Satu Layar Setara Dua Monitor 4K, Beneran Worth It buat Setup Gaming Kamu?
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Jumat, 24 Jul 2026 21:03 WIB
Pernah kepikiran nggak, kenapa banyak gamer profesional dan streamer sekarang pakai monitor yang ukurannya jauh lebih lebar dari layar biasa? Alasannya bukan sekadar gaya-gayaan, monitor super ultrawide punya alasan teknis yang cukup masuk akal buat kebutuhan gaming dan multitasking sekaligus.
Salah satu monitor yang masuk kategori ini adalah Samsung Odyssey Neo G9 57 inci, yang diklaim setara dua layar 4K disatukan tanpa bezel di tengahnya.
SAMSUNG
SAMSUNG 57" S57CG952 Odyssey Neo G9 Dual UHD 240Hz Curved Gaming Monitor / Monitor 57 inch
Rp30.300.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Tentang Samsung Odyssey Neo G9 57 Inci
Samsung Odyssey Neo G9 adalah monitor gaming curved dengan ukuran layar 57 inci dan resolusi Dual UHD 7680x2160, yang secara praktis setara dengan dua monitor 4K 32 inci disandingkan dalam satu panel tanpa sambungan bezel. Layarnya memakai teknologi Quantum Mini-LED dengan kelengkungan 1000R untuk menutupi lebih banyak sudut pandang mata.
Monitor ini menyasar segmen gamer dan profesional yang butuh ruang kerja layar sangat lebar, baik untuk gaming immersive maupun multitasking beberapa aplikasi sekaligus tanpa harus pakai dua monitor terpisah.
Keunggulan Samsung Odyssey Neo G9 57 Inci
1. Resolusi Setara Dua Layar 4K Tanpa Bezel Resolusi Dual UHD 7680x2160 membuat kamu bisa membuka banyak jendela aplikasi berdampingan dalam resolusi tajam, tanpa terganggu garis bezel di tengah seperti kalau pakai dua monitor terpisah. Untuk gaming, ini juga berarti field of view yang jauh lebih luas dibanding monitor standar.
2. Refresh Rate 240Hz untuk Gaming Kompetitif Kombinasi refresh rate 240Hz dan response time 1ms GtG bikin gerakan cepat di game FPS atau racing terasa mulus tanpa motion blur berlebihan. Dukungan AMD FreeSync Premium Pro juga membantu mengurangi tearing saat frame rate berfluktuasi.
3. Quantum Mini-LED dengan 2.392 Zona Local Dimming Teknologi mini LED dengan ribuan zona local dimming menghasilkan kontras yang lebih dalam, dari bayangan gelap sampai highlight terang, dibanding panel LED konvensional. Ini penting buat game dengan pencahayaan dinamis seperti horor atau open world malam hari.
4. Kelengkungan 1000R untuk Pengalaman Imersif Kelengkungan 1000R termasuk yang paling melengkung di kelas monitor gaming, dirancang untuk mengikuti bentuk alami lengkung mata manusia. Semakin lebar layarnya, kelengkungan tajam ini membantu menjaga seluruh bagian layar tetap nyaman dilihat tanpa distorsi di sudut.
5. Konektivitas Modern DisplayPort 2.1 Port DisplayPort 2.1 mendukung bandwidth lebih besar yang dibutuhkan untuk menjalankan resolusi Dual UHD di refresh rate 240Hz secara penuh. Ini jadi pertimbangan penting karena tidak semua kartu grafis dan kabel mendukung standar ini.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Sebelum memutuskan, ada beberapa catatan penting:
- Untuk memaksimalkan resolusi Dual UHD di refresh rate 240Hz penuh, kartu grafis yang dipakai harus mendukung DisplayPort 2.1 dengan bandwidth tinggi.
- Ukuran 57 inci membutuhkan meja yang cukup luas dan jarak pandang yang pas agar seluruh layar bisa terlihat nyaman.
- Monitor sebesar ini kurang praktis kalau kebutuhan utamanya cuma untuk kerja dokumen ringan atau browsing sehari-hari.
- Harga monitor di kelas super ultrawide umumnya jauh lebih tinggi dibanding monitor gaming standar, jadi pastikan kebutuhanmu memang sampai di titik ini.
Cocok untuk Siapa?
- Gamer kompetitif dan sim racer yang mengutamakan field of view luas dan refresh rate tinggi
- Konten kreator atau profesional yang butuh ruang multitasking layar lebar tanpa bezel
- Pengguna yang ingin menggabungkan setup dua monitor jadi satu layar tunggal
Monitor ultrawide biasa biasanya berukuran 34 sampai 49 inci dengan rasio 21:9, sementara monitor super ultrawide seperti Odyssey Neo G9 punya rasio 32:9 dan resolusi setara dua layar 4K disandingkan, memberi ruang layar dan field of view yang jauh lebih luas.
Untuk memaksimalkan resolusi Dual UHD di 240Hz, dibutuhkan kartu grafis kelas atas dengan dukungan DisplayPort 2.1 bandwidth tinggi. Kartu grafis kelas menengah masih bisa dipakai, tapi biasanya refresh rate atau resolusi perlu diturunkan agar tetap lancar.
Bisa, karena resolusinya memang dirancang setara dua layar 4K 32 inci disatukan tanpa bezel. Banyak pengguna profesional memakainya untuk multitasking beberapa jendela aplikasi berdampingan seperti biasa memakai dua monitor terpisah.
Semakin lebar sebuah layar, semakin besar risiko distorsi di sudut kalau layarnya datar. Kelengkungan 1000R membantu menjaga jarak pandang mata ke seluruh bagian layar tetap konsisten, sehingga sudut kiri dan kanan tidak terasa lebih jauh dari bagian tengah.
Cari Produk Yang Lain?
Rapat atau Kelas Masih Ribet Ganti Layar? Kenalan dengan Papan Tulis Digital 75 Inci Ini
Advan AIO Force One Ryzen 5 5500U, PC di Bawah 10 Juta, Beneran Kencang?
Upgrade Setup Gaming? Ini Perbedaan 3 Monitor 24 Inch yang Perlu Kamu Tahu
Upgrade HP Tanpa Ragu, Pilihan Smartphone yang Kencang, Pintar, dan Siap Dipakai Harian!