Lagi Cari Camilan Sehat? 3 Keripik Ubi Ungu Ini Bikin Keripik Biasa Terasa Membosankan
Ghefira Nur Fatimah - Rekomendit
Rabu, 24 Jun 2026 18:00 WIB
Kalau kamu lagi coba ngurangin snack kemasan yang penuh bahan tambahan tapi tetap mau ngemil yang satisfying, keripik ubi ungu bisa jadi jawabannya. Tren snack berbasis umbi-umbian ini makin populer karena rasanya yang manis alami, teksturnya yang renyah, dan klaimnya yang bersahabat dengan mereka yang pilih-pilih label bahan makanan.
Tiga brand di bawah ini masing-masing punya pendekatan yang sedikit berbeda, dari yang original polos hingga yang hadir dengan tambahan rasa unik khas Indonesia.
Sweetatoes dari Bionic Farm adalah salah satu brand keripik ubi ungu lokal Indonesia yang sudah punya track record paling panjang. Produk ini sudah meraih Silver Sofi Award 2018 untuk kategori Savory Snack, penghargaan internasional di bidang makanan yang bergengsi. Ini bukan keripik ubi biasa.
Komposisinya sederhana: ubi ungu, minyak sawit, gula pasir, dan garam. Tidak ada pengawet, tidak ada pewarna, dan bebas MSG. Sudah terdaftar di BPOM dan bersertifikasi halal LPPOM MUI. Rasanya mempertahankan cita rasa asli ubi ungu dengan sedikit manis alami dan tekstur renyah yang konsisten.
Keunggulan:
Pemenang Silver Sofi Award 2018 kategori Savory Snack
Terdaftar BPOM dan bersertifikasi halal LPPOM MUI
Bebas gluten, tanpa pengawet, tanpa pewarna, tanpa MSG
Komposisi minimal, rasa ubi original yang autentik
Sudah tersedia di supermarket besar dan platform belanja online
Hal yang Perlu Dipertimbangkan: Varian rasa terbatas jika kamu menginginkan sensasi rasa yang lebih bold. Sweetatoes fokus pada cita rasa original ubi ungu tanpa tambahan bumbu yang kompleks.
Woh hadir sebagai alternatif keripik ubi ungu yang mengklaim gluten free dan no MSG, dengan fokus pada profil snack yang bersih. Kemasan 50g-nya compact dan mudah dibawa ke mana saja.
Dibandingkan Sweetatoes yang sudah punya nama besar, Woh menawarkan pilihan bagi kamu yang ingin mengeksplorasi brand-brand lokal berbasis bahan bersih yang sedang berkembang. Cocok untuk kamu yang mencari variasi pilihan keripik ubi selain brand mainstream.
Keunggulan:
Klaim gluten free dan no MSG
Ukuran 50g yang portable dan pas untuk satu sesi ngemil
Pilihan alternatif dari brand lokal yang fokus pada bahan bersih
Hal yang Perlu Dipertimbangkan: Dibandingkan Bionic Farm dan Lemonilo, informasi sertifikasi BPOM dan halal untuk Woh perlu dikonfirmasi langsung ke penjual sebelum beli, terutama bagi konsumen yang memprioritaskan label resmi.
Lemonilo adalah salah satu brand snack sehat lokal Indonesia yang paling dikenal generasi muda. Chimi adalah lini keripik ubi mereka yang hadir dengan twist: rasa jagung bakar yang memberikan sensasi smoky dan nostalgia sekaligus. Bahannya kombinasi ubi madu dan ubi ungu pilihan.
Yang membedakan Lemonilo Chimi dari dua opsi sebelumnya adalah soal rasa yang lebih bold. Kalau Sweetatoes dan Woh mengedepankan cita rasa original, Chimi memberi pengalaman snacking yang lebih playful. Sudah terdaftar BPOM RI dan bersertifikasi halal.
Keunggulan:
Kombinasi ubi madu dan ubi ungu, tinggi serat
Bebas gluten, tanpa pengawet, tanpa pewarna buatan, tanpa MSG
Terdaftar BPOM RI dan bersertifikasi halal
Rasa Jagung Bakar yang unik, lebih bold dibanding keripik ubi biasa
Brand Lemonilo yang sudah dipercaya konsumen Indonesia
Hal yang Perlu Dipertimbangkan: Bagi kamu yang lebih suka rasa original tanpa tambahan perisa, varian Jagung Bakar mungkin terlalu bold. Cek dulu apakah kamu lebih suka natural atau flavored.
Ubi ungu mengandung antosianin, pigmen alami berwarna ungu yang berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan ini lebih tinggi dibandingkan ubi jenis lain yang berwarna putih atau kuning. Selain itu, ubi ungu juga mengandung serat pangan, vitamin C, dan vitamin B6. Namun perlu diingat bahwa keripik ubi tetap digoreng atau diproses sehingga beberapa nilai gizinya bisa berkurang dibandingkan ubi segar.
Tergantung konteksnya. Keripik ubi ungu memang lebih baik dibandingkan keripik biasa dari sisi bahan baku dan ketiadaan MSG atau pengawet. Namun karena tetap digoreng dan mengandung gula serta lemak, keripik ini bukan makanan bebas kalori. Sebagai pilihan snack pengganti keripik reguler, ini pilihan yang lebih baik. Sebagai bagian dari diet ketat kalori, tetap perlu dikonsumsi dengan porsi terjaga.
Secara bahan dasar, ubi memang alami bebas gluten. Label "gluten free" pada keripik ubi biasanya berarti proses produksinya juga bebas dari kontaminasi silang dengan bahan mengandung gluten seperti gandum. Ini penting bagi konsumen dengan celiac disease atau sensitif terhadap gluten. Untuk konsumen biasa tanpa sensitivitas gluten, perbedaannya tidak signifikan secara rasa maupun tekstur.
Sweetatoes sudah tersedia di beberapa supermarket besar seperti Superindo, Farmers Market, dan Ranch Market, selain di platform belanja online. Lemonilo Chimi juga mudah ditemukan di minimarket, supermarket, dan platform belanja online mengingat distribusi Lemonilo yang sudah cukup luas di Indonesia.
Satu kemasan 50g umumnya sudah cukup untuk satu sesi ngemil santai. Jika dikonsumsi bersama orang lain atau dijadikan snack di perjalanan, dua kemasan bisa cukup untuk 2-3 orang. Perhatikan informasi nilai gizi di kemasan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kalori harianmu.