All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: (Alvito Devano/detikOto)
HOBI DAN MAINAN | ⁠OTOMOTIF

Motor Matic Habis Terobos Genangan? Ini Bagian yang Wajib Dicek Biar Mesin Aman

Syahdakummillah Chairunnisah - Rekomendit

Rabu, 14 Oct 2026 03:04 WIB

Pulang kerja, jalan yang biasa kamu lewati tergenang air. Kamu terpaksa menerobos, motor sampai rumah, dan besok paginya kamu bertanya apakah mesinnya masih aman. BMKG memprakirakan musim hujan 2026/2027 masuk bertahap mulai Oktober sampai Desember, jadi situasi ini perlu kamu antisipasi dari sekarang.
Motor matic punya komponen yang rawan kemasukan air, terutama CVT dan saluran udara. Ini bagian yang wajib kamu cek.

Yamaha Fazzio Hybrid

Kami memakai Yamaha Fazzio Hybrid sebagai contoh. Skuter retro ini memakai mesin 125 cc Blue Core Hybrid dengan Electric Power Assist Start, Stop and Start System, dan ban tubeless 12 inci. Bagasinya 17,8 liter, cukup untuk menyimpan jas hujan. Seperti motor matic lain, Fazzio memakai transmisi CVT dan sistem injeksi. Komponen ini yang perlu kamu perhatikan setelah melewati genangan.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: (Alvito Devano/detikOto)

Yamaha

Sepeda Motor Yamaha Fazzio Hybrid

Rekomendit Rp22.800.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Bagian Motor Matic yang Wajib Dicek Setelah Kena Banjir

1. Jangan langsung nyalakan mesin. Keterangan Yamaha yang dikutip detikOto menyebut motor yang terendam tidak boleh langsung dinyalakan, baik lewat starter elektrik maupun kick starter. Air bisa tersedot ke ruang bakar dan menyebabkan water hammer yang membengkokkan stang piston atau meretakkan silinder.

2. Keringkan filter udara. Buka tutup filter udara, lalu keringkan kotak dan filternya. Filter yang basah menghambat aliran udara ke mesin.

3. Buang air dari knalpot. Kendurkan sambungan knalpot, lalu balik posisinya supaya air yang terjebak bisa keluar.

4. Keringkan busi. Lepas busi, lalu lap busi dan dudukannya dengan kain kering. Pastikan kering total sebelum dipasang lagi. Dengan busi masih dilepas, putar mesin supaya piston mendorong sisa air keluar.

5. Cek area CVT. Seorang kepala mekanik bengkel resmi yang diwawancarai Autofun menyebut batas aman genangan untuk area CVT sekitar 35 cm. Kalau CVT kemasukan air, buka drain pipe di bawah CVT, lalu bawa motor ke bengkel untuk dibersihkan.

6. Periksa warna oli. Cek oli lewat stik pengukur. Oli yang berwarna putih susu menandakan sudah tercampur air. Ganti oli secepatnya, karena air bisa merusak komponen mesin.

7. Periksa soket kelistrikan dan rem. Pastikan tidak ada air di sambungan soket, terutama pada motor injeksi. Rem tromol juga rawan kemasukan air, jadi tes pengereman sebelum kembali berkendara.

Cocok untuk Siapa?

  1. Pengendara motor matic yang tinggal atau berkendara di area rawan genangan
  2. Pemilik Yamaha Fazzio Hybrid yang ingin merawat motornya selama musim hujan
  3. Commuter yang sering pulang malam saat hujan deras
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Air bisa tersedot ke ruang bakar lewat saluran udara atau knalpot dan menyebabkan water hammer. Kondisi ini bisa membengkokkan stang piston atau meretakkan silinder.

Seorang kepala mekanik bengkel resmi menyebut batas aman area CVT sekitar 35 cm. Kalau genangan lebih dalam, cari rute lain.

Deals

Loading ...