All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: iBox Official Shop
ELEKTRONIK & GADGET | SMART DEVICE

Mau MacBook Tapi Budget Terbatas? Kenalan Sama MacBook Neo yang Baru Rilis

Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit

Minggu, 19 Jul 2026 19:38 WIB

Mau ekosistem Apple tapi budget belum sampai buat MacBook Air apalagi MacBook Pro? Selama ini opsi masuk ke dunia Mac memang selalu terasa mahal buat sebagian orang, apalagi kalau baru pertama kali coba pindah dari laptop Windows.

MacBook Neo hadir sebagai jawaban Apple buat celah ini, laptop yang diposisikan sebagai pintu masuk paling terjangkau ke ekosistem Mac tanpa terlalu banyak kompromi di kualitas build dan pengalaman dasar penggunaan.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: iBox Official Shop

Apple

Apple Macbook Neo

Rekomendit Rp13.200.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Tentang MacBook Neo

MacBook Neo adalah lini terbaru dari keluarga MacBook yang mengusung filosofi berbeda dari saudara-saudaranya. Alih-alih memakai chip Apple Silicon seri M seperti MacBook Air dan Pro, Neo justru memakai chip A18 Pro, prosesor yang sebelumnya dikenal sebagai otak dari iPhone 16 Pro. Pendekatan ini terdengar tidak biasa untuk laptop, tapi justru jadi strategi Apple untuk menekan harga tanpa mengorbankan performa dasar yang dibutuhkan sebagian besar pengguna sehari-hari, seperti browsing, mengetik dokumen, editing foto ringan, sampai menonton konten streaming.

Keunggulan MacBook Neo

1. Chip A18 Pro yang Kencang untuk Tugas Harian Meski awalnya dirancang untuk smartphone, chip A18 Pro terbukti punya tenaga cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi harian dengan lancar, dari multitasking ringan sampai menjalankan fitur AI on-device untuk mengedit foto atau meringkas catatan.

2. Layar Liquid Retina 13 Inci Berkualitas Tinggi Layarnya mendukung hingga 1 miliar warna dengan tingkat kecerahan yang cukup tinggi untuk penggunaan indoor maupun outdoor ringan, menghadirkan kualitas visual yang biasanya hanya ada di laptop kelas menengah ke atas.

3. Baterai Tahan hingga 16 Jam Daya tahan baterai jadi salah satu nilai jual kuat MacBook Neo, cukup untuk menemani aktivitas seharian penuh tanpa perlu bolak-balik cari colokan, relevan buat kamu yang sering kerja atau belajar di luar rumah.

4. Desain Aluminium Premium dengan Pilihan Warna Segar Bodinya tetap mempertahankan ciri khas kualitas build MacBook meski di segmen harga lebih terjangkau, dengan empat pilihan warna yang lebih playful dibanding warna MacBook pada umumnya, cocok buat yang ingin tampilan lebih personal.

5. Ekosistem macOS dan Integrasi Apple Sebagai anggota keluarga MacBook, Neo tetap mendapat akses penuh ke ekosistem macOS Tahoe, termasuk integrasi mulus dengan iPhone, aplikasi bawaan seperti Pages dan Keynote, serta fitur Apple Intelligence untuk berbagai kebutuhan produktivitas berbasis AI.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Chip A18 Pro meski cukup bertenaga untuk tugas harian, tetap punya batasan dibanding chip seri M yang dipakai di MacBook Air dan Pro, terutama untuk pekerjaan berat seperti video editing profesional atau software development yang kompleks. RAM 8GB juga tergolong standar untuk kelas harganya, jadi kalau kamu sering multitasking dengan banyak aplikasi berat sekaligus, pertimbangkan lini MacBook lain yang menawarkan RAM lebih besar. Perlu dicatat juga bahwa laptop ini hanya mendukung satu monitor eksternal tanpa fitur daisy chain, jadi kurang ideal untuk setup multi-monitor yang kompleks. Karena produk ini baru rilis, ketersediaan resmi dan harga di pasar Indonesia masih perlu dipantau dan diverifikasi lebih lanjut.

Cocok untuk Siapa?

MacBook Neo relevan dipertimbangkan untuk:

  1. Kamu yang baru pertama kali mau coba ekosistem Mac tapi budget belum sampai untuk MacBook Air atau Pro
  2. Pelajar dan mahasiswa yang butuh laptop andal untuk tugas kuliah, browsing, dan produktivitas dasar tanpa kebutuhan software berat
  3. Pengguna yang sudah punya iPhone dan ingin integrasi ekosistem yang mulus antara smartphone dan laptop tanpa investasi besar di awal
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Perbedaan utama ada di jenis chip yang dipakai. MacBook Air menggunakan chip seri M yang dirancang khusus untuk laptop dengan performa lebih tinggi, sementara MacBook Neo memakai chip A18 Pro yang awalnya dirancang untuk smartphone. Untuk tugas harian seperti browsing dan mengetik, perbedaannya tidak terlalu terasa, tapi untuk pekerjaan berat seperti editing video profesional, MacBook Air masih lebih unggul.

Untuk kebutuhan ringan seperti editing foto sederhana, MacBook Neo cukup mumpuni berkat kemampuan AI on-device dari chip A18 Pro. Namun untuk video editing profesional dengan file resolusi tinggi atau software desain yang kompleks, lini MacBook Air atau Pro dengan chip seri M akan memberikan performa yang jauh lebih stabil.

Untuk kebutuhan ringan seperti editing foto sederhana, MacBook Neo cukup mumpuni berkat kemampuan AI on-device dari chip A18 Pro. Namun untuk video editing profesional dengan file resolusi tinggi atau software desain yang kompleks, lini MacBook Air atau Pro dengan chip seri M akan memberikan performa yang jauh lebih stabil.

Karena tetap menjalankan sistem operasi macOS yang sama, sebagian besar aplikasi yang kompatibel dengan macOS juga bisa berjalan di MacBook Neo. Namun performa aplikasi berat mungkin terasa berbeda dibanding MacBook dengan chip seri M, tergantung kompleksitas software yang dijalankan.

MacBook Neo baru diluncurkan Apple secara global pada Maret 2026 dengan harga awal mulai USD 599 untuk pasar global. Ketersediaan resmi dan harga pasti di Indonesia masih perlu diverifikasi lebih lanjut karena detail distribusi lokal untuk produk yang baru rilis biasanya masih berkembang, jadi disarankan cek langsung ke reseller resmi Apple Indonesia untuk info terbaru.

Deals

Loading ...