi RAM 16GB atau 24GB dengan pilihan storage 512GB atau 1TB, memberi fleksibilitas sesuai kebutuhan kerja masing-masing pengguna, mulai dari kerja kantoran ringan sampai workflow kreatif yang lebih berat.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: GAMER ID OFFICIAL

Apple

MACBOOK AIR 13 M5 10C CPU 16GB / 24GB - 512GB /1TB 8C/10C GPU GARANSI RESMI

Rekomendit Rp25.200.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Keunggulan MacBook Air M5

  • Performa CPU dan GPU Naik Signifikan. Dengan CPU 10-core dan unified memory yang lebih cepat, MacBook Air M5 memberi fluiditas lebih baik saat multitasking, mulai dari buka banyak aplikasi sekaligus sampai render project kreatif ringan hingga menengah.
  • Neural Accelerator untuk Beban Kerja AI. GPU generasi baru ini dilengkapi Neural Accelerator di setiap core, memberi platform yang lebih kuat untuk fitur Apple Intelligence maupun menjalankan model AI langsung di perangkat.
  • Baterai Tahan Hingga 18 Jam. Daya tahan baterai yang panjang ini bikin kamu bisa kerja seharian penuh tanpa perlu bawa charger kemana-mana, ditambah fitur fast charge yang bisa mengisi hingga 50 persen dalam 30 menit.
  • Layar Liquid Retina yang Lebih Terang. Layar 13,6 inci dengan kecerahan 500 nits dan dukungan satu miliar warna membuat tampilan visual terasa lebih tajam, baik untuk kerja desain maupun sekadar nonton konten harian.
  • Konektivitas Wi-Fi 7 dan Port Thunderbolt 4. Chip wireless Apple N1 mendukung Wi-Fi 7 untuk koneksi yang lebih stabil, sementara dua port Thunderbolt 4 memungkinkan koneksi hingga dua monitor eksternal sekaligus.

Cocok untuk Kamu yang

  1. Laptop ini paling pas buat kerja kreatif ringan hingga menengah, seperti editing foto, desain grafis, atau multitasking berat dengan banyak aplikasi terbuka bersamaan, tanpa perlu bobot dan harga MacBook Pro.
  2. Cocok juga untuk mahasiswa atau pekerja profesional yang butuh laptop tipis dengan baterai tahan lama untuk kerja seharian di luar rumah, mulai dari kampus, coffee shop, sampai ruang meeting klien.
  3. Kalau kamu memang eksplorasi fitur AI dan ingin device dengan Neural Accelerator terbaru untuk menjalankan workflow yang memanfaatkan Apple Intelligence, MacBook Air M5 jadi pilihan yang relevan di segmen laptop tipis.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Meski performanya naik signifikan, MacBook Air tetap memakai sistem pendingin tanpa kipas seperti generasi sebelumnya, sehingga untuk beban kerja sangat berat dan berkelanjutan seperti render video panjang, performanya bisa turun karena thermal throttling dibanding MacBook Pro yang punya sistem pendingin aktif. Harga MacBook Air M5 tetap berada di kelas menengah ke atas dibanding laptop Windows sekelas, jadi pertimbangkan kebutuhan software dan ekosistem kerja kamu sebelum memutuskan pindah ke MacBook. Buat kamu yang masih pakai MacBook Air generasi M2 atau M3 dan pemakaiannya sebatas kerja ringan, upgrade ke M5 mungkin belum terlalu terasa signifikan kecuali kamu memang butuh performa AI dan multitasking yang lebih berat.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Chip M5 membawa CPU dengan performa multithreaded lebih cepat serta GPU baru yang dilengkapi Neural Accelerator di setiap core, memberi peningkatan signifikan untuk beban kerja AI dan grafis dibanding generasi M4 sebelumnya.

Cocok untuk editing video ringan hingga menengah berkat performa CPU dan GPU yang naik signifikan. Namun untuk render video panjang dan berat secara berkelanjutan, MacBook Pro dengan sistem pendingin aktif biasanya masih lebih optimal karena MacBook Air tetap fanless.

Berdasarkan spesifikasi resmi Apple, MacBook Air M5 bisa bertahan hingga 18 jam untuk pemakaian seperti browsing web atau streaming video, cukup untuk kerja seharian penuh tanpa perlu charger di tas.

Tergantung kebutuhan kerja kamu. Kalau pemakaianmu sebatas kerja ringan dan browsing, selisih performanya mungkin tidak terlalu terasa. Tapi kalau kamu butuh performa AI dan multitasking yang lebih berat, lompatan ke chip M5 memberi peningkatan yang cukup signifikan dibanding generasi dua tahun ke belakang.

Deals

Loading ...