Satu Laptop Empat Mode, Apakah Layar Sentuh 360 Derajat Ini Beneran Kepake?
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Jumat, 21 Aug 2026 11:04 WIB
Kuliah butuh laptop buat ngetik cepat, tapi pas nonton video referensi di kereta rasanya pengen mode tablet aja biar nggak ribet. Kalau kamu sering ganti ganti kebutuhan kayak gini, laptop dengan engsel 360 derajat mungkin lebih masuk akal dibanding laptop biasa.
Tentang Laptop 2 in 1 Layar Sentuh Ini
Laptop ini mengusung desain convertible dengan engsel yang bisa diputar penuh 360 derajat, memungkinkan empat mode pemakaian, mode laptop untuk mengetik seperti biasa, mode stand untuk presentasi atau nonton, mode tent untuk berbagi layar, dan mode tablet penuh untuk interaksi sentuh langsung.
HP
Laptop HP Pavilion x360 2 in 1 - OmniBook 5 Flip [NEW] Intel Core Ultra 5 Intel Graphics 16GB RAM 512GB SSD Touchscreen Silver Windows
Rp20.600.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Dapur pacunya ditenagai prosesor Intel Core Ultra 5 generasi terbaru dengan Intel AI Boost, NPU yang membantu mempercepat tugas berbasis AI seperti pengeditan foto otomatis atau fitur asisten di Windows 11. RAM 16GB dan penyimpanan SSD 512GB memberi ruang gerak yang cukup lega untuk multitasking harian.
Keunggulan Laptop 2 in 1 Layar Sentuh Ini
- Layar 2K OLED yang tajam dan responsif terhadap sentuhan. Panel OLED 14 inci dengan resolusi 2K menghasilkan warna yang lebih pekat dibanding panel IPS biasa, sementara fitur touchscreen memudahkan navigasi cepat tanpa harus selalu pakai trackpad atau mouse.
- Empat mode pemakaian dalam satu perangkat. Kamu bisa mengetik tugas di mode laptop, lalu langsung putar ke mode tent saat presentasi kelompok, tanpa perlu bawa perangkat tambahan. Fleksibilitas ini yang bikin laptop convertible relevan buat mahasiswa dan pekerja hybrid.
- NPU untuk performa AI yang lebih efisien. Dengan Intel AI Boost, tugas tugas seperti transkripsi otomatis, penajaman gambar, atau fitur Copilot di Windows bisa berjalan lebih ringan tanpa terlalu membebani prosesor utama.
- Baterai yang diklaim tahan seharian penuh. Berdasarkan spesifikasi resmi, varian layar OLED pada lini ini diklaim bisa bertahan hingga puluhan jam dalam skenario pemakaian ringan, cukup untuk seharian kuliah atau kerja tanpa harus selalu dekat colokan.
- Bodi ringkas untuk mobilitas tinggi. Ukuran layar 14 inci membuat laptop ini tetap ringkas dibawa di dalam tas ransel harian, cocok buat kamu yang sering berpindah tempat dari kelas ke perpustakaan atau dari rumah ke coworking space.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Grafis bawaannya mengandalkan Intel Graphics terintegrasi, jadi laptop ini lebih cocok untuk kebutuhan produktivitas, browsing, dan hiburan ringan, bukan untuk gaming berat atau rendering video berskala besar.
Mode tablet pada laptop convertible cenderung lebih tebal dan berat dibanding tablet dedicated, jadi kalau kebutuhan utamamu memang untuk menggambar digital intensif, tablet grafis terpisah mungkin masih lebih nyaman.
Layar OLED memang tajam untuk konten dan hiburan, tapi beberapa pengguna dengan kebutuhan warna sangat presisi untuk pekerjaan desain profesional tetap disarankan mengecek kalibrasi warna sebelum penggunaan intensif.
Cocok untuk Siapa?
Laptop ini paling pas buat mahasiswa yang butuh satu perangkat serbaguna untuk mencatat, presentasi, dan hiburan ringan. Cocok juga untuk pekerja hybrid yang sering berpindah antara meeting online dan kerja dokumen, karena mode stand dan tent memudahkan berbagai skenario kerja tanpa perangkat tambahan.
Kalau kamu suka mencoret catatan digital atau sekadar ingin pengalaman sentuh langsung di layar, fleksibilitas mode tablet pada laptop ini jadi nilai tambah dibanding laptop clamshell konvensional.
Laptop convertible punya engsel yang bisa diputar 360 derajat tanpa melepas bagian keyboard, sehingga tetap satu kesatuan di semua mode. Laptop detachable justru punya keyboard yang bisa dilepas total sehingga bagian layarnya berfungsi sebagai tablet mandiri.
Cocok untuk multitasking harian seperti membuka banyak tab browser, aplikasi produktivitas, dan video call sekaligus. Untuk render video berat atau software desain 3D profesional, performa grafis terintegrasi masih terbatas dibanding laptop dengan GPU diskrit.
Layar OLED touchscreen pada lini ini mendukung interaksi sentuh dasar dan navigasi. Untuk menulis presisi dengan stylus aktif, pastikan mengecek dukungan pen digital sesuai varian yang dibeli karena tidak semua model menyertakan stylus dalam paket.
Berdasarkan spesifikasi resmi, varian dengan layar OLED pada lini ini diklaim bisa bertahan hingga puluhan jam dalam skenario pemakaian ringan seperti browsing dan mengetik dokumen, meski durasi aktual bisa lebih pendek tergantung kecerahan layar dan aplikasi yang berjalan.
Bisa. Lini laptop ini mendukung koneksi ke monitor eksternal melalui port HDMI dan USB-C, memungkinkan perluasan area kerja saat digunakan di meja atau ruang kerja tetap.