Bayi Mulai MPASI? Ini Cara Memilih High Chair yang Aman
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Minggu, 11 Oct 2026 04:06 WIB
Memasuki masa MPASI, orang tua mulai menyiapkan berbagai perlengkapan untuk mendukung aktivitas makan bayi. Salah satunya high chair atau kursi makan khusus bayi.
Penggunaan high chair dapat membantu bayi makan dalam posisi duduk yang lebih teratur sekaligus membiasakan rutinitas makan. Namun, pemilihannya tidak cukup hanya berdasarkan desain. Faktor keamanan, ukuran, material, hingga kenyamanan bayi juga perlu diperhatikan.
Mothercare Official Store
Yamatoya Sukusuku GL High Chair with Table and Guard - Kursi Makan Kayu Anak Bayi Untuk MPASI
Rp2.600.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Lantas, kapan bayi bisa mulai menggunakan high chair dan apa saja yang perlu dicek sebelum membelinya?
Kapan Bayi Boleh Pakai High Chair?
Tidak ada satu usia yang berlaku untuk semua bayi karena perkembangan setiap anak berbeda. Namun, high chair umumnya mulai digunakan ketika bayi sudah memiliki kemampuan duduk yang cukup stabil, terutama saat memasuki masa MPASI.
Beberapa tanda yang bisa diperhatikan antara lain:
- Bayi sudah dapat duduk dengan bantuan atau mulai duduk dengan lebih stabil.
- Kepala dan leher sudah mampu menopang tubuh dengan baik.
- Bayi menunjukkan ketertarikan ketika melihat makanan.
- Bayi sudah mulai memasuki tahap perkembangan yang sesuai untuk mendapatkan makanan pendamping ASI.
Orang tua juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk memastikan kesiapan bayi sebelum mulai menggunakan high chair.
6 Hal yang Perlu Dicek Saat Memilih High Chair
Setelah bayi dinilai siap, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum membeli kursi makan.
1. Perhatikan Sistem Pengaman
High chair sebaiknya memiliki sistem pengaman yang dapat membantu menjaga posisi bayi selama makan. Pastikan sabuk atau guard terpasang dengan baik dan tidak mudah dilepas oleh bayi.
Pengaman juga sebaiknya tidak membuat bayi terlalu terjepit sehingga tetap bisa duduk dengan nyaman.
2. Cek Posisi Dudukan dan Pijakan Kaki
Posisi duduk yang sesuai dapat membuat bayi lebih nyaman selama berada di kursi. Jika memungkinkan, pilih high chair yang memiliki pengaturan posisi dudukan atau pijakan kaki sehingga dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak.
Pijakan kaki juga membantu memberikan tumpuan sehingga kaki bayi tidak menggantung begitu saja.
3. Pilih Meja yang Mudah Dibersihkan
Aktivitas MPASI sering kali membuat makanan tumpah atau berceceran di sekitar meja. Karena itu, bagian meja high chair sebaiknya mudah dibersihkan.
Material dengan permukaan yang relatif mudah dilap dapat membantu orang tua menjaga kebersihan kursi setelah digunakan.
4. Pastikan Kursi Stabil
Kestabilan menjadi salah satu faktor penting karena bayi akan banyak bergerak ketika duduk. Periksa konstruksi kursi dan pastikan posisinya tidak mudah bergeser atau goyah ketika digunakan.
High chair berbahan kayu juga bisa menjadi pilihan jika orang tua menginginkan kursi dengan konstruksi yang kokoh. Namun, tetap perhatikan ukuran dan kapasitas penggunaannya.
5. Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan
Selain mempertimbangkan kenyamanan bayi, ukuran high chair juga perlu disesuaikan dengan area makan di rumah.
Jika ruang makan terbatas, perhatikan dimensi kursi ketika digunakan. Hal ini penting agar high chair tidak mengganggu pergerakan orang tua maupun anggota keluarga lainnya.
6. Perhatikan Batas Penggunaan
Sebelum membeli, cek informasi mengenai usia, tinggi, atau berat badan yang direkomendasikan oleh produsen. Informasi tersebut membantu memastikan kursi tetap digunakan sesuai peruntukannya.
Jangan hanya memilih berdasarkan tampilan karena kebutuhan bayi akan berubah seiring pertumbuhannya.
Yamatoya Sukusuku GL High Chair untuk Teman MPASI
Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Yamatoya Sukusuku GL High Chair with Table and Guard. Produk ini merupakan kursi makan bayi berbahan kayu yang dilengkapi meja dan guard.
Desainnya dapat digunakan sebagai area duduk bayi ketika makan, sementara meja yang tersedia memberikan ruang untuk meletakkan makanan dan perlengkapan MPASI.
Penggunaan material kayu juga memberikan tampilan yang lebih solid dan dapat menyatu dengan area makan di rumah. Namun, karena konstruksinya bukan tipe kursi makan yang ringkas, orang tua tetap perlu mempertimbangkan ruang penyimpanan dan mobilitasnya.
High chair umumnya mulai digunakan ketika bayi sudah memiliki kemampuan duduk dan kontrol kepala serta leher yang cukup baik. Waktu setiap bayi dapat berbeda.
High chair bukan satu-satunya perlengkapan yang wajib dimiliki. Namun, kursi makan dapat membantu menyediakan tempat yang lebih teratur bagi bayi ketika makan.
High chair kayu dapat digunakan selama konstruksinya stabil, memiliki sistem pengaman yang sesuai, dan digunakan berdasarkan ketentuan produsen.
Bersihkan sisa makanan setelah digunakan. Untuk bagian meja, gunakan kain atau lap yang sesuai dengan materialnya. Hindari membiarkan sisa makanan menempel terlalu lama.
Cari Produk Yang Lain?
Gendong Bayi Sambil Bawa Tas Selempang Bikin Pundak Sebelah Pegal? Ini Solusinya
Tempat Tidur Bayi Bisa Ayun Otomatis, Beneran Bantu Newborn Cepat Tidur?
Anak Mulai MPASI? Ini Panduan Pilih Kursi Makan Bayi yang Tepat