All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: squishy TEEKA
HOBI DAN MAINAN | MAINAN

Squishy Jumbo Jadi Lengket dan Berdebu? Ini Cara Merawatnya Biar Awet

Syahdakummillah Chairunnisah - Rekomendit

Kamis, 29 Oct 2026 19:08 WIB

Squishy yang tadinya empuk dan halus bisa berubah lengket setelah sebulan dipegang-pegang. Debu menempel, permukaan kusam, dan bentuknya mulai tidak kembali sempurna. Penyebabnya hampir selalu cara merawatnya. Kabar baiknya, squishy tidak butuh perawatan rumit. Kamu cukup tahu bahan apa yang dipakai, apa yang harus dihindari, dan bagaimana menyimpannya. Panduan ini memakai set squishy jumbo slow rising sebagai contoh.

Set Squishy Jumbo Slow Rising 12 Pcs

Set ini berisi 12 squishy berukuran sekitar 14 cm dengan bentuk seperti mentega, stroberi, dan warna pelangi. Penjual menyebutnya slow rising, artinya squishy kembali ke bentuk semula secara perlahan setelah diremas, dan menggolongkannya sebagai mainan anti stress. Squishy slow rising biasanya terbuat dari busa poliuretan. Cek kemasan untuk memastikan material dan label usia sebelum memberikannya ke anak.

Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: squishy TEEKA

-

Set 12 Pcs Squishy Jumbo 14cm | Squishy Mentega Stroberi Pelangi Slow Rising | Anti Stress Lembut

Rekomendit Rp370.626 di Shopee

“harga saat kami review”

5 Langkah Merawat Squishy Jumbo

1. Lap dengan kain lembap, jangan direndam. Basahi kain dengan air hangat dan sedikit sabun, peras sampai nyaris kering, lalu usap permukaan squishy. Busa menyerap air dalam jumlah besar. Squishy yang terendam sulit dikeringkan dan rawan berjamur.

2. Jauhkan dari air panas dan panas pengering. Air panas dan udara panas bisa melelehkan atau merusak bentuk squishy. Pakai air suam kuku atau dingin, lalu keringkan di udara terbuka sampai benar-benar kering.

3. Atasi noda membandel dengan busa cukur putih. Oleskan sedikit busa cukur putih pada noda, diamkan sebentar, lalu lap bersih. Kalau kamu memakai tisu disinfektan, coba dulu di bagian belakang karena beberapa produk bisa mengangkat cat atau warna.

4. Kurangi lengket dengan maizena, bukan talc. Taburkan sedikit tepung maizena pada permukaan yang lengket, lalu kibaskan sisanya. Hindari bedak talc karena mudah terhirup, apalagi kalau squishy dipakai anak-anak.

5. Simpan di wadah tertutup yang kering. Masukkan squishy ke kotak atau kantong tertutup supaya debu tidak menempel. Letakkan jauh dari matahari langsung dan sumber panas. Pisahkan tiap bentuk supaya warna tidak saling menempel.

Kenapa Anak Perlu Cuci Tangan Setelah Main Squishy?

Kuman dan pewarna dari permukaan squishy bisa menempel di tangan. Kalau anak makan atau memasukkan tangan ke mulut tanpa mencuci tangan, zat itu bisa ikut masuk ke tubuh. Biasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah bermain, terutama sebelum makan.

Cocok untuk Siapa?

  1. Orang tua yang membeli squishy untuk anak dan ingin mainannya awet
  2. Remaja dan dewasa yang memakai squishy sebagai pelepas bosan di meja kerja
  3. Kamu yang suka mengoleksi squishy dengan bentuk makanan
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Lap dengan kain lembap lebih aman. Squishy berbahan busa menyerap air, jadi jangan direndam. Keringkan di udara terbuka sampai kering penuh.

Keringat tangan, debu, dan minyak dari kulit menempel di permukaan. Bersihkan dengan kain lembap, lalu taburkan sedikit maizena untuk mengurangi lengketnya.

Tidak. Air panas bisa melelehkan atau merusak bentuk squishy. Pakai air suam kuku atau dingin.

Perlu. Kuman dan pewarna dari squishy bisa menempel di tangan dan ikut masuk ke tubuh kalau anak makan atau memasukkan tangan ke mulut.

Slow rising berarti squishy kembali ke bentuk semula secara perlahan setelah ditekan. Tekstur ini membuat squishy terasa empuk dan nyaman diremas.

Deals

Loading ...