Bulu Mata Sering Patah Dijepit Curler? Ini Teknik yang Benar Pakai Alat Profesional
Nafisa Anggi Nauli - Rekomendit
Rabu, 02 Sep 2026 08:08 WIB
Udah beli eyelash curler yang katanya bagus, tapi hasil jepitannya tetap nggak rata, bahkan beberapa bulu mata malah rontok setelah dipakai. Masalahnya sering bukan di alatnya, tapi di teknik pemakaian yang kurang tepat.
Salah satu alat yang sering direkomendasikan makeup artist untuk urusan ini adalah eyelash curler dari Shu Uemura. Tapi sebagus apa pun alatnya, hasil maksimal tetap butuh teknik yang benar. Berikut panduan lengkapnya.
Kenapa Teknik Pemakaian Lebih Penting dari Sekadar Alatnya
Banyak orang mengira eyelash curler yang mahal otomatis menjamin hasil lentik sempurna tanpa risiko bulu mata patah. Padahal, desain lengkung dan distribusi tekanan alat memang membantu, tapi cara menjepitnya yang menentukan apakah bulu mata rontok atau tetap sehat setelah dipakai berulang kali.
Eyelash curler dengan desain lengkung presisi seperti milik Shu Uemura dibuat untuk mengikuti kontur mata secara alami, membantu menjangkau bulu mata di sudut dalam dan luar sekaligus. Tapi kalau tekniknya salah, misalnya menjepit langsung di satu titik dengan tekanan kuat, risiko bulu mata patah atau tertekuk tidak rata tetap bisa terjadi meski alatnya berkualitas.
Cara Pakai Eyelash Curler yang Benar Supaya Bulu Mata Tidak Patah
- Pastikan bulu mata dalam kondisi bersih dan kering tanpa maskara. Menjepit bulu mata yang sudah pakai maskara berisiko membuat bulu mata patah karena teksturnya sudah lebih kaku dan lengket.
- Posisikan curler sedekat mungkin ke pangkal bulu mata tanpa menjepit kulit kelopak mata. Ini langkah paling krusial karena posisi jepitan yang terlalu jauh dari akar bikin hasil lengkungan terlihat patah di tengah, bukan melengkung natural dari pangkal.
- Jepit perlahan selama 5 sampai 10 detik di posisi pangkal, jangan langsung ditarik atau dijepit dengan tekanan kuat sekaligus.
- Geser curler sedikit ke arah tengah bulu mata, jepit lagi selama beberapa detik, lalu ulangi sekali lagi mendekati ujung bulu mata. Teknik bertahap ini membantu membentuk lengkungan yang natural dan merata, bukan tekukan tajam di satu titik.
- Hindari menjepit bulu mata lebih dari tiga kali di sesi yang sama karena bisa membuat bulu mata terlalu tertekan dan berisiko patah, terutama untuk bulu mata yang tipis atau rapuh.
- Kalau mau pakai maskara, tunggu sampai proses curling selesai sepenuhnya, baru aplikasikan maskara supaya bulu mata tidak rusak akibat kombinasi tekanan dan produk yang belum kering sempurna.
Kesalahan Umum yang Bikin Bulu Mata Patah
Menjepit terlalu dekat ke kelopak mata adalah kesalahan paling sering terjadi. Posisi ini berisiko bikin bulu mata patah, dan juga bisa menjepit kulit kelopak yang sensitif.
Menjepit satu kali dengan tekanan penuh di tengah bulu mata juga jadi kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Hasilnya justru sering terlihat seperti huruf V yang patah di tengah, bukan lengkungan halus dari pangkal ke ujung.
Menggunakan bantalan silikon yang sudah kempes atau robek juga berkontribusi pada bulu mata patah, karena tekanan yang seharusnya merata jadi terkonsentrasi di titik yang lebih keras.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Untuk bentuk mata tertentu, terutama mata yang lebih kecil atau dalam, mungkin perlu penyesuaian sudut penjepitan supaya seluruh bulu mata terjangkau dengan baik, termasuk bagian sudut yang sering terlewat.
Refill bantalan silikon sebaiknya diganti secara berkala, biasanya setiap beberapa bulan tergantung frekuensi pemakaian, supaya tekanan jepitan tetap optimal dan tidak meninggalkan bekas garis di bulu mata.
Kalau kamu baru pertama kali pakai eyelash curler, wajar kalau hasil awal belum sempurna. Butuh beberapa kali percobaan untuk menemukan sudut dan tekanan yang paling pas dengan bentuk mata masing-masing.
Cocok untuk Siapa?
Panduan ini paling relevan buat kamu yang sering mengalami bulu mata patah atau hasil lengkungan tidak simetris meski sudah pakai eyelash curler berkualitas. Cocok juga untuk kamu yang baru belajar teknik makeup mata dan ingin hasil lentik natural tanpa harus pakai bulu mata palsu.
Makeup enthusiast yang serius berinvestasi pada alat makeup premium juga perlu tahu teknik ini, karena alat sebagus apa pun hasilnya tetap bergantung pada cara pemakaian yang tepat.
Selalu gunakan eyelash curler sebelum maskara. Menjepit bulu mata yang sudah pakai maskara berisiko membuat bulu mata patah karena teksturnya sudah lebih kaku dan lengket setelah kena produk.
Penyebab paling umum adalah teknik pemakaian yang kurang tepat, seperti menjepit terlalu dekat ke kelopak mata, menjepit dengan tekanan penuh sekaligus di satu titik, atau menggunakan bantalan silikon yang sudah aus. Alat berkualitas tetap butuh teknik yang benar untuk hasil optimal.
Cukup 5 sampai 10 detik setiap kali jepit, dilakukan bertahap dari pangkal ke ujung bulu mata. Menjepit terlalu lama di satu posisi justru meningkatkan risiko bulu mata tertekuk tidak rata.
Aman, selama teknik pemakaiannya benar dan tidak dilakukan dengan tekanan berlebihan. Risiko kerusakan bulu mata biasanya muncul dari teknik yang salah, bukan dari frekuensi pemakaian harian.
Ganti bantalan silikon ketika mulai terlihat kempes, robek, atau meninggalkan bekas garis di bulu mata, biasanya setiap beberapa bulan tergantung frekuensi pemakaian.
Cari Produk Yang Lain?
Baru Belajar Makeup? 3 Eyelash Curler Ini Ramah Buat Pemula
Kenapa Alat Ini Selalu Ada di Kit Makeup Artist Profesional? Ini Faktanya
Cuma Pakai Alat Ini, Bulu Mata Bisa Terlihat Lebih Panjang dan Terangkat