Kacamata Ini Bisa Motret Tanpa Pegang HP, Beneran Praktis atau Gimmick?
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Jumat, 28 Aug 2026 06:04 WIB
Momen bagus sering lewat begitu saja karena harus keluarin HP dulu, buka kamera, baru bisa motret. Belum lagi kalau tangan lagi penuh bawaan atau sedang naik sepeda. Kacamata dengan kamera dan asisten AI terintegrasi coba menjawab masalah ini dengan cara yang lebih praktis.
Tentang Kacamata AI dengan Kamera Terintegrasi
Kacamata pintar ini dirancang menyerupai kacamata konvensional, tapi menyimpan kamera 12MP dengan sensor Sony IMX681 di bagian bingkai depan. Kamera ini mampu merekam video beresolusi 2K pada 30fps dan dilengkapi electronic image stabilization untuk menjaga hasil tetap stabil meski dipakai bergerak.
Mitimes Official Store
Kacamata Pintar Xiaomi AI Glasses dengan Kamera & Percakapan Suara Kacamata Cerdas Kamera Fotografi Voice Chat
Rp7.000.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Bobotnya hanya 40 gram, cukup ringan untuk dipakai seharian tanpa terasa membebani hidung atau telinga seperti kacamata tebal pada umumnya. Frame-nya memakai material nilon ringan dengan engsel dari paduan titanium, memberi kesan premium sekaligus tetap fleksibel.
Keunggulan Kacamata AI dengan Kamera Terintegrasi
- Pengambilan gambar tanpa pegang HP. Kamera bisa diaktifkan lewat perintah suara ke asisten AI atau tombol fisik di bagian pelipis, cocok untuk momen yang butuh gerakan cepat seperti naik sepeda, masak, atau menggendong anak.
- Rekam video sudut pandang pertama. Fitur first-person view memungkinkan hasil rekaman terlihat seperti dari mata penggunanya sendiri, berguna untuk konten aktivitas outdoor atau dokumentasi kegiatan harian tanpa perlu alat tambahan seperti gimbal.
- Lima mikrofon untuk kualitas audio jernih. Sistem mikrofon dengan teknologi konduksi tulang membantu menangkap suara lebih jelas saat dipakai untuk panggilan video atau merekam audio di lingkungan yang cukup ramai.
- Lensa electrochromic yang bisa disesuaikan. Tingkat kegelapan lensa bisa diubah lewat gerakan dua jari, memberi fleksibilitas antara kebutuhan indoor dan outdoor tanpa harus ganti kacamata.
- Baterai tahan hingga 8 jam lebih. Kapasitas baterai yang cukup besar untuk ukuran kacamata pintar membuatnya bisa dipakai seharian penuh tanpa perlu bolak-balik cas di tengah aktivitas.
- Lampu indikator privasi. Saat kamera aktif merekam, lampu oranye akan menyala sebagai penanda visual, memberi transparansi ke orang di sekitar bahwa sedang ada perekaman berlangsung.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Fitur kamera dan AI pada kacamata ini bergantung pada konektivitas ke smartphone dan ekosistem aplikasi pendukung, jadi pengalaman penggunaan bisa berbeda tergantung perangkat yang dipakai untuk sinkronisasi.
Karena kamera terpasang permanen di bingkai, penggunanya perlu terbiasa dengan lampu indikator privasi yang menyala saat merekam, terutama saat berada di ruang publik atau situasi yang membutuhkan kehati-hatian ekstra soal privasi orang lain.
Untuk pengguna dengan minus mata, tersedia opsi lensa resep, tapi ketersediaan dan proses pemasangan lensa custom di Indonesia perlu dicek langsung ke penyedia resmi sebelum membeli.
Cocok untuk Siapa?
Kacamata ini paling relevan untuk kamu yang aktif membuat konten dari sudut pandang pertama, seperti vlog aktivitas harian, review produk sambil tangan sibuk, atau dokumentasi perjalanan tanpa perlu pegang kamera terus menerus.
Cocok juga untuk kamu yang sering butuh tangan bebas saat beraktivitas tapi tetap ingin bisa mengabadikan momen dengan cepat, seperti saat olahraga, memasak, atau momen spontan bersama keluarga.
Kamera di bingkai kacamata bisa diaktifkan lewat perintah suara ke asisten AI atau tombol fisik di pelipis. Setelah aktif, kacamata bisa merekam video, mengambil foto, atau melakukan live streaming langsung dari sudut pandang penggunanya.
Perangkat ini dilengkapi lampu indikator oranye yang menyala saat kamera sedang aktif merekam, sebagai penanda visual ke orang di sekitar. Tetap disarankan menggunakan perangkat ini dengan etika yang wajar, terutama di ruang privat orang lain.
Berdasarkan spesifikasi resmi, baterai berkapasitas 263mAh pada kacamata ini bisa bertahan hingga sekitar 8 jam 36 menit dalam pemakaian normal, cukup untuk aktivitas seharian penuh tanpa perlu isi ulang di tengah jalan.
Tersedia opsi lensa resep untuk pengguna yang butuh koreksi minus, selain pilihan lensa electrochromic dan lensa berwarna standar. Ketersediaan dan proses pemasangan lensa custom sebaiknya dicek langsung ke penyedia resmi di Indonesia.
Kacamata berbasis audio Bluetooth fokus pada fungsi headset untuk mendengarkan musik atau menerima panggilan tanpa earphone. Kacamata AI dengan kamera menambahkan fungsi visual berupa pengambilan foto dan video hands-free, menjadikannya lebih multifungsi untuk kebutuhan dokumentasi.