JBL Spinner BT: Turntable Bluetooth Pertama JBL, Beneran Worth It untuk Vinyl Lover?
Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit
Senin, 22 Jun 2026 19:24 WIB
Siapa bilang menikmati vinyl itu harus ribet? Biasanya, setup turntable standar itu identik dengan kabel yang nyebar ke mana-mana, phono preamp eksternal, dan speaker khusus yang harus nyambung lewat RCA. Tapi JBL datang dengan pendekatan yang berbeda lewat Spinner BT, turntable pertama mereka yang hadir dengan konektivitas Bluetooth built-in.
Kalau kamu punya koleksi piringan hitam yang sudah lama berdebu di rak dan ingin kembali merawatnya, atau justru baru mau mulai menyelami dunia vinyl, Spinner BT bisa jadi titik masuk yang menarik untuk dipertimbangkan.
JBL
JBL Spinner BT Bluetooth Turntable Vinyl Player with AptX-HD
Rp8.400.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Desain dan Build Quality
Kesan pertama saat melihat JBL Spinner BT: ini bukan turntable biasa. Desainnya terinspirasi dari era keemasan audio JBL di tahun 1970-an, tapi dikemas ulang dengan sentuhan modern yang segar. Hadir dalam dua pilihan warna, yakni hitam dengan aksen merah dan hitam dengan aksen gold, keduanya terasa premium dan cocok jadi centerpiece di ruang tamu atau sudut setup audio kamu.
Materialnya terdiri dari kombinasi MDF dengan lapisan vinyl, tonearm aluminium berkualitas tinggi, dan plat aluminium yang digerakkan oleh belt drive dengan sensor optik. Untuk segmen entry hingga mid-range, kombinasi material ini terasa solid dan tidak murahan.
Kaki turntable bisa disesuaikan ketinggiannya, dan ada dua tombol fisik untuk memilih kecepatan 33⅓ rpm (untuk album LP) dan 45 rpm (untuk single dan EP). Tombol tersebut dilengkapi lampu indikator putih yang memudahkan kamu memantau status pemutaran tanpa harus membungkuk.
Fitur Unggulan
1. Bluetooth 5.2 dengan aptX HD Ini fitur utama yang membuat Spinner BT berbeda dari turntable konvensional. Dengan Bluetooth 5.2 dan dukungan codec aptX HD, kamu bisa streaming musik vinyl langsung ke speaker Bluetooth, soundbar, atau headphone wireless tanpa kabel sama sekali. Codec aptX HD memungkinkan transmisi audio hingga 576kbps, mendekati kualitas setara CD.
2. Built-in Phono Preamp Spinner BT sudah dilengkapi phono preamp internal, jadi kamu tidak perlu membeli preamp terpisah untuk menghubungkannya ke speaker aktif atau amplifier. Ada switch di bagian belakang untuk beralih antara output phono dan line, sehingga fleksibel digunakan dengan berbagai setup.
3. Moving Magnet Cartridge Sudah Terpasang Berbeda dari banyak turntable entry-level yang butuh pemasangan cartridge tersendiri, Spinner BT sudah hadir dengan cartridge moving magnet yang telah terpasang dan disejajarkan dari pabrik. Kamu bisa langsung putar vinyl begitu turntable keluar dari box.
4. Auto-Stop Ada fitur auto-stop yang bisa diaktifkan atau dinonaktifkan dari switch di belakang. Saat aktif, plat akan berputar otomatis ketika tonearm diarahkan ke posisi awal, dan berhenti saat tonearm mencapai akhir sisi piringan. Praktis, terutama untuk kamu yang sering lupa mematikan turntable.
5. Tiga Opsi Koneksi Selain Bluetooth, Spinner BT juga memiliki output RCA untuk koneksi kabel ke receiver atau speaker aktif, serta bisa digunakan langsung dengan phono preamp eksternal untuk mereka yang ingin upgrade kualitas audio di masa depan.
Kualitas Suara
Secara keseluruhan, pengalaman mendengarkan dari JBL Spinner BT cukup memuaskan untuk segmennya. Melalui koneksi kabel ke amplifier, Spinner BT menghadirkan suara yang seimbang, dinamis, dan detail. Karakter khas vinyl yang warm dan organik masih sangat terasa, terutama pada pressing berkualitas tinggi.
Melalui Bluetooth dengan aptX HD ke speaker yang mendukung codec tersebut, perbedaan kualitas dibanding koneksi kabel memang ada, namun tidak sebesar yang kamu khawatirkan. Suasana dan essensi vinyl tetap terjaga dengan baik. Untuk mendengarkan kasual, bahkan mendengarkan malam hari lewat headphone wireless, pengalaman ini sangat satisfying.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Spinner BT tidak memiliki output headphone 3.5mm secara langsung, jadi untuk mendengarkan via headphone kamu tetap perlu koneksi Bluetooth atau melewati preamp/amplifier terlebih dahulu. Selain itu, cartridge bawaan sudah cukup baik untuk pemula, tapi audiofil serius mungkin ingin menggantinya dengan cartridge aftermarket yang lebih premium di kemudian hari. Headshell yang bisa dilepas memudahkan upgrade tersebut.
Spinner BT juga tidak memiliki tutup pelindung (dust cover) bawaan, jadi pertimbangkan untuk menyimpan atau menutupinya saat tidak digunakan agar piringan dan tonearm terlindungi dari debu.
Tidak. Spinner BT adalah turntable tanpa speaker bawaan, sehingga membutuhkan speaker aktif, soundbar, headphone Bluetooth, atau rangkaian amplifier dan speaker pasif untuk menghasilkan suara. Ini adalah karakteristik umum turntable pada umumnya.
Spinner BT kompatibel dengan semua perangkat Bluetooth standar. Namun untuk menikmati kualitas aptX HD secara penuh, speaker atau headphone penerima juga harus mendukung codec aptX HD. Tanpa itu, transmisi tetap berjalan namun menggunakan codec standar.
Spinner BT mendukung dua kecepatan standar: 33⅓ rpm untuk album LP biasa dan 45 rpm untuk format single dan EP. Pergantian kecepatan dilakukan secara elektronik hanya dengan menekan tombol, tidak perlu memindahkan belt secara manual.
Ya, headshell pada Spinner BT dapat dilepas dan diganti. Kamu bisa memasang cartridge aftermarket yang kompatibel dengan headshell standar untuk meningkatkan kualitas audio sesuai kebutuhan.
Cari Produk Yang Lain?
JBL EON712, Speaker PA 1300W Cocok Buat Event, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Rekomendasi Speaker Portable yang Cocok Digunakan di Ragam Aktivitas
Speaker Party Portable Biar Momen Kumpul Ramadan Lebih Seru dengan JBL PartyBox Encore
Speaker yang Bikin Musik Terasa Hidup di Rumah! Kenalan dengan JBL Authentics 200
Dengerin Musik Pakai Kacamata? JBL Soundgear Frames Open Wireless Bluetooth!