Kipas Angin Bladeless Boros Listrik? Ini Cara Hitung Pemakaiannya per Bulan
Syahdakummillah Chairunnisah - Rekomendit
Sabtu, 24 Oct 2026 11:08 WIB
Cuaca panas bikin kipas di kamar menyala hampir tanpa henti, dari sore sampai pagi. Lalu tagihan listrik datang dan kamu mulai curiga: apakah kipas tower tanpa baling-baling yang baru dibeli ternyata boros? Jawabannya bisa kamu hitung sendiri dalam dua menit, cukup dengan angka watt di label kipas dan kalkulator di ponsel. Artikel ini memakai KANAZAWA Bladeless Fan sebagai contoh kipas yang dibahas.
KANAZAWA Bladeless Fan
KANAZAWA Bladeless Fan adalah kipas angin tanpa baling-baling terbuka yang dilengkapi fungsi penjernih udara dan layar LED. Udara ditarik dari bagian bawah lalu dihembuskan lewat celah di bodinya. Daya listrik kipas jenis ini bisa berbeda per varian. Sebagai gambaran, salah satu kipas tower bladeless dari KANAZAWA mencantumkan daya 55 watt. Cek angka watt di label atau halaman produk unit yang kamu beli sebelum menghitung.
KANAZAWA
KANAZAWA Bladeless Fan Kipas Angin Penjernih Udara Layar Led Kipas Tanpa
Rp759.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Kipas Angin Bladeless Boros Listrik atau Tidak?
Kipas angin termasuk perangkat berdaya kecil di rumah. Beberapa kipas berdiri yang beredar mencantumkan daya di kisaran 45 sampai 90 watt, dan kipas tower bladeless umumnya berada di rentang yang mirip. Boros atau tidaknya sebuah kipas ditentukan oleh dua hal: angka watt dan lamanya menyala. Desain tanpa baling-baling tidak otomatis membuat kipas lebih hemat atau lebih boros. Angka watt di label yang menentukan.
Beda watt dan kWh
Watt adalah besarnya daya yang dipakai perangkat saat menyala. Kilowatt-jam atau kWh adalah jumlah energi yang terpakai dalam satu jam untuk setiap 1.000 watt. Tagihan listrik dihitung dari kWh, jadi kamu perlu mengubah watt menjadi kWh.
Cara Menghitung Pemakaian Listrik Kipas dalam 3 Langkah
- Cek watt di label kipas. Biasanya tertulis di stiker bagian bawah atau belakang, atau di buku panduan.
- Kalikan dengan lama pemakaian per hari, lalu bagi 1.000. Hasilnya adalah kWh per hari.
- Kalikan dengan 30 hari, lalu kalikan dengan tarif per kWh. Tarif bisa kamu lihat di struk token, aplikasi, atau tagihan listrik rumahmu.
Kipas berdiri dan kipas tower umumnya berada di kisaran puluhan watt. Beberapa model yang beredar mencantumkan sekitar 45 sampai 90 watt. Cek label di unitmu untuk angka pastinya.
Watt adalah besar daya saat perangkat menyala. kWh adalah jumlah energi yang terpakai, dihitung dari watt dikali jam lalu dibagi 1.000. Tagihan listrik dihitung dalam kWh.
Sekitar 0,44 kWh per hari atau 13,2 kWh per bulan. Kalikan angka itu dengan tarif per kWh di tagihanmu untuk mengetahui biayanya.
Umumnya aman selama kabel dan colokan dalam kondisi baik dan kipas berada di permukaan rata yang tidak tertutup benda. Pakai timer supaya kipas mati sendiri setelah kamu tertidur dan pemakaian listrik lebih terkendali.
Cari Produk Yang Lain?
Kipas Plus Penjernih Udara, Beneran Bisa Gantikan Air Purifier? Ini Faktanya
Alergi Kambuh? Kipas Bladeless dengan Layar Debu yang Bisa Dilap Ini Bisa Jadi Solusinya
Kipas Ini Bisa Pindah dari Teras ke Meja, Solusi Adem Buat Acara Outdoor?
Cosmos 16-SDB vs Philips ACP620 Stand Fan Mana yang Lebih Bisa Diandalkan Seharian?
Tagihan Listrik Takut Naik? Kipas 35 Watt Ini Bisa Jadi Solusi yang Lebih Hemat