Mau Beli Recorder buat Tahun Ajaran Baru? Kenali Dulu 3 Jenisnya
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Selasa, 21 Jul 2026 11:08 WIB
Musim tahun ajaran baru biasanya bikin daftar belanja perlengkapan sekolah anak makin panjang, termasuk alat musik tiup buat pelajaran seni budaya. Masalahnya, nggak semua orang tua tahu kalau recorder itu ada beberapa jenis, dan salah pilih bisa bikin anak kesulitan mengikuti pelajaran karena fingering atau nada dasarnya beda dari yang diajarkan di kelas.
Buat bantu kamu nggak salah beli, Tim Rekomendit rangkum tiga alat tiup dari Yamaha yang biasa dipakai di lingkungan sekolah, lengkap dengan fungsi dan levelnya masing-masing.
1. Yamaha YRA-27III, Recorder Alto untuk Level Lanjutan
Kalau anak sudah cukup mahir dengan recorder soprano dasar dan mulai ikut ansambel atau kegiatan ekstrakurikuler musik yang lebih serius, recorder alto jadi langkah lanjutan yang wajar. YRA-27III punya karakter suara yang lebih hangat dan penuh dibanding soprano, karena registrasi nadanya memang lebih rendah.
Sistem fingering Jerman pada model ini memudahkan transisi dari recorder soprano yang biasanya juga pakai sistem sama, jadi anak nggak perlu belajar pola jari dari nol lagi. Badan tiga bagian dari resin ABS bikin recorder ini tahan lama meski sering dibongkar pasang untuk dibersihkan.
2. Yamaha YRF-21, Fife untuk Variasi Alat Tiup
Berbeda dari dua recorder lainnya di daftar ini, YRF-21 sebenarnya adalah fife, alat tiup samping yang cara memainkannya lebih mirip suling transversal dibanding recorder vertikal biasa. Alat ini sering dipakai untuk memperkenalkan variasi teknik tiup yang berbeda, terutama di kegiatan yang melibatkan formasi musik seperti drum-fife atau pertunjukan sekolah bertema.
Karena teknik memainkannya berbeda dari recorder standar, penting untuk memastikan kebutuhan anak memang mengarah ke fife, bukan recorder biasa, sebelum membeli. Kalau ragu, cek dulu instruksi dari guru musik atau kurikulum sekolah.
Yamaha
Yamaha Recorder YRS-20GB/YRS20GB/YRS 20 GB - Biru
Rp59.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
3. Yamaha YRS-20GB, Soprano Recorder untuk Pemula
Ini dia titik awal yang paling umum buat anak yang baru mulai belajar alat musik tiup di sekolah dasar. YRS-20GB masuk dalam seri 20 milik Yamaha yang didesain khusus untuk pemula, dengan warna transparan biru yang menarik perhatian anak-anak sekaligus tetap fungsional.
Sistem fingering Jerman-nya jadi standar yang paling umum diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia, jadi kalau anak baru pertama kali pegang recorder, model ini biasanya jadi rekomendasi paling aman dan sesuai kurikulum.
Untuk pemula, recorder soprano seperti YRS-20GB biasanya jadi pilihan standar karena ukurannya pas untuk tangan anak dan sistem fingering-nya paling umum diajarkan di sekolah dasar Indonesia.
Fife dimainkan dengan cara ditiup dari samping seperti suling transversal, sementara recorder ditiup vertikal dari ujung atas. Teknik embouchure dan pola jari keduanya berbeda, jadi fife bukan pengganti langsung recorder, melainkan alat tiup dengan karakter dan kegunaan yang berbeda.
Biasanya setelah anak sudah cukup lancar dengan recorder soprano dan mulai ikut kegiatan ansambel musik yang butuh variasi suara lebih rendah. Tidak ada patokan usia pasti, tergantung tingkat kemampuan dan kebutuhan kurikulum di sekolah masing-masing.
Aman. Resin ABS yang dipakai Yamaha bebas dari bahan berbahaya seperti timbal dan ester ftalat, serta sudah memenuhi standar keamanan internasional termasuk regulasi Jepang, Uni Eropa, dan Amerika Utara.
Perlu dibersihkan secara rutin, terutama bagian dalam yang sering terkena air liur saat ditiup. Bongkar pasang bagian recorder setelah dipakai, keringkan, dan simpan di tempat yang tidak lembap supaya alat tetap awet dan higienis untuk dipakai jangka panjang.