All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: ilustrasi/thinkstock
MAKANAN & MINUMAN | MINUMAN

Ingin Kulit Terawat dan Tubuh Sehat? Kenali Cara Seduh 3 Jenis Teh Ini

Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit

Minggu, 04 Oct 2026 05:08 WIB

Hujan sore paling enak ditemani secangkir teh hangat. Selain memberikan sensasi nyaman, beberapa jenis teh juga mengandung senyawa seperti polifenol dan katekin yang menjadi bagian dari penelitian terkait kesehatan.

Namun, jangan asal menuangkan air mendidih dan membiarkan kantong teh terlalu lama terendam. Setiap jenis teh punya karakter berbeda, sehingga suhu dan waktu seduh perlu diperhatikan agar rasanya tetap nyaman sekaligus mendapatkan kandungan yang ingin dinikmati.

Kenapa Cara Seduh Teh Penting untuk Kesehatan?

Proses penyeduhan membuat berbagai senyawa dalam daun teh larut ke dalam air. Suhu dan lama penyeduhan dapat memengaruhi jumlah senyawa yang terekstrak, termasuk polifenol dan kafein.

Namun, bukan berarti semakin panas atau semakin lama selalu semakin baik. Seduhan yang terlalu pekat justru bisa terasa pahit dan kurang nyaman diminum, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.

Karena itu, mengikuti petunjuk penyeduhan pada kemasan menjadi langkah paling aman untuk mendapatkan rasa dan karakter teh yang sesuai.

label-number
1
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: DRI Shop Official Store

DRI Shop Official Store

Dilmah Foil Envelopes 100 sachet - Teh Celup ALL VARIAN

Store Rp268.892 di Shopee

“harga saat kami review”

3 Cara Seduh Teh Celup untuk Menunjang Pola Hidup Sehat

1. Dilmah English Breakfast: Teh Hitam untuk Teman Aktivitas

Teh hitam seperti English Breakfast mengandung kafein dan senyawa polifenol. Dilmah merekomendasikan penggunaan air bersuhu sekitar 95–100 derajat Celsius untuk varian English Breakfast, dengan sekitar 220 ml air.

Seduh selama sekitar 3–5 menit sesuai tingkat kekuatan yang diinginkan. Teh hitam bisa menjadi pilihan minuman hangat saat pagi atau siang hari, terutama jika kamu ingin mengurangi konsumsi minuman manis.

label-number
2
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Rumah Teh Indonesia

Rumah Teh Indonesia

Teh Celup Cap Botol Hijau Aroma Melati Vintage 20 Bags - Floating Bag -- Collector Edition

Store Rp225.000 di Shopee

“harga saat kami review”

2. Teh Cap Botol Melati: Minuman Hangat dengan Aroma Bunga

Teh Cap Botol Melati Vintage menggunakan basis teh hijau dengan tambahan bunga melati. Produk ini memiliki floating bag berbentuk segitiga yang memberikan ruang bagi daun teh untuk mengembang.

Sesuai petunjuk brand, gunakan sekitar 200 ml air mendidih dan seduh selama 2–4 menit. Aroma melati membuat teh ini cocok untuk kamu yang lebih menyukai minuman dengan rasa dan aroma ringan.

label-number
3
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: OSK Green Tea Official Shop

OSK Green Tea Official Shop

OSK Japanese Green Tea 50's paket 2 box

Store Rp265.044 di Shopee

“harga saat kami review”

3. OSK Japanese Green Tea: Pilihan dengan Kandungan Katekin

Teh hijau Jepang seperti OSK mengandung katekin yang merupakan salah satu jenis polifenol dalam teh. Senyawa ini banyak diteliti karena aktivitas antioksidannya.

OSK merekomendasikan sekitar 80 derajat Celsius, dengan satu sachet untuk 200 ml air dan waktu seduh sekitar 2–3 menit. Untuk mendapatkan suhu tersebut, air mendidih bisa didiamkan beberapa menit sebelum dituangkan.

Teh dan Kaitannya dengan Kesehatan Kulit

Teh, terutama teh hijau, mengandung polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan berperan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski begitu, minum teh bukan pengganti skincare, pola makan seimbang, tidur cukup, atau perlindungan kulit dari sinar matahari. Jadi, manfaat untuk kulit sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan solusi instan untuk masalah kulit.

5 Kebiasaan Minum Teh yang Lebih Sehat

  1. Perhatikan jumlah gula. Teh bisa menjadi lebih tinggi kalori jika ditambahkan banyak gula atau pemanis.

  2. Sesuaikan dengan sensitivitas kafein. Hindari minum terlalu dekat dengan waktu tidur jika kafein membuatmu sulit tidur.

  3. Jangan terlalu pekat. Ikuti waktu seduh yang dianjurkan agar rasa dan kandungannya tetap nyaman.

  4. Jadikan bagian dari pola makan seimbang. Teh tidak menggantikan kebutuhan nutrisi dari makanan dan air putih.

  5. Pilih waktu minum yang tepat. Jika kamu mudah mengalami gangguan tidur karena kafein, lebih baik konsumsi teh berkafein pada pagi atau siang hari.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Teh mengandung polifenol dengan aktivitas antioksidan yang diteliti terkait kesehatan. Namun, minum teh bukan pengganti skincare atau pola hidup sehat.

 

Teh hitam, teh hijau, dan jenis teh dari tanaman Camellia sinensis lainnya mengandung berbagai polifenol. Teh hijau dikenal memiliki kandungan katekin yang cukup menonjol.

 

Tidak bisa disimpulkan secara sederhana. Keduanya memiliki senyawa bioaktif dengan karakter berbeda, sehingga pilihan dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan.

 

Bagi kebanyakan orang, teh dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Namun, perhatikan total konsumsi kafein, terutama jika kamu sensitif terhadap kafein.

 

Belum tentu. Waktu dan suhu seduh memengaruhi senyawa yang terekstrak, tetapi seduhan terlalu lama juga dapat membuat teh lebih pekat, pahit, dan meningkatkan jumlah kafein yang terekstrak.

 

Boleh, tetapi sebaiknya tidak berlebihan. Jika tujuanmu menjadikan teh sebagai alternatif minuman yang lebih sehat, penggunaan sedikit gula atau tanpa gula bisa dipertimbangkan.

Deals

Loading ...