Mau Punya Wangi Ala Selebriti? Ini 3 Parfum Mewah yang Jadi Andalan Mereka
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 20 Sep 2026 16:03 WIB
Selebriti dunia biasanya nggak sembarangan pilih parfum. Ada yang jadi brand ambassador resmi, ada juga yang lebih suka parfum niche eksklusif yang jarang dipakai orang kebanyakan. Tiga parfum berikut punya cerita dan karakter yang bikin mereka layak jadi signature scent, baik karena terverifikasi jadi wajah kampanye global maupun karena statusnya sebagai parfum niche mewah.
Kenapa Selebriti Dunia Pilih Parfum dengan Karakter Kuat
Buat publik figur, parfum sering jadi bagian dari identitas personal yang konsisten dipakai di berbagai kesempatan. Makanya banyak brand parfum besar menggandeng selebriti sebagai wajah kampanye, karena karakter aroma tertentu dianggap merepresentasikan citra personal mereka.
Selain itu, ada juga kalangan yang justru menghindari parfum mainstream dan memilih niche perfumery dengan produksi lebih terbatas, supaya aromanya terasa lebih personal dan tidak pasaran.
Love By Winni Official Store
Amouage Guidance Eau De Parfum 100Ml
Rp9.000.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Rekomendasi Parfum Mewah Ala Selebriti Dunia
1. YSL Libre Eau de Parfum
YSL Libre adalah parfum dengan Dua Lipa sebagai brand ambassador resmi sejak peluncurannya tahun 2019, dan statusnya terus dipertahankan lewat berbagai kampanye lanjutan hingga varian terbaru. YSL secara resmi menyebut Dua Lipa merepresentasikan spirit "freedom" yang jadi tema utama lini Libre.
Notes pembuka neroli dan mandarin memberi kesan segar di awal pemakaian, lalu berkembang ke orange blossom dan diva lavender di tengah yang jadi ciri khas lini Libre, sebelum ditutup base vanilla bourbon asal Madagaskar yang hangat. Kombinasi ini membuat Libre terasa modern tapi tetap punya kedalaman, cocok untuk kamu yang suka floral dengan sentuhan maskulin dari lavender.
Love By Winni Official Store
Giorgio Armani Prive The Yulong EDT 100Ml
Rp4.600.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
2. Amouage Guidance Eau de Parfum
Amouage adalah rumah parfum niche asal Oman yang dikenal lewat penggunaan bahan mewah dan langka. Guidance jadi bagian ketiga dari koleksi Odyssey yang dirancang oleh perfumer Quentin Bisch, terinspirasi perjalanan spiritual dan fisik melintasi tanah kelahiran Amouage.
Aroma dibuka dengan pir, frankincense, dan hazelnut yang unik, berkembang ke saffron, rose, jasmine sambac, dan osmanthus di bagian tengah, lalu ditutup base cistus, sandalwood, akigalawood, ambergris, dan vanilla. Karakter unisex dan kompleksitasnya bikin Guidance sering jadi pilihan kalangan yang suka parfum niche eksklusif, jauh dari kesan parfum yang mudah ditemukan di mana saja.
Love By Winni Official Store
YSL Yves Saint Laurent Libre Eau De Parfum 90Ml + 10Ml
Rp3.300.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
3. Giorgio Armani Prive Les Eaux The Yulong Eau de Toilette
The Yulong adalah bagian dari lini Les Eaux di koleksi Armani Prive, terinspirasi lanskap Pegunungan Yulong di kawasan Yunnan, Tiongkok, yang terkenal sebagai penghasil teh hitam berkualitas tinggi. Parfum ini menggabungkan kontras antara teh hitam dan teh hijau dalam satu komposisi.
Teh hitam memberi kesan smoky dan sedikit woody, sementara teh hijau dipadukan aksen citrus memberi kesegaran yang menyeimbangkan. Hasilnya adalah parfum yang terasa tenang dan sophisticated, cocok untuk kamu yang suka aroma tea-based yang jarang ditemukan di parfum mainstream.
Benar. Dua Lipa resmi menjadi wajah kampanye YSL Libre sejak peluncurannya pada 2019 dan statusnya dipertahankan lewat berbagai kampanye lanjutan untuk varian-varian Libre selanjutnya, sesuai pemberitaan resmi YSL Beauty dan berbagai media fashion internasional.
Parfum niche seperti Amouage biasanya diproduksi dalam skala lebih terbatas dengan komposisi yang lebih eksperimental dan bahan yang lebih mewah, sementara parfum mainstream diproduksi massal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Karakternya yang tenang dan tidak terlalu berat membuatnya cukup fleksibel dipakai harian, terutama untuk suasana kerja atau acara semi formal, meski aroma tea-based-nya lebih terasa unik dibanding parfum citrus atau floral biasa.
Eau de Parfum umumnya punya konsentrasi minyak wangi lebih tinggi sehingga bertahan lebih lama di kulit, biasanya sekitar 6 sampai 8 jam, sementara Eau de Toilette seperti The Yulong cenderung lebih ringan dengan daya tahan sekitar 4 sampai 6 jam tergantung jenis kulit.
Bisa. Parfum unisex dirancang dengan komposisi yang tidak terlalu condong ke kesan maskulin atau feminin secara ekstrem, sehingga karakternya bisa diterima baik oleh pria maupun wanita sesuai preferensi masing-masing.