All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Urban Gadget Official
HOBI DAN MAINAN | PERLENGKAPAN OUTDOOR DAN TRAVELING

Mau Bawa Skuter Lipat ke KRL? Cek Ukuran Navee V25i Pro II

Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit

Selasa, 22 Sep 2026 12:04 WIB

Skuter listrik lipat kelihatannya praktis, sampai kamu benar-benar coba bawa masuk gerbong KRL jam sibuk atau naksir masuk lift kantor yang sempit. Ukuran lipat yang masih makan tempat sering jadi masalah nyata buat komuter harian, di luar urusan jarak tempuh atau kecepatan.

Navee V25i Pro II coba jawab masalah ini lewat sistem lipat yang disebut DoubleFlip, mekanisme lipat dua tahap yang diklaim bisa mengecilkan volume skuter sampai 66 persen dibanding kondisi terbuka.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Urban Gadget Official

Urban Gadget Official

NAVEE V25I PRO II Electric Scooter/Skuter Foldable/Scooter Electric For Adult

Rekomendit Rp10.500.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Tentang Navee V25i Pro II

Navee V25i Pro II adalah skuter listrik lipat yang dirancang untuk mobilitas perkotaan harian. Motor penggeraknya ada di roda belakang dengan daya maksimal 600 watt, mampu menanjak sampai kemiringan 15 persen dan menempuh jarak hingga 25 kilometer dalam sekali pengecasan penuh.

Ban yang dipakai berukuran 10 inci berjenis pneumatic atau berisi angin, dipadukan dengan suspensi fork di roda depan bertravel 28 milimeter. Kombinasi ini membantu meredam getaran saat melewati jalan berlubang atau permukaan tidak rata, situasi yang sering ditemui di jalan perkotaan Indonesia.

Keunggulan Navee V25i Pro II untuk Komuter Harian

  1. Desain Lipat DoubleFlip yang Benar-Benar Ringkas Berbeda dari skuter lipat kebanyakan yang cuma melipat batang kemudi ke bawah, sistem DoubleFlip pada Navee V25i Pro II melipat di dua titik, batang kemudi dan bagian tengah bodi. Hasilnya volume skuter setelah dilipat jauh lebih kecil, lebih mudah diselipkan di bawah kursi KRL, disimpan di bagasi motor, atau dibawa masuk lift tanpa memakan banyak ruang.
  2. Suspensi Depan yang Meredam Jalan Tidak Rata Suspensi fork 28 milimeter di roda depan membantu perjalanan tetap stabil saat melewati jalan berlubang, polisi tidur, atau paving blok yang permukaannya kurang mulus. Ini bikin pengalaman berkendara harian terasa lebih nyaman dibanding skuter tanpa suspensi.
  3. Tiga Mode Berkendara yang Fleksibel Ada mode Walking dengan kecepatan sekitar 6 km/jam untuk jalan santai berdampingan pejalan kaki, mode Drive di kecepatan menengah, dan mode Sport untuk kecepatan maksimal. Fleksibilitas ini membantu menyesuaikan kecepatan sesuai kondisi jalan dan keramaian di sekitar.
  4. Rem Ganda untuk Keamanan Berkendara Kombinasi rem drum di roda depan dan rem elektronik di roda belakang memberi pengereman yang lebih responsif, penting terutama saat melintas di jalur padat kendaraan lain atau pejalan kaki.
  5. Traction Control System untuk Stabilitas Sistem kontrol traksi membantu mengurangi selip roda belakang saat akselerasi, terutama berguna di permukaan jalan basah setelah hujan atau saat menanjak.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

  1. Bobot skuter ini sekitar 17 kilogram, cukup berat untuk diangkat naik turun tangga atau dibawa jalan jauh dalam kondisi terlipat. Kalau rute harianmu banyak melibatkan naik turun tangga tanpa eskalator atau lift, pertimbangkan faktor bobot ini sebelum membeli.
  2. Jarak tempuh maksimal 25 kilometer tergantung banyak faktor seperti bobot pengendara, mode yang dipakai, dan kondisi jalan. Kalau rute harianmu cukup jauh, sebaiknya hitung dulu kebutuhan jarak tempuh riil sebelum berekspektasi mencapai angka maksimal di spesifikasi.
  3. Regulasi penggunaan skuter listrik di jalan raya dan angkutan umum bisa berbeda antar daerah, jadi pastikan cek aturan setempat soal boleh tidaknya membawa skuter listrik ke dalam gerbong KRL atau angkutan umum lain sebelum mengandalkannya sebagai alat commuting utama.

Cocok untuk Siapa?

Skuter ini paling relevan buat komuter yang rute hariannya menggabungkan angkutan umum dengan jalan kaki jarak pendek, dan butuh alat lipat yang benar-benar kecil supaya nggak ribet dibawa masuk gerbong atau ruang terbatas lain.

Cocok juga untuk kamu yang tinggal di apartemen atau kos dengan ruang simpan terbatas, karena ukuran lipatnya yang ringkas lebih mudah diselipkan di sudut ruangan dibanding skuter dengan sistem lipat konvensional.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Skuter lipat biasa umumnya hanya melipat batang kemudi ke arah bodi utama. Sistem DoubleFlip melipat di dua titik, batang kemudi dan bagian tengah bodi, sehingga volume akhir setelah dilipat jauh lebih kecil dan lebih mudah dibawa ke ruang sempit seperti gerbong kereta atau lift.

 

Aturan ini berbeda-beda tergantung operator dan daerah, jadi sebaiknya cek langsung kebijakan resmi dari operator angkutan umum yang biasa kamu pakai. Beberapa moda transportasi punya syarat tertentu soal dimensi maksimal barang bawaan yang boleh masuk kabin.

 

Berdasarkan spesifikasi resmi, waktu pengisian daya penuh sekitar 4,5 jam menggunakan charger standar yang disertakan.

 

Suspensi fork depan dengan travel 28 milimeter cukup membantu meredam getaran di jalan berlubang ringan atau permukaan tidak rata seperti paving blok. Untuk jalan yang benar-benar rusak parah, tetap disarankan mengurangi kecepatan demi keamanan dan kenyamanan berkendara.

 

Fitur Traction Control System membantu mengurangi risiko selip roda belakang di permukaan basah, tapi tetap disarankan berkendara lebih pelan dan hati-hati saat kondisi jalan basah demi keamanan.

Deals

Loading ...