All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images/Ugur Karakoc
HOME & LIVING | PERLENGKAPAN DAPUR

5 Tips Pilih dan Rawat Tumbler Besar Bersedotan Biar Nggak Bau

Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit

Jumat, 11 Sep 2026 06:08 WIB

Tumbler besar dengan handle dan sedotan lagi jadi favorit karena praktis dibawa ke mana saja, muat banyak, dan gampang diminum sambil jalan atau nyetir. Tapi model seperti ini juga punya tantangan tersendiri, mulai dari sedotan yang gampang bau kalau jarang dicuci sampai risiko bocor kalau segelnya tidak diperhatikan.

Salah satu contoh tumbler dengan format ini adalah CHAKO LAB BaWang Cup 1100ml. Sebelum kamu beli atau supaya tumbler yang sudah kamu punya lebih awet, coba terapkan lima tips berikut ini.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Getty Images/Ugur Karakoc

CHAKO LAB Official Store

[Best Seller Tumbler] CHAKO LAB BaWang Cup 1100ml

Rekomendit Rp719.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Tips 1: Cek Sistem Sealing pada Sedotan, Jangan Cuma Tutup Utama

Banyak orang cuma fokus mengecek segel di tutup utama, padahal titik rawan bocor pada tumbler bersedotan sering ada di bagian dudukan sedotan. Pilih tumbler dengan sedotan yang punya sistem sealing berulir, karena desain ini lebih rapat dibanding sedotan yang hanya ditancapkan biasa.

Sistem ini juga membantu mencegah sedotan copot atau bergeser saat tumbler dibawa dalam tas atau diletakkan di cup holder mobil yang sering bergoyang.

Tips 2: Pastikan Handle Cukup Kuat untuk Kapasitas Besar

Tumbler berkapasitas 1 liter ke atas jauh lebih berat saat terisi penuh dibanding tumbler standar. Perhatikan apakah handle di bagian samping terpasang kokoh dan nyaman digenggam, karena handle yang terlalu tipis atau kecil bisa terasa menyakitkan di tangan saat dibawa dalam waktu lama.

Handle yang didesain terintegrasi dengan body tumbler juga umumnya lebih tahan lama dibanding handle tambahan yang hanya diklip di bagian luar.

Tips 3: Sesuaikan Diameter Bawah dengan Cup Holder yang Kamu Punya

Salah satu keluhan umum tumbler besar adalah tidak muat di cup holder mobil atau motor. Sebelum beli, cek diameter bagian bawah tumbler dan bandingkan dengan ukuran cup holder di kendaraan atau meja kerja yang biasa kamu pakai.

Tumbler dengan bentuk tapered base atau sedikit menyempit di bagian bawah umumnya lebih fleksibel masuk ke berbagai jenis cup holder dibanding tumbler dengan bentuk silinder penuh dari atas sampai bawah.

Tips 4: Bersihkan Sedotan Secara Terpisah dan Rutin

Sedotan adalah bagian yang paling sering jadi sumber bau tidak enak kalau jarang dibersihkan, karena sisa minuman mudah menempel di bagian dalam yang sempit.Lepas sedotan setiap selesai dipakai dan bersihkan dengan sikat khusus sedotan atau air mengalir yang cukup deras untuk menjangkau bagian dalamnya.

Kalau tumbler punya fitur tutup debu untuk sedotan, manfaatkan fitur ini saat sedotan sedang tidak dipakai supaya tidak terkena debu atau kotoran dari luar.

Tips 5: Perhatikan Klaim Ketahanan Suhu Sebelum Isi Minuman Panas

Tidak semua tumbler besar bersedotan dirancang untuk menahan suhu panas dalam waktu lama. Sebelum mengisi dengan air panas atau kopi hangat, cek klaim resmi brand soal berapa lama dan sampai suhu berapa tumbler tersebut bisa menjaga panas, supaya kamu tidak kecewa kalau minuman cepat dingin dari yang diharapkan.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Tumbler dengan sedotan panjang butuh tempat penyimpanan yang cukup, jadi pastikan tas atau ranselmu punya kompartemen yang pas supaya sedotan tidak tertekuk atau rusak saat dibawa.

Handle dan sedotan menambah bagian yang perlu dibersihkan dibanding tumbler polos tanpa aksesori tambahan, jadi siapkan sedikit waktu ekstra untuk perawatan rutin kalau kamu memilih model seperti ini.

Cocok untuk Siapa?

Tips ini paling relevan untuk kamu yang sering bepergian jauh atau menghabiskan waktu lama di kendaraan dan butuh tumbler kapasitas besar yang praktis dibawa lewat handle. Cocok juga untuk kamu yang sudah punya tumbler bersedotan tapi sering mengalami masalah bau atau bocor karena kurang tahu titik perawatan yang tepat.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

 Sedotan punya ruang sempit di bagian dalam yang sulit dijangkau air cucian biasa, sehingga sisa minuman bisa mengendap dan menimbulkan bau. Membersihkan sedotan secara terpisah dengan sikat khusus lebih efektif dibanding hanya mencuci tumbler secara keseluruhan.

 

Tergantung spesifikasi masing-masing produk. Beberapa tumbler memang dirancang tahan panas dalam durasi tertentu, tapi ada juga yang lebih difokuskan untuk minuman dingin. Selalu cek klaim resmi brand sebelum mengisi dengan air panas.

 

Berdasarkan spesifikasi resmi brand, varian ini diklaim mampu menjaga suhu hangat sekitar 40 derajat Celsius selama kurang lebih 6 jam, tergantung kondisi lingkungan sekitar.

 

Sedikit lebih berat karena ada tambahan material untuk handle, tapi umumnya perbedaannya tidak signifikan dan justru membuat tumbler lebih nyaman dibawa dalam jarak jauh dibanding tumbler tanpa pegangan.

 

Pastikan sistem sealing di bagian dudukan sedotan dan tutup utama sama-sama rapat, lalu tes dengan membalik tumbler dalam kondisi kosong atau berisi sedikit air sebelum benar-benar dipakai membawa minuman ke tas.

Deals

Loading ...