Cara Pakai Sabun Cuci Piring Biar Nggak Boros, Sebotol Tahan Lebih Lama
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
Banyak orang tanpa sadar terlalu banyak menuang sabun cuci piring setiap kali mencuci, padahal jumlah sedikit sebenarnya sudah cukup kalau caranya benar. Akibatnya, botol atau pouch yang seharusnya bisa tahan sebulan malah habis dalam waktu jauh lebih singkat.
Berikut beberapa cara pakai yang bisa bikin sabun cuci piringmu lebih hemat tanpa mengurangi hasil kebersihannya.
Wings Ekonomi
Ekonomi Power Liquid Sabun Cuci Piring Nanas & Jeruk Nipis Pouch 1550gr
Rp16.600 di
Shopee
“harga saat kami review”
1. Larutkan di Air, Jangan Tuang Langsung ke Spons
Cara paling umum bikin sabun cepat habis adalah menuangkannya langsung ke spons dalam jumlah banyak. Padahal melarutkan sedikit sabun ke dalam mangkuk atau baskom berisi air justru menghasilkan busa yang cukup untuk mencuci lebih banyak piring dengan jumlah sabun yang sama.
Mama Lemon, misalnya, punya instruksi resmi untuk melarutkan sekitar setengah sendok teh cairan ke dalam mangkuk berisi air bersih, lalu spons dicelupkan dan diperas hingga berbusa. Cara ini jauh lebih hemat dibanding menuang sabun langsung ke spons kering.
Sunlight
[FORMULA BARU] Sunlight Sabun Cuci Piring Jeruk Nipis 610gr | Busanya Tumpeh-Tumpeh!
Rp10.900 di
Shopee
“harga saat kami review”
2. Manfaatkan Formula yang Diklaim Lebih Pekat
Beberapa produk memang diformulasikan untuk lebih pekat, sehingga butuh jumlah lebih sedikit untuk hasil yang setara dibanding produk dengan formula lebih cair. Ekonomi Power Nanas Jeruk Nipis salah satu yang mengusung klaim seperti ini, dengan formula yang menurut klaim resminya satu tetes bisa setara beberapa tetes cairan pencuci piring biasa.
Kalau kamu memang mencari opsi yang secara formula dirancang untuk hemat pemakaian, memilih produk dengan klaim seperti ini bisa jadi langkah awal yang membantu.
Mama Lemon
Mama Lemon Sabun Cuci Piring Jeruk Nipis Pouch 610 gr
Rp9.900 di
Shopee
“harga saat kami review”
3. Sesuaikan Jumlah dengan Tingkat Kekotoran, Bukan Kebiasaan
Sering kali kita menuang jumlah sabun yang sama setiap kali mencuci, padahal tingkat kekotoran piring bisa berbeda-beda. Untuk piring yang cuma dipakai makan camilan ringan, jumlah sabun yang dibutuhkan jelas lebih sedikit dibanding piring bekas masakan berminyak berat.
Sunlight Jeruk Nipis dengan klaim formula yang membersihkan lemak lebih cepat bisa membantu di sini, karena untuk kotoran ringan, jumlah kecil biasanya sudah cukup tanpa perlu menuang berlebihan hanya karena kebiasaan.
4. Simpan di Wadah yang Mengontrol Jumlah Keluar
Kalau kamu memakai kemasan pouch atau refill, pindahkan ke botol dengan pompa dispenser yang mengeluarkan jumlah terkontrol setiap ditekan. Cara ini membantu mengurangi kebiasaan menuang berlebihan yang sering terjadi kalau langsung menuang dari kemasan pouch yang lubangnya lebih besar.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Menghemat pemakaian sabun cuci piring bukan berarti mengurangi kebersihan hasil cucian. Kalau setelah dikurangi hasilnya masih terasa berminyak atau berbau, tetap sesuaikan jumlahnya ke tingkat yang cukup, jangan dipaksakan terlalu sedikit hanya demi hemat.
Formula pekat yang butuh jumlah sedikit juga perlu dilarutkan dengan cukup air agar busa yang terbentuk merata dan tidak meninggalkan residu sabun yang justru butuh lebih banyak air bilasan.
Cocok untuk Siapa?
Tips ini cocok untuk kamu yang mengelola pengeluaran rumah tangga secara detail dan ingin memaksimalkan pemakaian setiap produk kebutuhan dapur. Cocok juga untuk anak kos atau keluarga muda yang baru mulai belanja kebutuhan dapur sendiri dan ingin belajar mengatur pemakaian lebih efisien.
Ya. Menuang langsung ke spons kering sering membuat sabun terpakai dalam jumlah lebih banyak karena tidak terukur, sementara melarutkan di air membantu sabun menyebar rata dan menghasilkan busa yang cukup dengan jumlah lebih sedikit.
Klaim pekat umumnya berarti produk membutuhkan jumlah lebih sedikit untuk hasil yang setara dibanding produk dengan konsentrasi lebih rendah. Namun tetap penting mengikuti petunjuk pemakaian di kemasan agar hasilnya optimal, tidak sekadar mengurangi jumlah tanpa memperhatikan tingkat kekotoran.
Bisa, kalau jumlahnya dikurangi terlalu drastis sampai tidak cukup untuk mengangkat kotoran dan lemak yang menempel. Menghemat pemakaian sebaiknya dilakukan dengan menyesuaikan jumlah ke tingkat kekotoran, bukan mengurangi secara sembarangan tanpa memperhatikan hasil akhirnya.
Bukan soal kemasannya, tapi soal kontrol jumlah yang keluar. Kemasan pouch cenderung lebih mudah menuang berlebihan karena tidak ada kontrol jumlah otomatis, sementara botol dengan pompa dispenser membantu mengeluarkan jumlah yang lebih terukur setiap kali ditekan.