Cincin dari Moissanite Lore Jewellery, Alternatif Berlian yang Bersertifikat GRA
Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit
Jumat, 26 Jun 2026 15:16 WIB
Pernah dengar soal moissanite tapi belum yakin apa bedanya dengan berlian? Atau sudah tahu, tapi bingung pilih yang mana dari sekian banyak pilihan di pasaran? Lore Jewellery adalah nama yang sering disebut sebagai pelopor moissanite di Indonesia, dan dua cincin dari koleksinya ini mewakilkan dua arah desain yang paling populer: round cut klasik dan oval yang modern.
Panduan ini akan bantu kamu memahami perbedaan keduanya sebelum memutuskan.
Apa Itu Moissanite dan Kenapa Ini Penting?
Sebelum masuk ke perbandingan produk, penting untuk tahu apa yang membedakan moissanite dari berlian dan batu sintetis murah lainnya. Moissanite adalah batu permata yang pertama kali ditemukan di meteor pada 1893 oleh Henri Moissan. Karena sangat langka di alam, moissanite saat ini diproduksi di laboratorium.
Secara material, moissanite memiliki kekerasan 9.25 pada skala Mohs (berlian 10), artinya lebih keras dari safir dan rubi. Tingkat kilauannya (fire) lebih tinggi dari berlian karena indeks refraksinya berbeda, menghasilkan pantulan cahaya pelangi yang lebih intens. Lore Jewellery menggunakan moissanite grade D (colorless) dengan clarity VVS1, setara dengan berlian terbaik dalam kategori warna dan kejernihan.
Setiap batu Lore Jewellery disertai sertifikat GRA (Gemological Research Association) yang bisa diverifikasi secara mandiri di website resmi GRA.
Bianca adalah cincin solitaire dengan cut round brilliant, yaitu potongan bulat yang paling klasik dan paling dikenal dalam desain cincin berlian. Tidak ada yang menandingi round brilliant dalam hal maximizing brilliance karena potongannya dirancang secara matematis untuk memantulkan cahaya sebanyak mungkin.
Cincin ini hadir dalam lapisan gold 18K dengan batu utama 1 carat, menjadikannya pilihan yang proporsional dan tidak berlebihan. Desainnya minimalis dengan fokus penuh pada batunya, mencerminkan filosofi "less is more" yang cocok untuk pemakaian sehari-hari maupun acara formal.
Cocok untuk siapa: Mereka yang menyukai estetika klasik tanpa embel-embel, atau yang ingin cincin dengan tampilan paling mendekati cincin berlian solitaire konvensional.
Keunggulan:
Round brilliant cut memaksimalkan kilau dari setiap sudut pencahayaan
Desain solitaire yang timeless, tidak akan terlihat ketinggalan zaman
Proporsi 1 carat yang tepat, tidak terlalu kecil dan tidak berlebihan
Hal yang perlu diperhatikan:
Solitaire tanpa batu pendamping berarti semua perhatian pada satu batu utama, jadi pastikan posisi cincin di jari selalu terlihat bersih
Oval cut adalah salah satu potongan batu yang sedang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama untuk cincin lamaran. Potongan oval menghasilkan efek "finger elongating", yaitu membuat jari terlihat lebih panjang dan ramping saat dipakai.
Azzura hadir dengan batu utama oval shape didampingi 24 batu moissanite lebih kecil di sisi kiri dan kanan (side stones), memberikan tampilan yang lebih elaborate dibanding solitaire polos. Tersedia dalam pilihan 0.5ct, 1ct, dan 2ct untuk batu utamanya, sehingga kamu bisa menyesuaikan ukuran batu dengan ukuran jari. Material dasar sterling silver 925 dilapisi white gold 18K untuk tampilan yang lebih cool-toned dan contemporary.
Cocok untuk siapa: Mereka yang ingin cincin dengan karakter lebih modern, menyukai tampilan yang lebih elaborate, atau yang ingin efek visual jari yang lebih panjang.
Keunggulan:
Oval cut memberikan efek jari terlihat lebih panjang dan ramping
Side stones menambah kilau keseluruhan tanpa membuat desain terasa berlebihan
Pilihan ukuran batu (0.5ct, 1ct, 2ct) memberi fleksibilitas sesuai preferensi visual
Hal yang perlu diperhatikan:
Cincin dengan side stones memerlukan perhatian lebih saat dibersihkan agar kotoran tidak menumpuk di celah setting
Moissanite secara kimia berbeda dari berlian (berlian = karbon murni, moissanite = silicon carbide), tapi kekerasannya sangat dekat (9.25 vs 10 Mohs). Berbeda jauh dari cubic zirconia yang hanya 8-8.5 Mohs dan jauh lebih cepat kusam. Moissanite memiliki fire (pantulan warna-warni) yang lebih tinggi dari berlian, sehingga kilauannya lebih dramatis.
GRA (Gemological Research Association) adalah lembaga sertifikasi batu permata yang bisa diverifikasi mandiri. Nomor sertifikat di setiap produk Lore Jewellery bisa dicek langsung di website resmi GRA. Lore Jewellery sendiri menyebutkan sebagai pelopor moissanite di Indonesia dan sudah aktif berjualan dengan reputasi konsisten.
Moissanite dengan kekerasan 9.25 Mohs sangat tahan untuk pemakaian harian. Hindari kontak dengan bahan kimia keras (pemutih, asam) dan simpan secara terpisah dari perhiasan lain untuk mencegah goresan. Perawatan berkala sesuai panduan Lore Jewellery akan mempertahankan kilauannya.
Keduanya cocok, tapi karakternya berbeda. Bianca Round Cut lebih traditional dan familiar untuk konteks cincin lamaran karena round brilliant adalah potongan yang paling ikonik. Azzura Oval lebih modern dan sedang trending, cocok untuk pasangan yang ingin sesuatu yang terasa lebih contemporary. Pilihan tergantung pada selera dan karakter penerima.