Tumit Sering Lecet Saat Lari? Ini Cara Mengikat Tali Sepatu Lari yang Bikin Kaki Terkunci
Syahdakummillah Chairunnisah - Rekomendit
Kamis, 15 Oct 2026 13:03 WIB
Kilometer kelima, tumitmu mulai terasa panas. Pulang lari, ada lepuhan kecil di bagian belakang kaki. Banyak pelari langsung menyalahkan sepatu. Sering kali, masalahnya ada di cara tali diikat. Sepatu lari punya beberapa lubang tali, termasuk satu lubang ekstra di bagian paling atas yang jarang dipakai. Lubang itu ternyata punya fungsi khusus. Ini cara mengikat tali sepatu lari sesuai masalah kakimu.
Adidas Adizero Evo SL Woven
Kami memakai Adidas Adizero Evo SL Woven sebagai contoh. Sepatu ini memakai midsole Lightstrike Pro dengan drop 6,5 mm, dan menurut ulasan RoadTrailRun cocok untuk lari harian sampai sesi tempo. Versi Woven memakai upper woven mesh dengan lidah gusseted yang menempel ke sisi sepatu, sehingga kaki terasa lebih terkunci dibanding versi sebelumnya. Ulasan yang sama mencatat bagian depan sepatu ini lebih sempit dan tali bawaannya terasa pendek untuk teknik lacing tertentu. Dua catatan ini relevan dengan tips di bawah.
ADIDAS
ADIDAS Sepatu Lari Unisex ADIZERO EVO SL WOVEN KK3677 ORIGINAL
Rp2.500.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Cara Mengikat Tali Sepatu Lari Sesuai Masalah Kaki
1. Tumit terangkat atau lecet: pakai heel lock. Teknik ini juga disebut runner's loop. Ikat tali seperti biasa sampai lubang kedua dari atas. Masukkan ujung tali ke lubang paling atas di sisi yang sama dari luar, sehingga terbentuk lingkaran kecil di tiap sisi. Silangkan kedua ujung tali, masukkan ke lingkaran di sisi seberang, lalu tarik dan ikat.
Menurut panduan Running Warehouse, teknik ini mengencangkan area kerah tumit dan mengurangi kaki bergeser ke depan, sehingga membantu mencegah lecet.
2. Punggung kaki terasa tertekan: lewati titik sakitnya. Lepas tali sampai di bawah titik yang terasa tertekan. Naikkan tali lurus di sisi masing-masing tanpa menyilang di area itu, lalu lanjutkan pola silang sampai atas.
3. Kaki lebar terasa terjepit: pakai pola tangga. Lepas tali seluruhnya, lalu pasang dengan pola horizontal seperti anak tangga dan lewati satu lubang di tiap sisi. Pola ini memberi ruang lebih di bagian depan. Kalau jari tetap terjepit, kamu mungkin butuh sepatu dengan varian lebar.
4. Jari kaki memar: kurangi tekanan di ujung. Pasang tali secara diagonal dari lubang terdekat jempol langsung ke lubang paling atas di sisi seberang, lalu pasang ujung lainnya zigzag ke atas. Jari yang sering memar juga bisa jadi tanda sepatu terlalu pendek.
Tips Tambahan Biar Tali Tetap Rapi
Ikat simpul ganda supaya tali tidak lepas di tengah lari. Tali yang terlalu kencang bisa menekan punggung kaki, jadi ikat pas tanpa menghambat aliran darah. Tali juga bisa melar di lari jarak jauh, jadi sesuaikan ulang kalau perlu. Pakai kaus kaki khusus lari yang menyerap keringat. Kaki yang lembap lebih mudah lecet, terutama saat udara lembap.
Cocok untuk Siapa?
- Pelari rutin yang sering mengalami lecet di tumit
- Pelari yang mencari sepatu untuk lari harian sampai sesi tempo
- Kamu yang sudah membeli sepatu lari tapi merasa kakinya belum terkunci
Lubang ini dipakai untuk teknik heel lock atau runner's loop. Teknik ini mengencangkan area tumit supaya kaki tidak terangkat dan bergeser saat berlari.
Coba teknik heel lock, pakai kaus kaki lari yang menyerap keringat, dan pastikan ukuran sepatu sesuai. Lecet sering muncul dari gesekan karena tumit bergerak naik turun.
Pakai pola tangga yang melewati satu lubang di tiap sisi. Pola ini memberi ruang lebih di bagian depan kaki.
Cari Produk Yang Lain?
Sepatu Lari Baru Buat Lomba Bulan Depan? Ini Cara Break-in Biar Nggak Lecet di Race Day
Salomon XT-6 GTX, Sepatu GORE-TEX untuk Jalan Jauh dan Aktivitas Outdoor
5 Langkah Mencuci Sepatu GORE-TEX Tanpa Merusak Lapisan Waterproof-nya
Review Adidas Adizero Adios Pro 4, Ringan untuk Lari Jarak Jauh
Jersey Ini Terinspirasi 3 Momen Juara, Kenali Ceritanya Sebelum Beli