All Makanan & Minuman
All Kesehatan
All Perawatan dan Kecantikan
All Pakaian Wanita
All Home & Living
All Olahraga
Rekomendit membantu kamu mendapatkan ide belanja. Kami mendapatkan komisi ketika kamu membeli lewat link di web ini. Pelajari lebih lanjut
Rekomendit
Foto: Getty Images/Traimak_Ivan
PERAWATAN DAN KECANTIKAN | PERAWATAN KULIT

Tumit Pecah-Pecah Lagi Pas Mau Pakai Sandal? Coba Rutinitas 3 Langkah Ini

Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit

Minggu, 19 Jul 2026 21:36 WIB

Tumit yang tiba-tiba kasar dan pecah-pecah biasanya baru disadari pas mau pakai sandal jepit atau sepatu terbuka, padahal masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan rutinitas sederhana di kamar mandi. Bedanya, banyak orang cuma pakai satu alat dan berhenti di situ, padahal perawatan tumit yang maksimal butuh urutan langkah yang tepat.

Berikut rutinitas tiga langkah yang bisa kamu terapkan di rumah, mulai dari mengangkat kulit mati sampai membersihkan area yang sering terlewat.

label-number
1
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Sapopoe Official Store

Sapopoe

Sapoppoe Alat Perawatan Kaki Pedicure Foot Care Scrubber 1 PCS

Store Rp18.700 di Shopee

“harga saat kami review”

Langkah 1: Angkat Kulit Mati dengan Batu Apung

Batu apung jadi titik awal yang penting karena teksturnya yang berpori mampu mengikis lapisan kulit mati dan kapalan yang menumpuk di tumit tanpa perlu tekanan berlebihan. Tokyo1 Thermarium Pumice adalah salah satu produk batu apung asal Jepang yang cukup populer untuk kebutuhan ini, dengan rekam jejak penjualan yang tinggi di kategori sikat tumit.

Cara pakainya cukup sederhana, basahi dulu tumit dengan air hangat selama beberapa menit supaya kulit lebih lunak, lalu gosok perlahan dengan gerakan searah menggunakan batu apung. Hindari menggosok terlalu keras karena bisa melukai kulit, terutama kalau tumitmu sudah dalam kondisi pecah-pecah cukup dalam.

 

label-number
2
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Hayylife Official Shop

Hayylife

HAYYLIFE Sikat Kaki Multifungsi 2in1 Alat Pembersih Tumit & Sela Jari Kaki Foot Brush Scrub HL-AGA412

Store Rp55.100 di Shopee

“harga saat kami review”

Langkah 2: Haluskan dengan Foot Scrubber

Setelah lapisan kulit mati terangkat, lanjutkan dengan foot scrubber untuk menghaluskan permukaan yang masih terasa kasar. Alat seperti Sapoppoe Foot Care Scrubber menggabungkan gagang plastik yang ergonomis dengan bagian scrubber berbahan stainless steel yang tahan karat dan awet dipakai jangka panjang.

Tahap ini melengkapi hasil dari batu apung karena scrubber biasanya punya tekstur yang sedikit berbeda, membantu meratakan permukaan kulit yang masih terasa bertekstur setelah tahap pertama. Lakukan dengan gerakan lembut dan konsisten, terutama di area tumit yang paling sering menopang berat badan.

 

label-number
3
Rekomendit Rekomendit-approved
Foto: Tokyo 1

Tokyo 1

Tokyo1 Thermarium-Pumice Batu Apung Sikat Tumit Kaki JAPAN 023672

Store Rp63.900 di Shopee

“harga saat kami review”

Langkah 3: Bersihkan Sela Jari yang Sering Terlewat

Banyak orang fokus di tumit tapi lupa kalau sela-sela jari kaki juga rentan menyimpan kelembapan dan kotoran yang bisa memicu bau tidak sedap kalau dibiarkan. Sikat kaki multifungsi seperti HAYYLIFE HL-AGA412 dirancang khusus untuk menjangkau dua area sekaligus, tumit dan sela jari, dalam satu alat.

Fungsi ganda ini bikin rutinitas perawatan kaki jadi lebih menyeluruh tanpa perlu alat tambahan. Setelah tahap ini selesai, bilas kaki dengan air bersih dan keringkan sebelum mengaplikasikan pelembap untuk mengunci hasil perawatan.

Tips Tambahan Biar Hasil Lebih Maksimal

Lakukan rutinitas ini secara konsisten, idealnya 1-2 kali seminggu, jangan menunggu sampai tumit sudah terlanjur parah pecah-pecah. Setelah selesai menggosok, selalu tutup rutinitas dengan pelembap kaki atau body lotion yang mengandung urea atau shea butter untuk menjaga kelembapan kulit tetap terkunci. Kalau memakai kaus kaki tidur setelah aplikasi pelembap, penyerapannya biasanya jadi lebih maksimal karena panas tubuh membantu produk meresap lebih baik ke kulit.

 

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Tumit pecah-pecah umumnya disebabkan oleh kulit kering yang menumpuk dan kehilangan elastisitas, sering diperparah oleh kebiasaan memakai sandal terbuka tanpa pelembap, berdiri terlalu lama, atau kondisi cuaca kering. Faktor usia dan kurangnya asupan cairan tubuh juga bisa memperburuk kondisi ini.

Untuk perawatan preventif, cukup 1-2 kali seminggu sudah membantu menjaga kondisi tumit tetap halus. Kalau kondisi tumit sudah cukup parah dengan retakan yang dalam, bisa ditingkatkan frekuensinya, tapi tetap perhatikan reaksi kulit agar tidak iritasi akibat terlalu sering digosok.

 

Meski sama-sama untuk mengangkat kulit mati, keduanya punya tekstur dan tingkat abrasi yang berbeda. Menggunakan keduanya secara berurutan seperti rutinitas di atas biasanya memberi hasil lebih maksimal dibanding hanya mengandalkan satu alat saja, karena tahapannya saling melengkapi dari mengangkat kulit mati sampai menghaluskan permukaan.

Tidak disarankan digunakan setiap hari karena bisa membuat kulit terlalu tipis dan justru rentan iritasi. Cukup gunakan sesuai rutinitas mingguan yang konsisten, dan berikan jeda agar kulit punya waktu regenerasi alami di antara sesi perawatan.

Deals

Loading ...