All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images/Onfokus
HOME & LIVING | ELEKTRONIK RUMAH TANGGA

CCTV Wireless Ini Bisa Isi Daya Sendiri Pakai Matahari, Gimmick atau Worth It?

Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit

Jumat, 15 May 2026 22:33 WIB

Rumah kosong pas ditinggal kerja atau mudik panjang memang bikin was-was. Apalagi kalau paket sering ditaruh di depan rumah, kendaraan parkir di luar, atau area rumah cukup sepi saat malam. Banyak orang akhirnya pasang CCTV, tapi sering terkendala kabel ribet, harus sering charging, atau malah kena biaya langganan cloud tiap bulan.


Nah, di sinilah eufy S220 Solar SoloCam mulai menarik perhatian. Kamera outdoor ini menawarkan konsep "pasang lalu tinggal", karena sudah dibekali panel surya bawaan, baterai internal, serta penyimpanan lokal tanpa subscription tambahan. Dengan harga sekitar Rp1 jutaan, apakah performanya benar-benar sepraktis itu?

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Getty Images/Onfokus

Eufy

eufy S220 Solar SoloCam

Rekomendit Rp1.099.000 di Shopee

“harga saat kami review”

Keunggulan eufy S220 Solar SoloCam

1. Benar-benar wireless dan praktis dipasang
Salah satu nilai jual terbesar produk ini ada di instalasinya. Karena tidak perlu kabel power permanen, kamera bisa dipasang di area pagar, garasi, teras, hingga taman belakang tanpa repot tarik kabel.


Ukuran kameranya juga cukup compact, jadi tampilannya tidak terlalu mencolok. Banyak reviewer menyebut proses pemasangannya sangat cepat bahkan hanya perlu beberapa menit saja.


Buat rumah minimalis modern, desain seperti ini terasa lebih clean dibanding CCTV konvensional.

2. Panel surya built-in bikin lebih hemat tenaga


Biasanya kamera solar membutuhkan panel tambahan yang dipasang terpisah. Tapi pada eufy S220, panel surya sudah menyatu langsung di bodi kamera.
Secara teori, ini membuat pengguna tidak perlu rutin charging manual. Dalam banyak pengujian, baterainya memang relatif stabil selama area pemasangan mendapat cukup sinar matahari.


Ini cocok buat:

  • Rumah dengan area outdoor terbuka
  • Pengguna yang tidak mau repot maintenance
  • Orang tua yang ingin sistem keamanan simpel

3. Resolusi 2K cukup tajam untuk identifikasi


Untuk kelas harga Rp1 jutaan, kualitas video 2K dari kamera ini termasuk bagus. Detail wajah, kendaraan, atau aktivitas di depan rumah masih terlihat cukup jelas saat siang hari.


Night vision-nya juga cukup solid karena memakai infrared LED dan aperture f/1.6 untuk membantu pencahayaan malam.


Meski belum sampai level CCTV premium 4K, hasil rekamannya sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan monitoring rumah harian.

4. Tidak ada biaya subscription bulanan


Ini salah satu alasan banyak orang mulai melirik eufy.


Berbeda dengan beberapa brand smart camera lain yang mengunci fitur penting di balik subscription cloud, eufy S220 tetap bisa dipakai penuh tanpa biaya bulanan tambahan. Rekaman disimpan secara lokal di perangkat.


Buat jangka panjang, ini jelas lebih hemat.

5. AI human detection cukup membantu


Kamera ini bisa membedakan gerakan manusia dengan objek lain seperti daun atau bayangan. Jadi notifikasi palsu bisa lebih minim dibanding motion detection biasa.


Fitur ini penting kalau kamera dipasang di area luar rumah yang sering terkena angin atau lalu lalang kendaraan.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

1. Penyimpanan internal terbatas


eufy S220 memakai storage internal 8GB dan tidak mendukung microSD tambahan langsung di kameranya. Kalau aktivitas di area rumah cukup ramai, rekaman bisa cepat penuh. Solusinya adalah menambahkan HomeBase 3, tapi tentu perlu biaya tambahan lagi.

2. Masih memakai Wi-Fi 2.4GHz
Kamera ini belum mendukung jaringan 5GHz. Kalau rumah punya koneksi Wi-Fi dual band modern, pengguna perlu memastikan jaringan 2.4GHz tetap aktif agar kamera bisa terkoneksi stabil.


3. Performa solar bisa tergantung lokasi pemasangan


Walau konsep solar charging sangat menarik, beberapa pengguna di Reddit mengeluhkan pengisian daya kurang optimal saat cuaca mendung berkepanjangan atau area pemasangan minim matahari.


Artinya, posisi pemasangan benar-benar penting. Kalau area terlalu teduh, kemungkinan tetap perlu charging manual sesekali.

Cocok untuk Siapa?

eufy S220 Solar SoloCam cocok untuk:

  • Pemilik rumah yang ingin CCTV simpel tanpa kabel
  • Pengguna yang tidak mau bayar subscription bulanan
  • Rumah dengan area outdoor terkena matahari cukup
  • Pengguna pemula smart home
  • Monitoring garasi, pagar, teras, atau halaman belakang

Tapi kalau kamu butuh:

  • rekaman 24 jam nonstop,
  • kapasitas storage besar,
    atau sistem keamanan profesional multi-kamera intensif,

mungkin perlu mempertimbangkan setup CCTV wired atau seri eufy yang lebih tinggi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

 

Tidak selalu. Kamera ini memakai panel surya built-in dan dalam kondisi ideal cukup mendapat sekitar 3 jam sinar matahari per hari untuk tetap aktif. Namun jika area pemasangan minim matahari, charging manual mungkin tetap diperlukan sesekali.

 

Tidak. Salah satu keunggulan utama produk ini adalah penyimpanan lokal dan fitur AI bawaan tanpa subscription tambahan.

 

Cukup bagus untuk kelas harga Rp1 jutaan. Kamera memakai infrared night vision dan aperture f/1.6 agar hasil rekaman malam tetap jelas.

 

Bisa. Kamera ini dapat berjalan secara standalone tanpa HomeBase tambahan. Namun jika memakai HomeBase 3, pengguna bisa mendapat fitur ekstra seperti facial recognition dan storage lebih besar