Bosan Cermin Kotak Biasa? Ini 3 Bentuk Cermin Berdiri yang Lagi Jadi Statement Kamar
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Senin, 13 Jul 2026 19:25 WIB
Cermin kotak polos memang aman, tapi kadang kurang punya karakter buat jadi titik fokus ruangan. Belakangan, cermin berdiri dengan bentuk unik seperti lengkung di atas atau tepian bergelombang makin sering dipakai buat bikin sudut kamar terasa lebih hidup, sekaligus tetap fungsional buat cek outfit dari kepala sampai kaki.
1. Cermin Arch dengan Frame Kayu
Cermin bentuk ini punya lengkungan khas di bagian atas, mengingatkan pada gaya interior klasik Eropa yang sedang digemari kembali. Frame kayunya menambah kesan hangat dan natural, cocok dipadukan dengan konsep kamar minimalis maupun yang lebih maksimalis dengan banyak tekstur.
Tinggi cermin jenis ini umumnya berkisar 150 sampai 165 cm, cukup untuk melihat pantulan tubuh secara penuh. Bentuk lengkungnya bikin cermin ini jadi titik fokus visual di ruangan, bukan sekadar pelengkap fungsional.
Ayoyoo Official Store
Ayoyoo Arch Standing Mirror - Cermin Badan Kayu Jati
Rp1.600.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
2. Cermin Wavy dengan Tepi Bergelombang
Kalau kamu suka gaya yang lebih playful dan kontemporer, cermin dengan tepi bergelombang bisa jadi pilihan. Bentuk wavy ini menciptakan efek visual yang dinamis, apalagi kalau ditempatkan di sudut ruangan dengan pencahayaan yang cukup.
Ukurannya bervariasi, ada yang berukuran jumbo untuk full body dan ada yang lebih compact untuk ruangan terbatas. Cermin jenis ini cocok jadi konten visual menarik buat kamu yang suka dokumentasi outfit atau konten interior di media sosial.
ND Decoration
ND Decoration - Standing Mirror Irreguler Single Wavy Jumbo
Rp1.400.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
3. Cermin Kayu Ukiran dengan Detail Tradisional
Tipe ini menonjolkan detail ukiran pada bagian frame, memberikan sentuhan estetika yang lebih personal dan berkarakter dibanding cermin polos. Biasanya dilengkapi pelindung karet di pinggiran kaca untuk keamanan tambahan.
Cocok untuk kamu yang ingin nuansa hangat dan sedikit vintage di ruangan, tanpa harus terlihat terlalu formal atau kaku. Detail ukirannya juga bikin cermin ini bisa jadi pusat perhatian meski ditempatkan di sudut ruangan yang sederhana.
Umumnya sedikit lebih mahal karena proses pembuatan frame yang tidak sekadar potongan lurus, tapi selisihnya biasanya masih wajar dibanding cermin dengan bentuk custom yang lebih rumit.
Pastikan tinggi cermin lebih dari tinggi badan kamu supaya pantulan tubuh terlihat penuh, dan sesuaikan lebar cermin dengan luas ruangan agar tidak terkesan sempit di ruang terbatas.
Tidak selalu, tergantung kualitas bahan kaca dan frame yang digunakan. Pastikan cermin dilengkapi pelindung di pinggiran kaca dan penyangga yang kokoh agar tetap aman meski bentuknya lebih kompleks.
Cermin dengan lebar yang lebih ramping, baik itu bentuk arch maupun wavy, biasanya lebih cocok untuk kamar kecil karena tidak memakan banyak ruang namun tetap memberikan efek visual yang menarik.
Perawatannya mirip cermin pada umumnya, cukup dibersihkan rutin dengan lap lembut dan cairan pembersih kaca. Untuk frame kayu, hindari paparan air berlebih agar tidak merusak material framenya.
Cari Produk Yang Lain?
Gapura RT Belum Dihias H-3? Dekorasi Instan Ini Penyelamatmu
Gapura Komplek Masih Polos? Ini 3 Dekorasi Bunting Merah Putih Praktis
Ngontrak Tapi Pengen Ruang Tamu Estetik? Pajangan Ini Nggak Perlu Bor Tembok
Dinding Ruang Tamu Masih Polos? Kaligrafi Asmaul Husna Timbul Ini Bisa Jadi Solusi
Dinding Ruang Tamu Masih Kosong? Pajangan 3D Ini Bisa Jadi Fokus Utama Ruangan